Kabar
Geliat Batik Kampar, Motif yang Beragam Hingga Dipasarkan Berbagai Market Place
PJ Bupati Kamsol bersama Kabid. Agusni Mariani. Foto : Gun/Bekawan.com
Bekawan.com – Batik Kampar terus menggeliat dengan beragam motif yang terinspirasi dari berbagai macam budaya serta potensi yang ada di Kabupaten Kampar ini.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Agusni Mariani menjelaskan aneka ragam peninggalan sejarah di Kampar serta flora dan fauna menjadi sumber inspirasi motif batik Kampar. Motif batik Kampar ini seperti Candi Muara Takus yang merupakan tempat sejarah serta icon wisata Kabupaten Kampar yang sudah dikenal di seluruh nusantara dan di luar negeri.
“Contoh motif-motif batik Kampar ini seperti Candi Mahligai, Candi Palangka, Candi Sulung dan Candi Bungsu (masih bagian dari Candi Muara Takus), antai godang, apik Apik, lebah bagayut ataupun ornamen-ornamen yang terdapat pada Rumah Adat Kabupaten Kampar yaitu Rumah Lontiok dan Tudung Saji,” ungkap Agusni.

Kabid Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Agusni Mariani berfose bersama Batik Kampar. Foto : Gun/Bekawan.com
Perempuan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri juga menjelaskan bahwa motif batik yang berasal dari potensi Kabupaten Kampar sekarang adalah batik dengan motif ikan patin, nenas, sawit bahkan batik daun kelor pun sudah diproduksi karena daun kelor yang terbukti sangat bergizi sekarang ini sedang digalakkan di Kabupaten Kampar.
Saat ini terdapat dua rumah batik yang ada di Kabupaten Kampar, yakni Rumah Batik Muara Takus di Kecamatan Bangkinang Kota dan Rumah Batik Srikandi di Kecamatan Tapung. Tiap rumah batik memiliki spesialisasi tersendiri. Untuk batik tulis adalah khas di Rumah Batik Srikandi sedangkan batik cap banyak diproduksi oleh Rumah Batik Muara Takus.
“Namun yang nama berjuang untuk mengembangkan sesuatu, pastilah terdapat masalah ataupun kendala. Namun masalah ataupun kendala yang datang bukan untuk dihindari tapi harus diatasi ataupun dicarikan solusinya,” ujar Agusni.
Perempuan yang akrab disapa Anggun ini juga menjelaskan bahwa erdasarkan pengamatan dirinya dan pengakuan langsung dari dua rumah batik di Kabupaten Kampar dimana selama ini masalah yang dihadapi adalah keterbatasan tenaga/pengrajin di masing masing rumah batik, masih memerlukan peningkatan mutu dan pemasaran batik Kampar.
Bertolak dari masalah tersebut, Agusni Mariani selaku peserta PKA yang juga menjabat sebagai mencoba mencari solusi atau inovasi apa yang harus dilakukan atau yang tepat untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh rumah rumah batik Kampar ini.
Diantara solusi dan inovasi itu adalah mengadakan pelatihan batik dimana selain materi dari instruktur batik juga dilengkapi dengan materi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar tentang Pengelolaan Limbah Batik, dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) wilayah Provinsi Riau tentang SNI untuk batik dan dari Klinik Kemasan Dinas Perindustrian Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Riau tentang teknik kemasan/packaging untuk batik agar tampil dengan menarik dan bisa meningkatkan nilai jual.
Selanjutnya meletakkan batik Kampar di berbagai pasar off line seperti di toko- toko yaitu di Galeri Puan Aspekraf di Mall Pekanbaru, di Toko Sumber Tekstil di Jalan Gambir Pekanbaru (depan Komplek Pasar Pusat Ramayana Pekanbaru), di Toko Azzahra Tekstil di Jalan Sisingamangaraja depan Komplek Plaza Ramayana Bangkinang, di Klinik Oleh-Oleh Bangkinang di Jalan Prof. M. Yamin dan di Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar di Komplek Islamic Center Kabupaten Kampar.
Anggun mengatakan, pengembangan pemasaran juga telah dilakukan melalui sosialisasi atau penyuluhan dari Market Place PT.Shopee International dan Jual Buy untuk lebih mengembangkan pemasaran batik Kampar di pasar online.
“Sekarang ini bagi konsumen yang jarak jauh atau ingin praktis membeli batik Kampar ini sudah bisa membelinya di Shopee dan Jual But,” ulas ASN berusia 43 tahun ini.
Promosi dan publikasi tentang batik Kampar juga telah dilakukan oleh ASN kelahiran Muara Mahat 26 agustus 1979 ini diantaranya melalui Banner Batik Kampar yang dipasang di tempat- tempat umum seperti di atm Bank Riau, di tempat perbelanjaan yang ramai, di hotel, melalui iklan di radio, FB dan IG Batik Kampar.
Peserta PKA ini sangat bersyukur sekali kepada segenap insan yang telah mendukung atau terlibat dalam menyukseskan aksi perubahannya ini mulai dari pembelajaran mandiri, klasikal kemudian sampai tahap pelaksanaan aksi perubahannya. Ia menyampaikan terima kasih kepada pelaksana/panitia dari BPSDM Kementerian Dalam Negeri Tutik Lestari berserta jajarannya. Para Widya Iswara, guru pembimbing (Coach) Drs.Edang M Kendana, MSi yang ia nilai selalu sabar dalam membimbing pelaksanaan aksi perubahan ini mulai dari teori sampai ke omplementasinya.
Kemudian kepada para mentor yakni Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Drs Ali Sabri yang selalu membina dan mensupport peserta dengan pertimbangan, saran dan keputusannya.
“Kemudian yang tidak kalah pentingnya, rasa terima kasih yang sangat dalam dihaturkan pesrta PKA ini kepada Bapak Ibu Stakeholder yang terkait. Terutama kepada Bapak Pj Bupati Kampar yaitu Bapak DR.H.Kamsol yang sangat mendukung pengembangan batik ini,” ungkap Anggun.
Ini terbukti dengan selalu memakai batik Kampar di berbagai acar yang dihadiri Pj Bupati Kampar. Ia juga berterima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Kampar Muhammad Faisal ST,MT, Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar Deswita Kamsol, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar yaitu Drs H Yusri,MSi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar H Fahmil,SE,ME Datuk Sati Nan Tuo beserta seluruh Kepala OPD, anggota DPRD Kampar Juswari Umar Said,SH,MH dan organisasi yang terkait, Ketua PWI Kabupaten Kampar yaitu Akhir Yani,SE, Owner Rumah Batik, toko hotel, pengelola Market Place Shoopee dan Jual Buy, Kru Radio Swara Kampar, jasa percetakan dan yang tak kalah pentingnya yaitu saudara-saudari yang tergabung dalam Tim Efektif Aksi Perubahan Optimalisasi Strategi Peningkatan Kualitas Kuantitas dan Pemasaran Batik Kampar.
Kabar Kampar
Demi Program Pembebasan Pajak Kendaraan, Samsat Bangkinang Tambah Jam Operasional
Bekawan.com – UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat Bangkinang) resmi melaksanakan Program Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Terutang dan Penghapusan Sanksi Administrasi PKB yang berlangsung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026.
Program ini merupakan tindak lanjut Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 511/VII/2026 tanggal 20 Juli 2026, dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, SE., M.Si, mengajak seluruh masyarakat di wilayah kerja Samsat Bangkinang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Riau kepada masyarakat. Kami mengimbau seluruh wajib pajak yang memiliki tunggakan agar segera datang ke Samsat Bangkinang selama periode program berlangsung. Jangan lewatkan kesempatan ini karena cukup membayar kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku, masyarakat dapat memperoleh pembebasan pokok pajak terutang dan penghapusan sanksi administrasi,” ujar Ade Syaputra, Sabtu (1/8/2026).
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, Samsat Bangkinang juga melakukan penyesuaian jam pelayanan sebagai berikut:
* Senin–Kamis: Pelayanan pukul 08.00–15.00 WIB.
* Jumat: Pelayanan pukul 08.00–11.30 WIB.
* Sabtu: Pelayanan pukul 08.00–13.00 WIB.
Samsat Bangkinang telah menyiapkan seluruh petugas pelayanan agar proses pembayaran pajak kendaraan dapat berlangsung cepat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat, jumlah kendaraan yang menunggak dapat berkurang, serta penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dapat terus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan Provinsi Riau.
Ayo manfaatkan kesempatan emas ini!
Datang ke Samsat Bangkinang mulai 1–31 Agustus 2026 dan segera lunasi kewajiban pajak kendaraan Anda. Jangan sampai kesempatan pembebasan pokok pajak terutang dan penghapusan sanksi administrasi ini terlewat.!!
Kabar Kampar
Pemkab Kampar akan Suguhkan Produk Khas Kampar di APKASI Expo 2026
Bekawan.com – Pemda Kampar menggelar rapat persiapan untuk mengikuti gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rabu (29/7/2026).
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Kampar akan boyong di acara pameran tahunan nasional yang ditaja APKASI untuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi yang akan berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.
Kabid Promosi Dinas Perikanan Kampar Jhon Mainir menyebut sejumlah produk dari perikanan siap diboyong ke Iven AOE 2026 seperti kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, Abon Patin, Kerupuk ikan hingga ikan salai asap.
Selain itu, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga membawa produk Tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang hingga kerupuk kulit original.
Tidak hanya produk makanan, Stand Kampar juga akan diisi dengan sejumlah kerajinan seperti Songket Candi, batik ditambah kerajinan lainnya, termasuk produk UMKM pandai besi yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP saat memimpin rapat berharap persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang.
“Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional,”
papar Refizal.
Kabar Kampar
Mandiri Taspen Kampar Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis
Bekawan.com -Dalam rangka memberikan kontribusi positif, serta terciptanya lingkungan masyarakat Indonesia, khususnya pensiunan yang sehat, aktif dan sejahtera, Bank Mandiri Taspen menelurkan program Tiga (3) Pilar Mantap Indonesia.
Program mantap indonesia bertujuan memberikan kontribusi positif dalam rangka terciptanya lingkungan dan masyarakat yang mantap dan sejahtera,
Salah satu 3 pilar program Mantap Indonesia adalah Mantap Sehat.
Di Kabupaten Kampar mantap sehat diwujudkan dalam bentuk olahraga dan cek kesehatan gratis yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Kampar dan RS Aulia Hospital.
Kacab Mandiri Taspen Kampar Yudi menyebut bahwa kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat khususnya pensiunan untuk mencapai kondisi sehat optimal.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya atas partisipasi Bapak-Ibu Pensiunan yang luar biasa, dalam acara Mantap Sehat yang di adakan di lapangan pelajar Kampar, terimakasih juga dukungan RS Aulia Hospital dan Pemda Kampar atas lancarnya kegiatan senam sehat ini,” papar Kacab Mandiri Taspen Kampar.
Ia juga mengajak peserta untuk mewujudkan gaya hidup sehat melalui kegiatan senam sehat bersama Mantap dan menjadikan momen kegiatan Mantap sehat sebagai ajang menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta menikmati berbagai hadiah menarik terutamanya tebus murah.
“Saya akan berikan satu buah pantun buat bapak-ibu pensiunan,
Burung merpati terbang beriringan, Hinggap sebentar di pohon randu. Selamat menikmati masa pensiunan, Semoga sehat, bahagia selalu,” pungkas Yudi dalam sambutannya.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik8 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
