Kabar
PLTA Koto Panjang Kembali Buka 2 Pintu Pelimpah, Drum Pelampung Keramba Warga Hanyut
Bekawan.com – Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang kembali membuka 2 pintu pelimpah dengan tinggi bukaan 40 cm pada hari Rabu (13/12/2023) sekitar pukul 15.00 Wib, dengan demikian, total sudah 5 pintu yang dibuka pengelola dengan bukaan pintu masing-masing 40 cm untuk mengurangi tinggi elevasi waduk. Sebelumnya Pengelola telah membuka 3 pintu pelimpah setinggi 40 cm pada Jumat (24/11/2023) siang.
Pasca dibukanya kelima pintu Pelimpah, Manajer ULPLTA) Koto Panjang, Cecep Sofhan Munawar Rabu sore menjelaskan bahwa dengan ketinggian bukaan 40 cm bukan sesuatu hal yang perlu ditakutkan, namun ia menghimbau untuk tetap waspada.
“Kita menghimbau kepada warga untuk waspada saja, dengan bukaan segitu bukan sesuatu hal yang perlu ditakutkan,” ungkapnya Rabu sore.
Menjawab pertanyaan wartawan, Cecep juga menjelaskan bahwa belum ada penurunan elevasi yang terlihat di waduk pasca dibukanya 5 pintu pelimpah, karena elevasi waduk juga ditentukan seberapa banyak air yang masuk (Inflow) dari hulu.
Ia juga belum memastikan sampai kapan pembukaan 5 pintu dengan ketinggian 40 cm diberlakukan, menunggu kondisi elevasi air di bendungan waduk menurun. Cecep memperkirakan elevasi permukaan air di hilir bendungan PLTA koto Panjang pasca dibukanya keseluruhan pintu pelimpah bertambah 20 cm.
“Jika ada kenaikan elevasi di waduk, kita lakukan penambahan bukaan pintu pelimpah,” jelasnya.
Berdasarkan data yang diterima Bekawan.com dari ULPLTA Rabu pagi, elevasi waduk berada diangka 83.56 Mdpl, sedangkan outflow Turbine sebesar 297.60 m3/s, sedangkan outflow Spillway yang dibuka sejak Jumat (24/11) lalu mencapai 195.39 m3/s, total outflow 518.02 m3/s sedangkan Inflow Waduk 557.07 m3/s.
Pengelola juga memaparkan bahwa High water level (HWL) elevasi waduk diangka 85.0 MDPL, Normal Water Level (NWL) 80.6 MDPL sedangkan Low Water Level (LWL) di 73.5 MDPL.
Dengan ditambahnya 2 Pintu Pelimpah yang dibuka ULPLTA, disikapi bijak oleh Bhabinkamtibmas Desa Merangin Bripka Wawan, sebagai desa pertama yang berada di Hilir Waduk PLTA Koto Panjang, ia melakukan sosialisasi langsung kepada kepada warga dan pemilik keramba.
“Kepada warga diberitahukan untuk waspada, dan kepada pemilik keramba harus mengantisipasi pembukaan 2 pintu pelimpah lagi dengan mengencangkan tali ikatan kerambah,” pesannya saat menemui langsung para pemilik keramba.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari warga Pulau Terap Kecamatan Kuok, pasca dibukanya total 5 Pintu Pelimpah mengakibatkan sejumlah drum pelampung keramba Didesa tersebut hanyut terbawa arus, para pemilik keramba juga mengantispasi kenaikan air dengan melepas titian dan juga penyanggah keramba supaya keramba bisa langsung ke ke tebing jika elevasi air sungai naik secara tidak terduga.
“Tadi sore sekitar 5 hingga 8 drum yang hanyut,” ungkap Pajri salah seorang Petani Keramba Pulau Terap.
Kabar Kampar
Pemkab Kampar akan Suguhkan Produk Khas Kampar di APKASI Expo 2026
Bekawan.com – Pemda Kampar menggelar rapat persiapan untuk mengikuti gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rabu (29/7/2026).
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Kampar akan boyong di acara pameran tahunan nasional yang ditaja APKASI untuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi yang akan berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.
Kabid Promosi Dinas Perikanan Kampar Jhon Mainir menyebut sejumlah produk dari perikanan siap diboyong ke Iven AOE 2026 seperti kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, Abon Patin, Kerupuk ikan hingga ikan salai asap.
Selain itu, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga membawa produk Tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang hingga kerupuk kulit original.
Tidak hanya produk makanan, Stand Kampar juga akan diisi dengan sejumlah kerajinan seperti Songket Candi, batik ditambah kerajinan lainnya, termasuk produk UMKM pandai besi yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP saat memimpin rapat berharap persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang.
“Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional,”
papar Refizal.
Kabar Kampar
Mandiri Taspen Kampar Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis
Bekawan.com -Dalam rangka memberikan kontribusi positif, serta terciptanya lingkungan masyarakat Indonesia, khususnya pensiunan yang sehat, aktif dan sejahtera, Bank Mandiri Taspen menelurkan program Tiga (3) Pilar Mantap Indonesia.
Program mantap indonesia bertujuan memberikan kontribusi positif dalam rangka terciptanya lingkungan dan masyarakat yang mantap dan sejahtera,
Salah satu 3 pilar program Mantap Indonesia adalah Mantap Sehat.
Di Kabupaten Kampar mantap sehat diwujudkan dalam bentuk olahraga dan cek kesehatan gratis yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Kampar dan RS Aulia Hospital.
Kacab Mandiri Taspen Kampar Yudi menyebut bahwa kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat khususnya pensiunan untuk mencapai kondisi sehat optimal.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya atas partisipasi Bapak-Ibu Pensiunan yang luar biasa, dalam acara Mantap Sehat yang di adakan di lapangan pelajar Kampar, terimakasih juga dukungan RS Aulia Hospital dan Pemda Kampar atas lancarnya kegiatan senam sehat ini,” papar Kacab Mandiri Taspen Kampar.
Ia juga mengajak peserta untuk mewujudkan gaya hidup sehat melalui kegiatan senam sehat bersama Mantap dan menjadikan momen kegiatan Mantap sehat sebagai ajang menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta menikmati berbagai hadiah menarik terutamanya tebus murah.
“Saya akan berikan satu buah pantun buat bapak-ibu pensiunan,
Burung merpati terbang beriringan, Hinggap sebentar di pohon randu. Selamat menikmati masa pensiunan, Semoga sehat, bahagia selalu,” pungkas Yudi dalam sambutannya.
Kabar Kampar
Kadisbunnak Keswan Luruskan Isu Terkait Jalan Produksi dan Pembibitan
Bekawan.com – Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, Marahalim, meluruskan isu mengenai pembangunan jalan produksi dan pengelolaan bibit kelapa sawit di UPT Pembibitan Perkebunan. Menurut Marahalim, narasi yang disampaikan dalam sebuah video tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
“Terkait jalan produksi, kami tegaskan bahwa pekerjaan tersebut saat ini masih dalam proses pelaksanaan. Tidak benar ada kegiatan pemotongan sebagaimana yang dituduhkan dalam video yang beredar. Pekerjaan masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” ujar Marahalim saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).
Ia juga meluruskan informasi mengenai bibit kelapa sawit yang berada di UPT Pembibitan Perkebunan. Menurutnya, hingga saat ini bibit tersebut masih berada dalam tahap pembesaran sehingga belum dapat disalurkan maupun dijual kepada masyarakat.
“Saat ini bibit kelapa sawit masih berukuran kecil dan belum memenuhi standar untuk disalurkan. Seluruh bibit masih utuh berada di UPT Pembibitan Perkebunan dan direncanakan baru akan disalurkan pada bulan Desember mendatang,” jelasnya.
Marahalim menegaskan, penyaluran bibit nantinya dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tani.
“Program ini terbuka bagi masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin memperoleh bibit kelapa sawit. Persyaratannya cukup menunjukkan KTP Kabupaten Kampar dan bukti kepemilikan atau penguasaan lahan. Luas lahan yang dapat dilayani maksimal dua hektare,” terangnya.
Ia menambahkan, mekanisme tersebut diterapkan agar bantuan maupun pelayanan pemerintah dapat tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar memiliki lahan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.
Marahalim juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi kepada instansi yang berwenang sebelum mempercayai atau menyebarluaskan suatu informasi. Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar berkomitmen menjalankan seluruh program secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat sehingga tidak terjadi kesalahpahaman akibat informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik7 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
