Connect with us

Kabar Kampar

Mahasiswa Kukerta UNRI di Pulau Gadang Kampar Gelar Aksi Sosial, Sabtu Sehat Hingga Sosialisasi Stunting dan Germas

Published

on

Mahasiswa Kukerta UNRI di Pulau Gadang. Foto : rilis/Bekawan.com

 

Bekawan.com-Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta), mahasiswa Kukerta Universitas Riau (Unri) di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar menggelar berbagai kegiatan.

Koordinator Desa Kukerta Universitas Riau di Desa Pulau Gadang Muhammad Fadel kepada wartawan, Rabu (10/8/2022) mengatakan, sejak kedatangan 10 orang mahasiswa Kukerta Universitas Riau di Desa Pulau Gadang 5 Juli 2022 hingga hari ini, Rabu (10/8/2022) berbagai kegiatan telah sukses digelar. Menurut jadwal yang telah ditetapkan pihak kampus, mereka akan mengakhiri kegiatan pada 15 Agustus 2022 nanti.

Diantara kegiatan yang telah sukses digelar adalah kegiatan sosial, kegiatan olahraga hingga memberikan edukasi dan sosialiasi tentang stunting hingga Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Mereka juga melaksanakan kegiatan di berbagai sekolah di Pulau Gadang.

Kegiatan pertama yang sukses dilaksanakan adalah Sabtu Sehat yang dilaksanakan pada Sabtu (30/7/2022) lalu. Kegiatan ini mengangkat tema “Bangkitkan budaya hidup sehat, mahasiswa Kukerta balik kampung Unri tahun 2022”. Tujuan kegiatan ini yaitu mengajak masyarakat melakukan aktivitas pola hidup sehat.

Kegiatan Sabtu Sehat diawali dengan jalan santai yang mengambil start di Posko Kukerta UR di Dusun III dan finish di Balai Pemuda Desa Pulau Gadang di Dusun II. Kegiatan ini diikuti Kepala Desa Pulau Gadang bersama aparatur Pemerintah Desa Pulau Gadang hingga RT/RW, PKK, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM), Organisasi Pemuda Pulau Gadang (OPP), tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah, majelis guru dan siswa dari beberapa sekolah di Pulau Gadang baik dari SMAN 2 XIII Koto Kampar, MTs Syekh Jaafar, SMP Negeri 3 XIII Koto Kampar, SD Negeri 006 Pulau Gadang dan SD Negeri 007 Pulau Gadang serta masyarakat Desa Pulau Gadang dan sekitarnya.

Setelah gerak jalan santai, sebelum pencabutan nomor undian doorprize, mahasiswa Kukerta mengajak peserta shalawatan bersama karena pada hari itu bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam1 Muharram 1444 Hijriyah. Selain itu dilaksanakan senam sehat. Ada tiga jenis senam yang dilaksanakan, yakni senam seribu, senam maumere dan senam kewer-kewer. Kegiatan jiga diselingi sarapan sehat bubur kacang hijau.

“Kegiatan ide ini dari organisasi Pemuda Pulau Gadang. Kami berharap kegiatannya senam sehat ini menjadi awal gerakan senam sehat yang dilaksanakan setiap pekannya. Senam sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan,” ujar Fadel.

Disela-sela kegiatan senam sehat mahasiswa Kukerta UR juga memberikan edukasi dan sosialiasi tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Menurut Fadel, gerakan yang dicanangkan oleh oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sangat penting untuk disosialisasikan karena
perubahan pola hidup masyarakat yang semakin modern menjadi salah satu dasar  Germas dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.

Ia menambahkan, Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat   meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat  dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Kegiatan lainnya yang dilakukan mahasiswa Kukerta UR di Pulau Gadang adalah gerakan sosial Jum’at Berkah berupaya pembagian nasi goreng kepada ratusan jemaah Masjid Al Hidayah setelah selesai pelaksanaan ibadah Sholat Jum’at pada 22 Juli 2022.”Tujuan kegiatan ini menumbuhkan semangat berbagi melalui berinfak dan bersedekah,” ulasnya.

Kegiatan ini mengangkat tema “Tumbuhkan semangat berbagi, mahasiswa Kukerta balik kampung Universitas Riau tahun 2022”.

Tujuan  kegiatan ini agar kegiatan Kukerta dapat secara komperhensif menyentuh seluruh lapisan masyarakat Desa Pulau Gadang dan sekitarnya, termasuk mahasiswi ataupun masyarakat. Berbagai kegiatan yang sukses dilaksanakan ini mendapat apresiasi dari masyarakat.

Seperti yang disampaikan Ketua BPD Pulau Gadang Ali Basya, S.Pd. Ia mengatakan, dengan adanya beberapa kegiatan ini diharapkan akan menambah kesadaran masyarakat akan arti pentingnya pola hidup sehat dan berbagi antar sesama.

Apalagi saat ini, datangnya sakit terkadang tak diduga-duga. Untuk itu menjaga pola makan, hidup sehat dan olahraga adalah unsur penting yang harus diperhatikan. “Kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anak-anak kami yang telah melaksanakan berbagai jenis kegiatan di Desa Pulau Gadang,” tutur Ali Basya.

Adapun 10 orang mahasiswa peserta Kukerta Unri di Desa Pulau Gadang adalah Muhammad Fadel (NIM 2007110764) sekaligus sebagai Kordes, Muhammad Ridho (2005114271) sebagai Wakil Kordes, Lidya Febyana (2003125529) sebagai Sekretaris, Zelvi Jumelda (2001124644) sebagai Bendahara, Rindiani (2005113187) sebagai Humas, Ory Dwi Oktanur (2005125584) sebagai Humas, Ade Khofifah Nst (2001114055) sebagai Seksi Publikasi dan Dokumentasi, Desti Syarah (2001126354) sebagai Seksi Publikasi dan Dokumentasi, Hari Novri Maulana (2005111352) sebagai Koordinator Lapangan dan Andra Gemara Saputra (2007110752) sebagai Seksi Perlengkapan.(rilis)

Continue Reading

Kabar Kampar

Mantan Bupati Catur Paparkan Tali Bapilin Tigo di Universitas Gadjah Mada

Published

on

Mantan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto saat menjadi pembicara di UGM. Foto : Ril/Bekawan.com

 

Bekawan.com – Catur Sugeng Susanto Bupati Kampar 2019-2022 memaparkan berbagai inovasi Kabupaten Kampar, Riau di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan tersebut disampaikan Catur pada acara Bupati Talks Seris #1 yang diselenggarakan oleh Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada di Universitas Gadjah Mada pada Jumat (30/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut Mantan Bupati Kampar ini menceritakan pengalamannya dalam melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Kampar selama masa kepemimpinannya.

Menurut Catur, kolaborasi adalah kunci utama kesuksesan pembangunan Kabupaten Kampar. Kolaborasi dilakukan baik pada level daerah maupun dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Di level daerah, kami menerapkan kolaborasi Tali Bapilin Tigo. Artinya, pembangunan di Kampar selama ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, alim-ulama, dan juga adat yakni ninikmamak,” tegas Catur.

Sementara di level nasional, Catur juga menjelaskan terobosannya dalam menjalin kerjasama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan juga pihak swasta.

“Kami mencoba mengedepankan pembangunan hingga pelosok desa. Kami membangun jembatan gantung sebagai jalur interpretasi desa untuk membuka 9 Desa yang selama ini terisolasi karena berada di dalam Kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling. Kabupaten Kampar membuat kebijakan agar akses ke desa dapat dibuka, namun kelestarian alam tetap terjaga,” ungkap Catur.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kampar dua periode tersebut juga menegaskan, salah satu kunci sukses pembangunan tidak terlepas dari partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah. Menurutnya, hanya dengan kondisi yang kondusif, pembangunan dapat berjalan maksimal.

“Alhamdulillah, berbagai terobosan yang kami lakukan dapat dirasakan masyarakat. Misalnya saja, program satu desa satu ambulan yang merupakan bantuan keuangan khusus ke desa untuk pengadaan ambulan. Sebanyak 242 desa kini memiliki ambulan yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat,” pungkas Catur.

Dr. Pande Made Kutanegara selaku moderator acara tersebut mengapreasi berbagai terobosan yang telah dilakukan oleh Kabupaten Kampar.

“Saya kira, kita banyak belajar dari paparan Pak Catur. Beliau menerapkan konsep kepemimpinan daerah yang sangat menarik, yaitu dengan melibatkan tokoh agama dan juga adat,” pungkas Pande.

Turut hadir dalam acara tersebut, dosen MDKIK Pascasarjana UGM, Mahasiswa UGM, masyarakat umum, dan juga mahasiswa dari Kabupaten Kampar yang berada di Yogyakarta.***

Continue Reading

Kabar Kampar

Kejari Kampar Musnahkan Barang Bukti dari 109 Perkara

Published

on

Para Kasi memusnahkan barang bukti di Kejari Kampar. Foto : Publikasi Kejari Kampar

Bekawan.com – Kejaksaan Negeri Kampar melaksanakan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) di Kantor Kejari Kampar, Bangkinang, Rabu (28/9/2022).

Hadir saat pemusnahan barang bukti Kasi Barang Bukti Kejari Kampar Budi Setya SH MH, Kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Hari Naurianto, Kasi Pidsus Amri Rahman Sayekti, dan Kanit Narkoba Polres Kampar Ipda Joko Sumarno

Adapun barang bukti yang dimusnahkan dari 109 perkara yang sudah inkrah. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu, ganja kering, handphone, timbangan digital hingga miras.

Kasi Barang Bukti Kejari Kampar Budi Setya mengatakan pihaknya melakukan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) periode April sampai Agustus 2022 dirampas barang buktinya untuk dimusnahkan.

“Yang dimusnahkan antara lain narkoba jenis sabu dan ganja kering dan handphone yang mana putusannya dirampas untuk dimusnahkan,” jelas Budi Setya didampingi didampingi Kasi Intel Rendi Winata, Kasi Pidum Hari Naurianto dan Kasi Pidsus Amri Rahmanto Sayekti usai acara.

Continue Reading

Kabar Kampar

Hati-hati Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar

Published

on

Kantor Kejari Kampar. Foto : Aldi Bekawan.com

Bekawan.com – Beredar pesan berantai melalui jaringan WhatsApp mengatasnamakan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Rendi Winata SH. Akun WA tersebut mengirimkan pesan yang berisi permintaan yang harus dipenuhi.

Modus permintaan itu nantinya akan digunakan memuluskan suatu kasus yang akan diproses pihak penegak hukum.

Kasi Intel Kejari Kampar, Rendi Winata membenarkan bahwa ada oknum yang mencatut namanya untuk melakukan penipuan. Ia mengatakan bahwa aksi penipuan itu telah terjadi beberapa hari belakangan ini.

Ia pun menghimbau kepada seluruh OPD atau para kolega serta pihak terkait agar tidak percaya dengan modus yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Ini sudah terjadi beberapa hari yang lalu. Saya minta semua pihak jangan ada yang percaya apabila ada oknum yang mengatasnamakan nama saya. Apalagi ada permintaan,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2022).

Rendi juga mengaku bahwa persoalan ini sudah disampaikan langsung oleh pimpinannya. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Menyikapi hal tersebut, Rendi menegaskan bahwa nomor yang digunakan oleh oknum itu bukanlah nomornya yang dimilikinya.

Ia meminta agar seluruh masyarakat untuk berhati-hati karena itu merupakan modus penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan percaya apabila ada yang mengataskan nama saya. Itu tidaklah benar alias Hoax,” tukasnya.

Sebagai informasi, Modus oknum yang mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar telah terjadi di Kabupaten Kampar. Untuk lebih meyakinkan, pelaku juga memasang foto profil seorang Jaksa.

Salah seorang Kepala Sekolah dan OPD hampir saja ditipu oleh oknum tersebut. Pelaku melakukan modus dengan menggunakan nama Kasi Intel untuk meminta sesuatu berkaitan dengan suatu perkara.

Continue Reading

Trending