Connect with us

Kabar Kampar

Ini Nama-Nama Pejabat yang Dilantik Bupati Kampar

Published

on

Bupati Kampar menandatangani SK pelantikan Pejabat yang dilantik.

Bekawan.com -Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrator dan jabatan pengawas terhadap 130 orang pejabat eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Jumat (15/3).

Berikut nama-nama Pejabat yang dilantik Bupati Kampar berdasarkan informasi dari Kominfo Kampar :

1. Satiti Rahayu sebagai Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak di DPPKBPPPA

2. Rosmiati sebagai Kabid Perlindungan dan jaminan Sosial pada Dinsos

3. Herman sebagai Sekretaris Dinas PUPR

4. Afrudin Amga sebagai Sekretaris BPBD

5. Alamin sebagai Kabid Lalu Lintas Dishub

6. Yusnizar sebagai Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi di BPBD

7. Arifin sebagai Kabid Penyuluhan di Distan

8. Aru Marlopo sebagai Kabid Produksi di Distan

9. Khairil sebagai Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kampar

10. Khairuman sebagai Kabag Hukum dan HAM Setda Kampar

11. Aidil Nur sebagai Kabag Protokol Setda Kampar

12. Dedy Sambudi sebagai Sekretaris di Dinkes

13. Muaza sebagai Kabid Distribusi, Cadangan dan Harga di DKP

14. Rusdi Hanip sebagai Kabid Jalan dan jembatan di Dinas PUPR

15. Nazaruddin sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bangkinang

16. Ganda Ade Saputra sebagai Sekcam Tambang

17. Irianto Pamungkas sebagai Camat Bangkinang Kota

18. Aidil sebagai Sekretaris di Dispora

19. Rusli Hasyim sebagai Kabid Sumberdaya Aparatur di Satpol PP

20. Ramzi sebagai Kabid Pembinaan Ketenagaan di Dispora

21. Nandang Priatna sebagai Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar di Dispora

22. Elvian sebagai Kabid Pelayanan Kesehatan di Dinkes

23. Poppy Rahmadini sebagai Kabid Sumber Daya Kesehatan di Dinkes

24. Rahmat sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian penyakit di Dinkes

25. Abdul Hafis sebagai Kabid Keuangan di RSUD

26. Agustar sebagai Sekretaris di Satpol PP

27. Sofiandi sebagai Kabid Penyelenggaraan Perizinan di Dinas PMPTSP

28. Kurniawita sebagai Kabid Perhitungan dan Penetapan di Badan Pendapatan Daerah

29. Lukmansyah Badoe sebagai Sekretaris Dinsos

30. Ardi Mardiansyah sebagai Kepala Kantor Kesbangpol

31. Fahri sebagai Camat Gunung Sahilan

32. M. Farid Ridha sebagai Camat Kampar Kiri

33. Dedi Herman sebagai Camat Kampa

34. Ade Syaputra sebagai Kabid Pembinaan dan Pengawasan Desa di Dinas PMD

35. Kholis Febriyasmi sebagai Sekretaris di Dishub

36. Alkautsar sebagai Camat Kampar

37. Abukari sebagai Camat Tambang

38. Rosmiati Burhan sebagai Sekretaris di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

39. Nanik Saryanti sebagai Sekretaris di Distan

40. Irwan Efendi sebagai Sekretaris di Disbunnak

41. Suprapto sebagai Kabid Usaha Tani di Disbunnak

42. Yusak sebagai Kabid Pemberdayaan Perempuan di Dinas PPKBPPPA

43. Ismail sebagai Kabid Kebudayaan di Disparbud

44. Irwansyah sebagai Camat Tapung

45. Sutani Rakhmat sebagai Camat Tapung Hulu

46. Erfi Susanti sebagai Kabid Egov di Diskominfo

47. Elly Yudia sebagai Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa di PMD

48. Riadel Fitri sebagai Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup di DLH

49. Rahnad Junaidi Kabid Persandian di Diskominfo
50. Irfan sebagai Kabid Tata Lingkungan di DLH

51. Mukharizal sebagai Kabid Akutansi dan Pelaporan di BPKAD

52. Bustamar sebagai Sekcam Siak Hulu

53. Dasril sebagai Camat Kampar Kiri Hulu

54. Salman Jamaluddin sebagai Camat Kampar Kiri Hilir

55. Yafrizal Agusmar sebagai Kabid Keuangan dan Aset Desa di Dinas PMD

56. Abdul Rochim sebagai Kabid Penagihan dan Keberatan di Badan Pendapatan Daerah

57. Alfian sebagai Kabid Perdagangan dan Pasar di Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK

58. Jamilus sebagai Camat Kampar Utara

59. Adrianti sebagai Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penagihan di Badan Pendapatan Daerah

60. Mudahar sebagai Sekcam Kampar Kiri

61. Herman sebagai Kepala UPT Wil II di Disbunnak

62. Atmawijaya sebagai Kabid Keamanan Pangan di DKP

63. Hendri Joni sebagai Sekcam Tapung Hulu

64. Marahalim sebagai Kabid konsumsi dan Penganekaragaman Pangan di DKP

65. Eli Suryani sebagi Kabid Bina Kelembagaan dan Penyuluhan Koperasi di Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK

66. Nevimaizar Ma’asin sebagai Sekcam Bangkinang Kota

67. Tommy Fernandes sebagai Camat Rumbio Jaya

68. Zainal Arifin sebagai Kabid Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Dinas Perkim

69. Suprapto sebagai Sekcam Tapung

70. Delfan Sukri sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik di BPBD

71. Nur’ilahi Ali Kabid Prasarana Sarana Pertanian di Distan

72. Ahmad Zaki sebagai Sekretaris DLH

73. Syarifuddin sebagai Sekretaris BKPSDM

74. Hamdanis sebagai Kabid Ketertiban umum, Ketentraman dan perlindungan Masyarakat di Satpol PP

Sementara lampiran II diantaranya :

1. David Hendra sebagai Kepala Seksi (Kasi) Promosi Pariwisata di Disparbud

2. Poppy Wulandari sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Program, Informasi dan Hubungan Masyarakat di Dinkes

3, Harun sebagai Kasubag Keuangan dan Pengelolaan Aset di Dinkes

4. Ejon Asmanto sebagai Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat di Dinkes

5. Essy Desmita sebagai Kasi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan di Dinkes

6. Haryanto sebagai Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga di Dinkes

7. Fenti Mansyar sebagai Kasi Perbendaharaan dan Verifikasi RSUD

8. Zulfahman sebagai Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Dinkes

9. MHD. Ikhsan sebagai Kasi Surveilans dan Imunisasi di Dinkes

10. Rini Andriani sebagai Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak menular dan Kesehatan Jiwa di Dinkes

11. Syamjulas sebagai Kasi SDM Kesehatan di Dinkes

12. Yulhermi sebagi Kepala UPT Instalasi Farmasi dan Logistik di Dinkes

13. Elvanita Kasubag Tata Usaha pada UPT Instalasi Farmasi dan Logistik di Dinkes

14. Desrini Hevi sebagai Kasubag Sarana Ekonomi, BUMD dan Analisis Makro Ekonomi di Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kampar

15. Sri Murliati sebagai Kasubag Hubungan kerjasama dengan Pihak Ketiga di Setda Kampar

16. Supendi sebagai Kasubag Perlengkapan di Bagian Umum Setda Kampar

17. Rusli Wahid sebagai Kasubag Rumah Tangga di Bagian Umum Setda Kampar

18. Rika Amalia sebagai Kasubag Perencanaan dan Data di Dinas PMD

19. Amjas Kurniawan sebagai Kasubag Penyusunan Program di BKPSDM

20. John Mainir sebagai Kasubag Perencanaan di BPBD

21. Thomas Junaidi sebagai Kasi Bina Aparatur Pemdes dan BPD di Dinas PMD

22. Dasril sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Bangkinang Kota

23. Moh. Anwar Basuki sebagai Kasi Perbibitan dan Produksi di Disbunnak

24. Aprizal Mukhtar sebagai Kasubag Keuangan di BPBD

25. Sofiani Netti Dongoran sebagai Kasi Pengembangan Kelembagaan dan SDM, Pembiayaan Kemitraan UMK di Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK

26. Hery Jaswadi sebagai Kasubid Pelaporan di BPKAD

27. Idris sebagai Kasi Pemeliharaan Taman dan Penerangan Jalan di Dinas Perkim

28. Rika Rinata sebagai Kasubid Penilaian dan Evaluasi Kinerja Jabatan Struktural di BKPSDM

29. Adrianti sebagai Kasubid Penagihan di Badan Pendapatan Daerah

30. Elfina Rosa sebagai Kasubag Keuangan dan Aset di Badan Pendapatan Daerah

31. Sri Mardi Turni Astuti sebagai Kasi Pengaduan, Pengendalian dan Informasi Layanan di Dinas PMPTSP

32. Herman sebagai Kepala UPTD Wil II di Disbunnak

33. Ratna Jelita sebagai Kasi Pengawasan Perlindungan dan Perizinan Tenaga Kerja di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja

34. Abdullah Mukhlis sebagai Kasi Pembinaan Hubungan Industrial di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja

35. Zulfahmi sebagai Kasubid Pengembangan Potensi Pendapatan di Badan Pendapatan Daerah

36. Whido Bahnoriko sebagai Kasubag TU UPT Pengujian Kendaraan di Dishub

37. Herman Jhoni sebagai Kasubid Perhubungan dan Kominfo di Bapedda

38. Williandri Amigo Rahmola sebagai Kasubag Perencanaan dan Data di Badan Pendapatan Daerah

39. Agus Salim sebagai Kasi Ketenagaan SMP di Dispora

40. Lusiana sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Kampar Kiri Tengah

41. Suryanto sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian di Kecamatan Kampar Kiri Tengah

42. Syarifuddin sebagai Kasubag Keuangan di Kecamatan Kampar Kiri Tengah

43. Roni sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian di Dinas Perkim

44. Yura Daswin sebagai Kasubag Perencanaan dan data di BPKAD

45. Fahrurazi sebagai Kasi Layanan Publik di Diskominfo

46. Resma Fajri sebagai Kasubag Evaluasi, Pengendalian dan Pelaporan di Bagian Adpem Setda Kampar

47. Sariun sebagai Kasubid Rekonstruksi di BPBD

48. Murniyati sebagai Kasubid Pencegahan Di BPBD

49. Marwan sebagai Kasi Jaminan Sosial di Dinsos

50. Mas’ud sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Tambang

51. Syarifuddin sebagai Kasubag Tata Pemerintahan di Bagian Tapem dan OTDA Setda Kampar

52. M Faisal sebagai Kasubag Perencanan Program di Satpol PP

53. Mei Fadhli sebagai Kasi Pemerintahan di Kecamatan Bangkinang

54. Kamarudin sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Bangkinang

55. Iskandar sebagai Kasi Pengelolaan dan Penyaluran Bantuan Stimulan dan Penataan di Dinsos

56. Abu Nawas sebagai Kasi Pembinaan Kearsipan dan Penyusutan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. (DAT)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Kampar

Baru Ditinggal Suami, Rumah Mualaf 3 Anak di Kampar Ludes Terbakar

Published

on

Kondisi rumah warga Desa Gunung Bungsu yang terbakar Jumat sore.

Bekawan.com – Cobaan berat menimpa seorang warga Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar, Reni (31) Mualaf sekaligus janda 3 anak yang kehilangan suaminya beberapa bulan yang lalu, kembali berduka karena rumahnya hangus dilalap si jago merah, jumat (5/6/2026) sore.

Api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah semi permanen beserta seluruh isinya sekitar pukul 16.00 Wib saat kejadian, didalam rumah hanya ada 3 orang anak Reni, sedangkan dirinya sedang mencari nafkah.

“Saat kejadian Reni tidak berada di rumah karena mencari nafkah, dirumah hanya ketiga anaknya yang masih kecil, material bangunan yang di dominasi kayu membuat api membesar dalam hitungan menit,” ucap Sekdes Gunung Bungsu Hamdani.

Sisa-sisa bangunan dan barang-barang pasca kebakaran.

Beruntung, ketiga anaknya yang masih kecil berhasil menyelamatkan diri berkat bantuan cepat tetangga sekitar.

Janda 3 anak itu, tak kuasa menahan tangis saat mendapati rumahnya sudah rata dengan tanah, begitu juga dengan harta benda termasuk dokumen penting dan perlengkapan sekolah anak-anaknya tidak ada yang bisa diselamatkan.

Tidak ada barang dan harta benda yang selamat dari kebakaran rumah termasuk pakaian dan peralatan dapur maupun perlengkapan sekolah anak.

Saat ini pihak desa dan masyarakat sekitar menempatkan janda yang ditinggalkan suami karena sakit dan ketiga buah hatinya di salah satu rumah warga. mereka juga melakukan penggalangan dana untuk meringankan Reni dan ketiga buah hatinya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Soroti Turunnya Harga TBS Sawit, Disbun Kampar Minta PKS Patuhi Aturan dan Harga Pemerintah

Published

on

Bekawan.com – Penurunan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar.

Kondisi tersebut dikeluhkan petani karena terjadi di tengah biaya produksi yang terus meningkat, sementara harga komoditas sawit di pasar internasional justru relatif stabil bahkan menunjukkan tren menguat.

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar melalui Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Marahalim menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan pasar global, harga minyak sawit mentah (CPO) internasional tidak mengalami penurunan yang signifikan.

Bahkan dalam beberapa periode terakhir harga CPO dunia cenderung bergerak stabil dan sesekali mengalami penguatan seiring meningkatnya kebutuhan pasar global terhadap minyak nabati.

“Oleh karena itu, masyarakat mempertanyakan mengapa harga pembelian TBS di tingkat petani justru mengalami penurunan. Pertanyaan ini wajar muncul karena kondisi pasar internasional tidak menunjukkan adanya penurunan yang drastis,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, terdapat berbagai faktor yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam menentukan harga pembelian TBS, seperti kebijakan tata niaga, biaya operasional pabrik, biaya logistik, kualitas bahan baku, hingga strategi pemasaran produk turunannya. Namun demikian, faktor-faktor tersebut harus tetap mengacu pada mekanisme penetapan harga yang telah ditetapkan pemerintah guna menjaga keseimbangan antara kepentingan industri dan kesejahteraan petani.

Pemerintah pusat sendiri terus melakukan pembenahan tata kelola perdagangan komoditas strategis nasional, termasuk sektor sumber daya alam dan perkebunan. Kebijakan penguatan peran negara melalui badan usaha milik negara (BUMN) dalam pengelolaan dan perdagangan komoditas strategis bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, nilai tambah, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjalankan kebijakan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Setiap kebijakan yang diterbitkan pemerintah pada prinsipnya dilakukan melalui kajian yang komprehensif dan terbuka, sehingga seluruh pelaku usaha dapat memahami tujuan dan dampaknya terhadap sektor pertanian dan perkebunan nasional.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak memiliki kebijakan yang bertujuan menekan harga TBS petani. Sebaliknya, pemerintah terus berupaya menciptakan tata niaga yang sehat, transparan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, mulai dari petani, pelaku usaha, hingga negara.

Di sisi lain, petani sawit saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Harga pupuk terus mengalami kenaikan, biaya pemeliharaan kebun semakin besar, sementara upah tenaga kerja untuk panen dan perawatan kebun juga meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini menyebabkan biaya produksi perkebunan rakyat menjadi semakin tinggi.

“Ketika harga TBS turun sementara biaya pupuk, tenaga kerja, dan operasional kebun meningkat, maka pendapatan petani tentu akan tergerus. Karena itu harga yang diterima petani harus mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada petani, Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar telah mengambil berbagai langkah konkret. Salah satunya dengan menyurati seluruh PKS yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar agar membeli TBS masyarakat sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah melalui mekanisme tim penetapan harga TBS.

Surat tersebut sekaligus menjadi pengingat kepada perusahaan agar menjalankan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak melakukan pembelian di bawah harga yang dapat merugikan petani. Disbun Kampar juga terus melakukan komunikasi, koordinasi, dan pembinaan kepada pihak perusahaan serta menyampaikan berbagai aspirasi petani yang berkembang di lapangan.

Selain itu, Disbun Kampar akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, asosiasi perusahaan kelapa sawit dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan terciptanya hubungan yang harmonis antara petani dan perusahaan serta menjaga stabilitas harga TBS di Kabupaten Kampar.

Pemerintah Kabupaten Kampar berharap seluruh PKS dapat menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan petani sawit dengan menerapkan harga pembelian yang sesuai dengan ketentuan pemerintah. Langkah ini dinilai penting mengingat sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah dan sumber penghidupan bagi puluhan ribu kepala keluarga di Kabupaten Kampar.

“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan petani, diharapkan tata niaga kelapa sawit dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berkelanjutan sehingga manfaat pembangunan sektor perkebunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Kadisbun Kampar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Continue Reading

Kabar Kampar

Pimpin Apel Perdana di PUPR, Ini Pesan Penting yang Disampaikan Rusdi Hanif

Published

on

Kadis Rusdi Hanif memberikan arahan kepada jajaran pegawai di PUPR Kampar.

Bekawan.com – Usai dilantik sebagai Plt. Kadis PUPR Kampar, Jumat (22/5) lalu, Rusdi Hanif, ST, MT, lngsung tancap gas membenahi dinas yang telah lama membesarkannya tersebut. Dalam apel perdana yang ia pimpin, Selasa (26/5/2026) pagi, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan program mewujudkan visi misi pimpinan daerah.

“Kita diamanahkan, diberi jabatan untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam merealisasikan visi dan misi serta program-program untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar,” ucap Hanif.

Pria yang memulai karir ASN nya di PUPR tersebut juga mengajak seluruh ASN yang berkerja di OPD yang ia pimpin untuk menunjukkan dedikasi dan kinerja agar instansi tersebut tetap eksis dalam menjalankan program-program yang telah diamanahkan oleh pimpinan daerah dalam memajukan Kabupaten Kampar.

“Saya tegas demi kesuksesan program yang telah tertuang dalam DPA Dinas Pekerjaan Umum, sebagai pembantu kepala daerah, itu tugas yang mesti kita laksanakan dengan penuh tanggungjawab dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Plt. Kadis PUPR Rusdi Hanif.

Selain pesan untuk meningkatkan disiplin, kinerja, loyalitas dan skill, ASN yang telah dinas di PUPR sejak 27 tahun lalu juga mengingatkan arti penting dari kebersamaan dan kekompakan, “tanpa kebersamaan tanpa kekompakan tidak akan pernah hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan. Jangan menggunting dalam lipatan, jangan jadi musuh dalam selimut,” ingat Hanif.

Selain memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh pegawai PUPR Kampar, Rusdi Hanif juga mendorong untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dengan melakukan kegiatan gotong-royong rutin sesuai dengan program yang telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto yakni Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai program nasional untuk menangani sampah dan menciptakan lingkungan bersih.

Pegawai PUPR Kampar gotong royong membersihkan lingkungan kantor.

“Ini sesuai yang diajarkan oleh agama kita bahwa kebersihan itu sebagian dari iman, kalau lingkungan kerja kita bersih, ruang kerja kita nyaman, kita juga tentu akan nyaman dalam bekerja, ini semua demi kemajuan dan kesuksesan kita dalam menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Kampar dalam mendukung dan mewujudkan program dan visi misi Pimpinan Daerah,” pungkasnya. Usai Apel, Kadis PUPR Kampar Rusdi Hanif bersama Sekretaris Syarkani Arief dan seluruh ASN di PUPR melaksanakan Goro di lingkungan kantor PUPR Kampar.

Sebelumnya, Kadis Perkim Rusdi Hanif kembali ke Dinas PUPR Kampar setelah dilantik Jumat (22/5) lalu, ia dipercaya memegang 2 OPD sekaligus yakni sebagai Kadis Perkim dan Plt. Kadis PUPR Kampar.

Continue Reading

Trending