Connect with us

Kabar Kampar

Adynata-Mardailis Dahlan Dipercaya Pimpin PD Muhammadiyah Kampar

Published

on

Pemimpin PD Muhammadiyah Kampar. Foto : Bekawan.com

Bekawan.com – Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus menghadiri acara Musda Ke-13 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kampar, yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka Bangkinang Kota , Sabtu (27/5/2023). Dalam Musyda Ke-13 tersebut mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Gerakan Untuk Kampar Berkemajuan”, yang digelar 2 hari yakni 27-28 Mei 2023.

Tampak Hadir, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Irwan Akib, Ardiansyah Anggota Dewan Provinsi Riau, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr. Hendri Sayuti, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kampar Mismar Ma’ahu, Ketua PD Aisyah Kampar Hj. Nur Asma, Ketua PD Muhammadiyah Kampar Almy Zarlis dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah se Kabupaten Kampar serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus mengatakan bahwa dirinya mendukung pelaksanaan musda yang diharapkan mampu menerapkan berbagai Inovasi dalam menentukan arah kebijakan untuk meningkatkan berbagai kontribusi strategis bagi penguatan pembinaan organisasi Muhammadiyah yang telah menjadi tradisi.

“Saya yakin musyawarah ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang sangat bermanfaat bagi Muhammadiyah, baik dalam lingkup individu, keluarga dan Masyarakat Kabupaten Kampar,” ungkap Firdaus.

Pj. Bupati Firdaus saat menghadiri acara Musyda PD Muhammadiyah Kampar. Foto : Dokpim/Bekawan.com

Pj Bupati Kampar juga mengatakan, di era digital saat ini organisasi harus cerdas agar bisa menjadi organisasi tetap terdepan di Kampar sebagai Negeri Serambi Mekkah.

“Harapan ini kami titipkan ke Muhammadiyah, terus benahi organisasi, silaturahmi dan berikan kontribusi mari Kita sama-sama membangun negeri khususnya Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Dalam Musyawarah Daerah (Musyda) ke-13 Muhammadiyah Kabupaten Kampar, Pasangan Dr Adynata dan H Mardailis Dahlan terpilih sebagai pemimpin baru pada Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kampar periode 2022-2027.

Pemilihan selesai dilaksanakan pada Ahad (28/5/2023) dinihari di Aula SMA Muhammadiyah Bangkinang yang dihadiri oleh 12 Cabang dan 82 ranting Muhammadiyah se Kabupaten Kampar. Pemilihan dilakukan melalui e-voting dan proses berlangsung cepat sesuai rencana.

Pada tahap pencalonan, ada 24 calon yang diusulkan, dan terpilih 11 suara terbanyak yakni Dr. Adynata, Mardailis Dahlan, Drs. M. Yunus A, H. Makmur, Edwar, SS, M. IP, Dr. Mendra Siswanto, H. Bustanul Arifin, Hendra, Azwar, Drs. Armaini Arkas dan Drs. Zukirman. 11 orang terpilih tersebut melaksanakan musyawarah dan sepakat untuk memilih Dr. Adynata selaku Ketua PD Muhammadiyah Kampar dan H Mardailis Dahlan, MM selaku Sekretaris.

Hasil Musyda Muhammadyah tersebut disambut positif oleh Pj Bupati Firdaus dan sekaligus mengucapkan selamat kepada Ketua dan Sekretaris terpilih. “Semoga kepengurusan Muhammadiyah yang baru terbentuk dapat menjalankan amanah yang diberikan dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar untuk pembangunan Kampar yang lebih baik,’’ucap Pj Bupati ketika dikonfirmasikan pada Ahad (28/5).

Ketua terpilih Dr Adynata usai pemilihan mengatakan bahwa pemilihan berlangsung dengan baik, dan tidak ada calon yang berambisi. Secara pribadi, Adinata menyatakan sangat merasakan kesesuaian pemahaman dalam Muhammadiyah. Muhammadiyah merupakan organisasi yang moderat dan merangkul semua kaum serta merupakan organisasi yang terbuka dalam menegakkah dakwah.

“Karena organisasi ini adalah ladang dakwah, maka amanah ini kami terima untuk amar ma’ruf nahi munkar. Di samping potensi dakwah yang cukup besar, kami bersyukur organisasi ini cukup solid,’’ungkapnya.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris terpilih H Mardailis Dahlan MM menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Musyda Muhammadiyah Kampar. “Semoga Muhammadiyah Kampar ke depan mampu membumikan Islam berkemajuan, serta terus bergerak memajukan persyarikatan ini di Indonesia, khususnya berpartisipasi aktif dalam memajukan Kabupaten Kampar,’’ujarnya.

 

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending