Connect with us

Kabar Kampar

Pj Bupati Kampar Buka Rangkaian Bakti Sosial Riau Medical Camp di XIII Koto Kampar

Published

on

Penjabat Dr. Kamsol meninjau stand kesehatan diacara Riau Medical Camp. Foto: Dok/Belawan.com

 

Bekawan.com – Penjabat (Pj) – Bupati Kampar Dr. H. Kamsol membuka secara resmi rangkaian acara Bakti Sosial Kesehatan dan Kunjungan Ke Area Bakti Sosial serta Peresmian Sumur Bersih yang digelar di Halaman Sekolah di SDN 014 Desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar, Ahad (20/11).

Hadir dalam kesempatan itu diantaranya Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Zainal Arifin, Kepala Dinas Kesehatan Kampar Zulhendra Dasa’at, Ketua IDI Wilayah Riau Dr. Zul Asdi, Ketua BAZNAS Kampar Purwadi, Camat XIII Koto Kampar Zulfikar, Kepala Desa Muara Takus Helman Sadri.

Dalam arahannya Penjabat Bupati memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan bakti sosial ini. Ia melanjutkan kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena akan mendasari peningkatan kualitas dan kuantitas hidup seseorang dalam bermasyarakat.

Kamsol juga berharap, kegiatan Bhakti Sosial yang dikelola secara optimal dan terorganisir dapat mengemas misi serta promosi kesehatan. Peran aktif seluruh tenaga kesehatan ini tentunya tidak lepas dari dukungan Riau Medical Camp.

“Dukungan dari berbagai pihak akan menjadi suatu kehormatan dan harapan besar bagi kami. Untuk kemudian bersama-sama, dapat mewujudkan tujuan sosial kemanusiaan kemasyarakatan melalui kegiatan ini,” ujar Kamsol.

Kamsol juga menyampaikan upaya pengembangan masyarakat Indonesia yang merata, adil dan makmur tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata. Secara proporsional tugas ini diemban pula oleh seluruh komponen bangsa lainnya, termasuk di dalamnya masyarakat yang bersangkutan itu sendiri, maupun oleh lapisan masyarakat lain yang secara sosial ekonomi berkemampuan relatif lebih baik. Seluruh komponen ini mempunyai kepentingan untuk secara aktif bersinergi dalam upaya perbaikan taraf kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga Kamsol memaparkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan, terdapat 1,7 juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama pandemi COVID-19.

Ia juga merinci Provinsi Riau dalam urutan keempat dalam hal terbanyak melakukan Vaksinasi. Kabupaten Kampar telah melakukan vaksin sampai hari ini 122478 anak (68.8 %), Cakupan vaksinasi BIAN di Kabupaten Kampar pertanggal 28 Juni 2022.

Sementara itu Kepala Dinas Provinsi Riau Zainal Arifin yang mewakili Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan
Organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yaitu memadukan segenap dokter Indonesia, meningkatkan harkat, martabat dan kehormatan dan profesi kedokteran, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, serta meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera.

Zainal Arifin juga menyampaikan Sebagai organisasi profesi, IDI juga memiliki peran penting terhadap pengembangan keprofesian. Kegiatan-kegiatan ilmiah diperlukan — dalam pendidikan dan pengembangan kedokteran berkelanjutan sehingga para dokter dalam wadah IDI senantiasa selalu mengikuti perkembangan ilmu kedokteran.

“Untuk itu saya berharap, agar anggota IDI untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan dan pelayanan. Sebab, hanya dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan, kita akan mampu bersaing di pasar global,” terang Zainal Arifin.

Usai membuka kegiatan Bakti sosial Riau Medical Camp, Pj. Bupati Kampar didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Riau juga meninjau stand-stand yang melayani kesehatan untuk masyarakat serta sunat massal yang diselenggarakan IDI Provinsi Riau di akhir acara Kamsol Bupati Kampar juga meresmikan sumur bersih bagi masyarakat Desa Muara Takus Kecamatan XIII koto Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Wabup Misharti Resmikan Jembatan Perintis di Gajah Bertalut Bantuan Presiden

Published

on

Peresmian jembatan di Desa Gajah Bertalut oleh Wabup Misharti.

Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti meresmikan jembatan gantung perintis garuda wilayah Kodim 0331/KPR di Desa Gajah Bertalut Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (11/7).

Menurut Wabup. pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata perhatian Presiden RI terhadap masyarakat di Desa Gajah Bertalut yang pembangunannya di laksanakan oleh Kodim 132 KPR.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi penghubung harapan. Dengan adanya akses jalan, tentunya akan lebih memudahkan masyarkat dan anak-anak untuk beraktifitas tanpa harus menyeberangi sungai, petani bisa membawa hasil panen dan pelayanan kesehatan bisa lebih cepat menjangkau warga,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar menyempatkan diri berdialog dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan lain seperti listrik, air bersih dan fasilitas lainnya. Di akhir acara Wakil Bupati Kampar bersama Forkopimda dan perangkat Kecamatan serta Desa memberikan bantuan 20 paket sembako untuk masyarakat sekitar.

“Saya selaku perwakilan Pemerintah Daerah berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Kodim 132 KPR atas pembangunan jembatan ini, mari kita sama-sama jaga jembatan ini dan semoga dapat membantu masyarkat serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Gajah Bertalut,” tutup Misharti.

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Dandim 0331 KPR di wakili oleh Mayor Inf Hendri, Kapolres di wakili oleh Baitul Muadis, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar. S.Pd, Kepala Desa Gajah Bertalut B. Zubir. S.Pd, seluruh tamu yang menghadiri kegiatan ini dan seluruh masyarakat Desa Bertalut.

 

Continue Reading

Kabar Kampar

Bahas Penanganan Batas Wilayah dan Tambang Emas Ilegal Pemkab Kampar Sinergi dengan 50 Kota

Published

on

Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat bertemu Bupati 50 Kota dalam agenda membahas sejumlah persoalan tapal batas dan tambang emas ilegal.

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Kabupaten 50 Kota menggelar pertemuan Jumat (10/7/2026), koordinasi ini guna membahas berbagai persoalan di wilayah perbatasan kedua daerah, khususnya terkait aktivitas tambang emas ilegal yang berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Bupati Kabupaten 50 Kota tersebut dihadiri oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, Bupati Kabupaten 50 Kota, Safni Sikumbang, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab, Danpos Koramil Koto Kampar Hulu Sersan Mayor Mulyadi, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pemerintah daerah menyoroti persoalan batas wilayah Kabupaten Kampar, khususnya Kecamatan Kampar Kiri Hulu dan Koto Kampar Hulu, dengan wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat.

Bupati Kampar menyampaikan bahwa, salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah masuknya alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan perbatasan, terutama di wilayah Kampung Gelugur, Koto Tongah, dan Tanjung Jajaran.

Aktivitas tersebut dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, khususnya pencemaran aliran sungai yang dirasakan masyarakat hingga ke wilayah Rantau Larangan, Kabupaten Kampar.

“Meskipun lokasi aktivitas penambangan berada di luar wilayah administrasi Kabupaten Kampar, namun dampak kerusakan lingkungan dan pencemaran air sungai turut dirasakan oleh masyarakat Kampar yang menggantungkan kebutuhan hidup dari aliran sungai tersebut” jelas Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang baik, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam agar tetap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, kedua pemerintah daerah sepakat bahwa penyelesaian persoalan ini memerlukan koordinasi lintas kabupaten, lintas provinsi, serta melibatkan pemerintah pusat mengingat adanya kawasan hutan dan persoalan penetapan batas wilayah yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Dampingi Kapolri Serahkan Peralatan Waspada Karhutla

Published

on

Bupati dan Kapolri berjabat tangan dalam acara pemberian bantuan peralatan siaga Karhutla.

Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam agenda Apel Kesiapan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau. Kegiatan krusial ini dalam rangka mitigasi bencana tahunan, kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Rabu (8/7/2026).

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata institusi Polri bersama pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan personel serta modernisasi sarana prasarana dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah rawan, khususnya Provinsi Riau.

Dalam gelaran tersebut, Kapolri menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan peralatan mutakhir penanggulangan karhutla. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah armada taktis dipersiapkan secara matang, mulai dari kendaraan roda dua berspesifikasi trail untuk penembus medan sulit, truk Korps Brimob dan Korps Sabhara, mobil pemadam Bima Sakti, kendaraan taktis Extended Range Lanud RSN, hingga alat berat ekskavator untuk pembuatan sekat kanal. Selain itu, dipamerkan pula berbagai perlengkapan perorangan dan tim seperti pompa air portable bertekanan tinggi miliki Kodam XIX/TT, selang pemadam, tangki air portable, baju pelindung, hingga masker respirator khusus gas beracun.

Di sela-sela acara, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri atas atensi dan bantuan peralatan yang diberikan untuk Provinsi Riau, “khususnya yang nantinya akan sangat berdampak pada wilayah Kabupaten Kampar,” ungkap Bupati Ahmad Yuzar. Acara yang berlangsung dengan khidmat dan disiplin tinggi ini ditutup dengan peragaan kesiapan personel dan pengecekan fungsi alat deteksi dini Karhutla.

Continue Reading

Trending