Connect with us

Kabar Asik

Petugas Damkar Padamkan Api yang Lahap Lahan Seluas 5 Hektar di Koto Garo

Published

on

Luas lahan yang terbakar di Koto Garo. Foto : Jon/Bekawan.com

Bekawan.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar melakukan pemadaman api terhadap kebakaran lahan di Koperasi Produsen Petani, Desa Koto Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Kamis (12/10/2023).

Adapun luas lahan yang terbakar lebih kurang 5 Hektar sekira pukul 09.05 Wib. Kebakaran tersebut didapat dari laporan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, Henry Dunan melalui Kasi Operasional, Herman Joni bahwa mendapat laporan dari masyarakat tersebut, pihaknya langsung menurunkan personil pemadam kebakaran ke lokasi.

“Mengetahui kebakaran tersebut, kita langsung menurunkan petugas pemadam untuk melakukan penanganan terhadap lahan yang terbakar dari Pleton l,” kata Herman Joni.

Joni menurutkan, petugas sampai di lokasi lebih kurang 125 menit disebabkan jarak lumayan jauh dengan menurunkan 1 unit Armada Damkar.

Api berhasil di padamkan, lanjutnya, lebih kurang 6 jam 45 menit. Pihaknya juga memastikan dan menyisir setiap sudut untuk dilakukan pendinginan agara api dipastikan tidak menyala lagi.

“Api berhasil dipadamkan cukup lama, mengingat lahan yang terbakar cukup luas. Kita juga melakukan pendinginan dilahan yang terbakar tersebut,” pungkas Joni.

Continue Reading

Kabar Asik

Terapkan Penghematan Energi, Bupati Pimpin Gerakan Bersepeda Tiap Jumat

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar memimpin gerakan bersepeda setiap hari jumat, seperti yang terlihat tadi pagi, Bupati didampingi Pj. Sekda Ardi Mardiansyah, Kepala BPBD Azwan dan sejumlah pejabat lainnya terlihat melakukan monitoring penerapan Penghematan Energi dan WFH ke sejumlah dinas.

Bupati memeriksa, satu persatu ruangan yang tidak dipakai karena penerapan WFH, mulai dari lampu hingga pendingin ruangan, sembari menyapa sejumlah pegawai yang kebersihan maupun yang melaksanakan gotong-royong seperti di kantor Inspektorat.

Dalam sidak tersebut, Bupati menekankan pentingnya mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengoptimalkan pencahayaan alami, serta memastikan penggunaan perangkat elektronik sesuai kebutuhan kerja.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh OPD benar-benar menerapkan prinsip hemat energi. Ini bukan hanya soal penghematan anggaran, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” tambahnya.

Para Kepala Dinas menyambut baik kegiatan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diawali dengan titik kumpul di Rumah kediaman Bupati, Jumat (10/4/2026) kemudian rombongan bergerak bersama menuju sejumlah kantor OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan penuh semangat kebersamaan, Bupati Kampar tampak memimpin langsung rombongan menggunakan sepeda, diikuti para Kepala Dinas yang turut menggunakan sepeda maupun sepeda motor.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mendukung transformasi sistem kerja berbasis Work From Home (WFH) yang lebih fleksibel, efisien, dan ramah lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun budaya kerja yang sehat, hemat energi, serta meningkatkan kedisiplinan ASN dalam memanfaatkan sumber daya secara bijak,” ujar Bupati.

Continue Reading

Kabar Asik

Tumi Lompok Ayam Hadir di Festival Kreatif Lipatkain 

Published

on

Bekawan.com – Kuliner tradisional khas Kampar Kiri, yakni Tumi Lompok Ayam Kacau dan Sambal Kacau hadir di Festival Kreatif Lipatkain 2026, di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (8/4/2026).

Kedua hidangan ini dikenal sebagai menu khas yang biasa disajikan dalam jamuan penting dan acara adat di wilayah Kampar Kiri. Bahkan Tumi Lompok Ayam berhasil masuk nominasi Makanan Tradisional di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2023 lalu.

Lomba yang diikuti oleh sepuluh peserta ini menghadirkan cita rasa autentik khas daerah yang sarat dengan kekayaan rempah lokal. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam mengolah bahan-bahan tradisional menjadi sajian yang menggugah selera.

Salah satu juri, Ocu Musa, yang merupakan utusan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar sekaligus owner kuliner khas Kampar Sup Ubi Acu Musa, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas masakan para peserta.

“Kami melihat hasil masakan dari seluruh peserta sangat luar biasa. Selain penyajiannya menarik, cita rasanya juga sangat lezat,” ujar Ocu Musa usai melakukan penilaian.

Ia juga menambahkan bahwa keunikan dari masakan yang dilombakan terletak pada penggunaan bahan-bahan alami tanpa tambahan penyedap buatan.

“Seluruh peserta menggunakan rempah dan bumbu asli tanpa bahan penyedap. Ini yang membuat cita rasanya benar-benar khas dan otentik,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai penting dalam menjaga keaslian kuliner tradisional sekaligus mengedukasi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai masakan daerah.

“Inilah tujuan kita melaksanakan lomba ini, bagaimana kita kembali pada cita rasa asli Kampar, khususnya Kampar Kiri,” tutup Ocu Musa.

Melalui kegiatan ini, Ocu Musa berharap kuliner tradisional seperti Tumi Lompok Ayam Kacau dan Sambal Kacau tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat di Kabupaten Kampar.

Continue Reading

Kabar Asik

Pacu Sampan Puga, Perkenalkan Potensi Daerah Kawasan WFC Bangkinang

Published

on

Kawasan Waterfront City Bangkinang.

Bekawan.com – Gelaran Pacu Sampan di Kampuong Godang Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang menjadi daya tarik wisata dan memperkenalkan potensi daerah khususnya di Kawasan Water Front City Bangkinang.

Hal itu diungkapkan Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat melepas start lomba pacu sampan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kabupaten Kampar tahun 2026, Sabtu (4/4/2026).

“Selain sebagai ajang kompetisi, lomba pacu sampan ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat serta memperkenalkan potensi daerah, khususnya kawasan Water Front City Bangkinang,” ungkap Bupati.

Dengan digelarnya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Kampar, seiring dengan peringatan HUT ke-76 yang menjadi momentum refleksi dan pembangunan daerah ke arah yang lebih baik.

Kemeriahan acara tampak dari antusiasme masyarakat yang memadati lokasi perlombaan untuk menyaksikan secara langsung jalannya lomba. Sebanyak 25 tim mengikuti perlombaan, Sorak sorai penonton menambah semangat para peserta yang berlaga di atas aliran sungai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj sekda Kampar, Ardi Mardiansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat Bangkinang, serta kepala desa Pulau Lawas, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara.

Continue Reading

Trending