Kawan Ngopi
Pj Bupati Kampar Dampingi KPK RI Pada Penilaian Tahap Akhir di Desa Pulau Gadang Sebagai Desa Anti Korupsi
Pj Bupati Kampar Bersama KPK RI saat melakukan Penilaian Tahap Akhir Desa Pulau Gadang Sebagai Desa Anti Korupsi, Foto (Aldi Irpan)
Kampar.,Bekawan.com – Setelah ditunjuk Desa Pulau Gadang sebagai salah satu Desa Anti Korupsi, kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melanjutkan penilaian Desa Anti Koruspi di Desa Pulau Gadang.
Dilaksanakan di Balai Adat Desa Pulau Gadang Kecamtan XIII Koto Kampar, penilain teraebut secara resmi di buka lamgsung oleh Pj Bupati Kampar H Muhammad Firdaus,SE,MM, Kamis pagi (19/2023).
Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi juga Pj Sekda Kampar Ramlah,SE M.Si, Kadis PMD Riau Joko, Kadis PMD Kampar Lukman Syahbadoe, Sekretasis kominfo Ade Saputra, dan disambut Camat XIII Koto Kampar Zulfikar, Kades Pulau Gadang Sofian, ketua BPD Akhir Yani dan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama serta PKK Desa , Tokoh perempuan dan unsur selamat pemuda.
Dalam arahannya, Pj Bupati Kampar menyampaikan bahwa Kampar patut berbangga, Dimana salah satu Desa di Kabupaten Kampar dipercaya sebagai desa anti koruspi. Intinya, Desa Pulau Gadang akan menjadi contoh bagi desa lain.
Selanjutnya terkait penilaian sendiri, sebelumnya kita tau bersama bahwa dana dari pemerintah untuk Desa terus meningkat. Dalam beberapa waktu belakangan, pemerintah mengucurkan dana untuk se-indnesia sebesar Rp 68 triliun lebih.
Untuk Provinsi Riau sendiri saat ini terdapat 1.600 lebih Desa, sementara di kabupaten Kampar sendiri terdapat sebanyak 242 Desa. Dengan demikian, maka perlu pengolahan keuangan yang transparan, akuntabel dan bermanfaat bagi masyarakat desa.
Untuk itu, sesuai dengan tema penilaian” Menciptakan Pemerintah dan Masyarakat Desa yang Berintegritas Demi Mewujudkan Desa Anti Korupsi”. Nah inilah sekarang KPK fokus penilaian kepada, apa sudah betul atau tidak dalam menjalankan adminiatrasi yang dilakukan Kepala Desa, perangkat dan BPD, apakah bermanfaat atau tidak bagi masyarakat,” ucap Firdaus.
Sementara itu perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Aris Arham, dalam arahannya sendiri menyampaikan bahwa tim KPK ini hadir bukan untuk menagkap-nangkap.
Akan tetapi tim ini hadir di Pulau Gadang Kabupaten Kampar, dimana sebelumnya hadir dalam melakukan sosialisasi anti korupsi, pembinaan serta saat ini penilaian agar Desa Pulau Gadang bisa meraih peringkat terbaik nasional dalan program Desa Anti Koruspi dan nantinya jadi contoh bagi desa lain bukan saja di Riau tapi Indonesia.
Dalam penilaian ini, selain KPK juga hadir Tim Penilai dari Kemendes PDTT, Kemenkeu, Kemendagri dan Inspektur bagaimana membentuk tata kelola pemerintahan yang akuntabel, dan transparan agar mulai kepada desa, sampai perangkat harus anti dengan korupsi,” ucap Arham
Usai dibuka secara resmi Pj Bupati Kampar Firdaus, terlebih dahulu melihat Website yang dimiliki Pemdes Pulau Gadang, serta menyaksikan penilaian terkait administrasi yang telah disediakan.
Dalam diskusi, satu persatu baik dari KPK, dari tim penilai dari Kementrian dan inspektur Provinsi dan Kabupaten sebekum memeriksa administrasi desa dan BPD, seluruh tim bertanya dahulu langsung kepada Perangkat Desa dan BPD serta masyarakat.
Dalam hal ini, tim menayakan secara acak terkait kinerja, gratifikasi, fungsi dan tanggung jawab kepala desa, serta perangkat Desa dalam mengawal dan menjalankan roda pemerintahan desa agar aggaran yang diberikan pemerintah tepat guna.
Tidak selesai disitu saja, tim bersama kedes, dan perangkat desa serta didampingi benerapa tokoh masyarakat juga meninjau langsung ke Kantor desa guna melihat langsung benerapa bangunan kondisi pisik milik pemerintah, begitu juga dengan peninjauan kepada masyarakat penerima BLT.
Sementara sebagai tim penilai, hadir dari KPK bapak Arham sendiri, kemudian dari Kementrian Dalam Negeri Ir Azwan, dari Kementrian PDTT Bapak Mahji,SH,MH, kemudian dari Kementrian Keuangan bapak Raiha Afdilah, dari Inspektur Provinsi Riau bapak Sigit Julih H, dan inspektur Kampar Febrinaldi Tridarmawan.(Adv)
Kabar Kampar
Finalis Putera Pelajar Indonesia Asal Kampar Silaturahmi dengan Kadiskominfo
Bekawan.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, MSi menerima audiensi Finalis Putera Puteri Pelajar Indonesia perwakilan Riau asal Kampar Nofri Qosdiansyah, Selasa (31/3/2026) pagi, Siswa SMKN I Bangkinang Kota itu terpilih mewakili Riau ke tingkat nasional yang akan digelar 24 hingga 27 Juni 2026 di Jakarta.
Kepada Nofri, Kadiskominfo Kampar mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap mendapatkan hasil terbaik saat mengikuti Ajang Putera dan Puteri Pelajar Indonesia di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan ananda Nofri bisa mengukir prestasi ditingkat nasional dan mengharumkan nama daerah serta nama sekolahnya, semoga langkah Nofri bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk berprestasi disetiap bidang yang diminati,” harap Kadis didampingi Kabid PIKP Bambang.
Sementara itu, Nofri Qosdiansyah, Pelajar Kelas 11 Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN I Bangkinang Kota mengucapkan terimakasih atas support yang diberikan Kadiskominfo Kampar, ia berharap support yang diberikan. Pemda Kampar menjadi pelecut semangat bagi dirinya memberikan yang terbaik untuk Riau dan untuk Kabupaten Kampar.
“Saya Nofri Qosdiansyah selalu Putera Pelajar Provinsi Riau Wakil II Riau mengucapkan terimakasih atas dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Pak Kadiskominfo, Insyaallah Nofri akan jadi yang terbaik, selalu dukung Nofri untuk membawa dan mengharumkan Kampar dan Riau,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kampar Bambang, MSi menyebut bahwa Diskominfo siap memberikan support publikasi termasuk penggunaan Videotron maupun podcast melalui radio LPPL Swara Kampar 103,8 FM.
Dalam ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026, Perwakilan Kampar berhasil mengutus 3 kandidat ke ajang nasional setelah terpilih di tingkat Provinsi Riau, yakni Nofri dari SMKN I Bangkinang Kota, dan 2 lainnya adalah Ratu dan Atika masing-masing berasal dari SMAN 1 Bangkinang Kota dan SMPN 1 Bangkinang Kota.
Kabar Kampar
Bahas Nasib Guru Helda Arianti, Ini Hasil Pertemuan Komisi II DPRD Kampar dengan KemenPAN-RB
Bekawan.com – Komisi II DPRD Kampar bersama Kepala BKPSDM Kampar Riedel Fitri dan jajaran melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Asisten Deputi KemenPAN-RB di Jakarta terkait nasib guru honorer yang gagal dilantik PPPK Paruh Waktu.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Rinaldo Saputra, mengatakan, dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa Helda Arianti, guru honorer yang gagal dilantik jadi PPPK Paruh waktu karena human eror masih dapat menjalankan tugas seperti biasa dan tetap menerima gaji, meskipun status pengangkatannya belum memperoleh kepastian.
“Intinya, Helda diminta untuk bersabar. Untuk sementara tetap bekerja dan tetap digaji sambil menunggu kebijakan pembukaan perbaikan data dari kementerian,” ujar Rinaldo, Jumat (19/12/2025).
Terkait kemungkinan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rinaldo menyebutkan bahwa KemenPAN-RB belum memberikan jaminan resmi. Namun demikian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar akan menyurati Dinas Pendidikan sebagai dasar hukum agar Helda tetap bekerja di sekolah tempatnya bertugas.
“Belum ada jaminan pengangkatan. Namun, BKPSDM akan mengirimkan surat ke Dinas Pendidikan agar yang bersangkutan tetap bekerja dan memiliki kejelasan status,” katanya.
Rinaldo menambahkan, persoalan data tenaga honorer tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar. KemenPAN-RB mencatat sedikitnya 101 instansi di berbagai daerah mengalami permasalahan serupa, termasuk kesalahan administrasi yang cukup serius.
“Di daerah lain bahkan ada kasus pegawai yang masih hidup tetapi tercatat meninggal dunia dalam sistem. Karena itu, kementerian sangat berhati-hati sebelum membuka portal perbaikan data agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Saat ini, kata Rinaldo, seluruh permasalahan data tersebut sedang dihimpun untuk dibahas di tingkat kementerian guna menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sementara itu, Helda Arianti dipastikan tetap berstatus sebagai honorer aktif.
“Kesimpulannya, Helda tidak diberhentikan, tetap bekerja sebagai honorer sambil menunggu proses perbaikan data di KemenPAN-RB,” pungkas Rinaldo.
Kabar Asik
Bahas Program Prioritas, Bupati Ahmad Yuzar Bicara Soal Beras dan Seragam Gratis
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin rapat percepatan program pembangunan di Kabupaten Kampar, sejumlah program prioritas yang dibahas diantaranya bantuan beras dan seragam sekolah gratis untuk yang membutuhkan.
Program beras gratis bagi masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas merupakan program prioritas di Dinas Sosial. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat yang kurang mampu.
Dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, akan segera digulirkan program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi yang membutuhkan.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menegaskan agar pendistribusian dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. “Seragam gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan. Kita ingin memastikan tidak ada anak Kampar yang terhambat sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ujar Wakil Bupati Kampar.
Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini, terutama terkait program percepatan penanganan stunting. Bupati menekankan agar camat, kepala puskesmas, dan perangkat desa terus berkolaborasi memberikan edukasi gizi, meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran.
“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi menyangkut masa depan generasi kita,” ingat Ahmad Yuzar, dalam rapat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, Senin (8/92025).
Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia meminta seluruh OPD bekerja maksimal agar program yang sudah direncanakan tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kita harus memastikan program yang sudah dicanangkan benar-benar sampai ke masyarakat. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tetapi bukti,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Bupati Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Dr. Misharti, Sekretaris Daerah Hambali, Asisten I Tengku Said Hidayat, Asisten III Ir. Azwan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para camat se-Kabupaten Kampar.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
