Connect with us

Kabar

Viral, Mengaku Miliki Kartu Kuning, Pria di Kampar Palak Supir

Published

on

Bekawan.com – Sebuah video yang memperlihatkan 2 orang pengendara motor metic yang sedang mencoba melakukan pemalakan di jalan lintas Riau-Sumbar tepatnya di Desa Tibun Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.

Video ini diunggah akun facebook Anna Bell, diduga pria yang mengunggah merupakan supir cold diesel naas tersebut.

“Viral nah aksi uji coba malax pLat BG,,kejadian pukul 15.10 wib didaerah Kampar 5 meter sblum Polsek Kampar arah mau ke rokan hulu,, awal ny minta 100 rbu,,trs mnta 20rbu,, dak kami hiraukan malah nyolott,, katanya dak takut dg yg namanya polisi krna merexa ada krtu kuning wong gilo berati ,, wong krjo mati2an hidup dijaln malah sekendaknyo bae nak malakin wong salah wong kalu nak malak kami PeCah Kepala kau ucak2,,? Nak merokok tu kerjo bkan malakin wong..#terciduxX,” tulisnya dalam unggahan video.

Dalam video yang diunggah 26 Oktober 2019 itu, terlihat 2 orang pemuda yang mencoba menghentikan pengemudi, usai berhasil menghentikan mobil, seorang pria memint sejumlah uang ke pengemudi mobil.

“Bai piti okok 20 ribu dulu, ngapo pulo di video-videokan, deyen ko la duo kali masuok rumah sakit jiwa, nengok kartu kuniong kolian, ndak temo deyen dek kantor polisi do,” ungkap pria tersebut.

Kapolsek kampar AKP Hendrizal Ghani.

Viralnya video percobaan pungli yang terjadi, Sabtu (26/10/2019) pukul 14:30 WIB tersebut mendapat tanggapan Kapolsek Kampar AKP Hendrizal Ghani, ia membenarkan pelaku pencobaan pemalakan memang memiliki gangguan jiwa.

“Dari video yang beredar kan sudah bisa kita ketahui bahwa pelaku memiliki gangguan jiwa, mana mungkin orang yang waras melakukan pemalakan siang hari,” beber Kapolsek, Senin (28/10/2019).

Jika melihat video yang sudah viral di facebook ini lanjutnya, dapat di ketahui bahwa yang bersangkutan dengan jelas mengatakan kalau pelaku sudah mempunyai kartu kuning dan sudah dua kali masuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

“Ketika kami sudah melakukan cek and ricek maka kami menemukan fakta bahwa dia memang memiliki kartu kuning dan mengalami gangguan jiwa,” terang Kapolsek. ( Aldi Irpan)

Continue Reading

Kabar

PW RMI-NU Riau Serahkan Kado Lebaran untuk Para Guru Ngaji

Published

on

Bekawan.com – Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdhatul Ulama (RMINU) Provinsi Riau mendistribusikan Kado Lebaran untuk para guru ngaji jelang lebaran 1441 H, di Pekanbaru dan Pelalawan, Jumat (22/5/2020).

Lembaga NU yang membidangi pondok pesantren ini menyalurkan kado lebaran untuk sosok pendidik yang mengajarkan dasar-dasar ilmu agama kepada umat dan para generasi muda ini.

Sekretaris RMINU Riau Asnaldi, S.Pd.I menyebutkan bahwa jasa para guru ngaji sangat besar dalam mengenalkan dan mengajarkan huruf-huruf Al-Qur’an, mereka juga sangat telaten dalam mengajarkan bagaimana membaca Al-Qur’an dengan tajwid dan tahsin yang tepat.

RMINU Provinsi Riau menyerahkan kado lebaran ke guru ngaji.

“Guru ngaji merupakan garda terikhlas dalam memberantas buta baca Al-Quran, semoga kado ini menjadi berarti bagi mereka,” katanya saat menyalurkan paket kado tersebut.

Sehingga menurutnya, sudah sewajarnya elemen masyarakat khususnya yang pernah merasakan jasa dari para guru ngaji untuk memperhatikan kondisi kehidupannya apalagi di tengah pandemi Virus Corona yang sedang melanda Indonesia saat ini.

“Karena guru ngaji menjadi salah satu yang terdampak, maka PP RMINU menyalurkan Kado ini melalui Pengurus Wilayah, ini adalah salah satu cara NU untuk membahagiakan para guru ngaji di saat lebaran karena RMI menyadari bahwa tak semua guru ngaji mempunyai kehidupan yang mapan, semoga kehadiran kado ini bisa menjaga rasa saling berbagi dan memupuk nilai Ukhuwah dan Silaturrahmi,” tutup Asnaldi.

(mzi)

Continue Reading

Kabar Kampar

Kepala PLN ULP Bangkinang Serahkan Bantuan APD dan Masker Medis ke Kadinkes Kampar

Published

on

Bekawan.com – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang tergabung dalam Satgas BUMN Tanggap Darurat Bencana Provinsi Riau Covid-19 menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker Medis ke Pemerintah Kabupaten Kampar.

Sejumlah kardus yang berisi APD dan masker ini diserahkan Kepala PLN ULP Bangkinang Asmardi ke Kadiskes Kampar Dedy Sambudi SKM, MKes di Posko Gugus Tugas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Rabu (20/5/2020).

Usai menyerahkan bantuan, Asmardi mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap tenaga medis dimasa pandemi covid-19. Ia juga menyebut PLN juga berbagi sembako kepada warga dimasa pandemi ini.

Kepala PLN ULP Bangkinang Asmardi menyerahkan bantuan untuk tim medis ke Kadiskes Kampar Dedy Sambudi.

“Ini merupakan program dari PLN pusat, dari kantor wilayah dipercayakan ke kita untuk menyerahkan bantuan ini. Selain bantuan masker dan APD untuk tenaga medis, kita juga menyerahkan bantuan sembako langsung ke kampung-kampung, untuk diberikan kepada yang patut menerimanya,” terang Asmardi.

Sementara itu, Kadiskes Kampar Dedy Sambudi mengucapkan terimakasih kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian kepada tenaga medis dengan menyerahkan bantuan masker medis dan APD.

“ini tentu sangat membantu petugas medis kita yang menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan virus corona covid-19, untuk itu kita akan distribusikan secara merata, sehingga APD dan masker medis ini tidak menumpuk di beberapa tempat saja,” terang Kadiskes Kampar.

Continue Reading

Kabar

Peduli Kampung Halaman, PMRJ dan UNRI Serahkan Dua Unit Stasiun Pencuci Tangan

Published

on

Bekawan.com – Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) bekerja sama dengan Satuan Tugas Siaga Bencana Universitas Riau (UNRI) hari ini menyerahkan dua unit stasiun pencuci tangan (handwhaser station) yang akan ditempatkan di Pasar Dupa dan Pasar Bawah Pekanbaru.

Pembuatan alat yang diharapkan bisa mencegah penyebaran virus Covid-19 ini merupakan kerja lanjutan antara paguyuban keluarga perantau asal Riau di Jakarta dengan universitas tertua di Bumi Lancang Kuning ini.

Ketua Harian Persatuan Masyarakat Riau Jakarta Setri Yasra mengatakan kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini merupakan salah satu bentuk peduli kampung halaman. Dengan pembuatan alat ini diharapkan pandemi Covid-19 yang sudah menjadi bencana nasional bisa ditahan penyebaran di Pekanbaru.

“Kerja sama dengan Satgas Siaga Bencana UNRI ini diharapkan menjadi momentum membangun kesadaran bersama bahaya Covid-19,” kata Setri dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa, (18/5/2020) malam.

Sebelum pembuatan unit pencuci tangan ini, PMRJ juga telah menyokong kegiatan Satgas Siaga Bencana UNRI dengan memberikan bantuan alkohol sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer di sejumlah laboratorium kampus yang kemudian didistribusikan ke banyak tempat secara gratis, serta ikut memberi bantuan kepada mahasiswa UNRI yang terdampak Covid-19

Ketua Satgas Siaga Bencana UNRI Iwantono mengatakan dua unit stasiun pencuci tangan merupakan produksi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UNRI. Sebelum ini, Satgas Siaga Bencana juga sudah menyerahkan dua unit statisun pencuci tangan yang ditempatkan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Selasa Panam, Pekanbaru. “Alat ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung dan pedagang pasar-pasar tersebut,” kata Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNRI yang juga Wakil Rektor ini.

Iwantono mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat khususnya yang masih terpaksa harus ke pasar di tengah wabah Covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sedang diberlakukan di Kota Pekanbaru. Alat ini juga diharapkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan cuci tangan sesering mungkin. “Upaya ini sebagai salah satu cara mencegah penularan virus Covid-19,” ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa selain kegiatan produksi dan distribusi handwasher station, hand sanitizer dan pembuatan masker kain, Satgas Unri juga melakukan kegiatan kampanye social distancing, serta penyemprotan disinfektan permukaan di seputaran kampus, fasilitas umum, dan pemukiman masyarakat. “Berbagai langkah ini sebagai wujud dari motto kampus: “Unri sebagai jantung hati masyarakat Riau,” kata Iwantono.

Selain kerja sama dengan UNRI, Persatuan Masyarakat Riau Jakarta melalui Satgas Covid-19 PMRJ juga sudah melaksanakan pembagian bantuan sembako tahap pertama sebanyak 380 paket kepada mahasiswa/pelajar, warga Riau di Jakarta dan sekitarnya serta sejumlah kota di besar di Pulau Jawa. Dalam pekan ini, juga mulai didistribusikan bantuan tahap ke dua. “Kami berharap bisa meneruskan distribusi untuk meringankan perantau Riau terdampak Covid-19,” ujar Setri, yang juga alumni Universitas Riau ini. ***

Continue Reading

Pos-pos Terbaru

Trending