Connect with us

Kabar Kampar

Pj. Bupati Kampar Buka Urun Rembuk Penguatan Muhammadiyah Kampar

Published

on

PJ Bupati Kamsol foto bersama usai membuka Urun Rembuk Penguatan Muhammadiyah Kampar. Foto : Ar/Bekawan.com

Bekawan.com – Penjabat (Pj) Bupati Kampar DR. H. Kamsol membuka secara resmi urun rembuk (Musyawarah) Muhammadiyah Kabupaten Kampar. Kegiatan tersebut digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Sabtu (20/5/2023).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Tokoh masyarakat yang juga Mantan Bupati Kampar Burhanuddin Husin, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Riau Dr. Hendri Sayuti, Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Riau Prof. Dr. Nazir Karim, Ketua PD. Muhamadiyah Kampar Mismar Ma’ahu dan Ketua Lembaga Pengembangan UMKM Pimpinan pusat Muhammadiyah Toni Firmansyah, S, Farm, Apt serta seluruh pengurus Muhammadiyah Kabupaten Kampar.

Dalam arahannya sebelum membuka Urun rembuk Muhammadiyah Pj. Bupati Kampar menyampaikan peran strategis Muhammadiyah begitu nyata sejak era sebelum kemerdekaan hingga kini. Kehadiran Muhammadiyah merupakan anugerah luar biasa bagi bangsa ini bersama umara dalam merawat, membangun, dan mengembangkan masyarakat dalam kebersamaan untuk menjaga dan mempersatukan ummat khususnya di Kabupaten Kampar.

“Mewujudkan dan merawat harmoni tentunya menjadi tanggung jawab bersama, dan bukan hanya tugas pemerintah. Perlu peran ormas keagamaan yang lebih besar dan konkrit dalam pembangunan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Kamsol Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk bersama-sama tokoh agama, alim ulama, ninik mamak dan tokoh masyarakat secara bergotong royong, bahu membahu dalam membangun Kabupaten Kampar.

Kamsol menambahkan kesuksesan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mensejahterakan masyarakat dan memajukan pembangunan tidak terlepas dari dukungan para ulama khususnya di Kabupaten Kampar. Kebersamaan yang terjalin selama ini dengan tokoh agama, Tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat menciptakan Kampar yang aman, sejuk, damai dan nyaman.

Kamsol juga mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan Urun Rembuk Penguatan Muhammadiyah Kampar dengan tema “Menyongsong Mentari Muhammadiyah Kampar” yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah Kabupaten Kampar merupakan kontribusi strategis bagi penguatan pembinaan organisasi Muhammadiyah yang telah menjadi tradisi.

Ia juga merasa yakin forum ini telah menghasilkan rumusan-rumusan fatwa yang sangat bermanfaat dan memberi maslahah bagi Muhammadiyah Kampar, baik dalam lingkup individu, keluarga, masyarakat di Kabupaten Kampar.

“Muhammadiyah merupakan salah satu Organisasi terbesar di Indonesia, telah banyak berkontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan. Selain itu Muhammadiyah juga berkontribusi besar terhadap pendidikan, kesehatan maupun dalam sosial kemasyarakatan. Ini telah diajarkan oleh pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan puluhan tahun silam, semoga ini terus dapat kita lanjutkan perjuangan beliau,” lanjut Kamsol.

Kamsol juga menyampaikan diera digital saat ini, organisai harus cerdas agar bisa menjadi organisasi tetap terdepan di Kampar sebagai negeri Serambi Mekkah, “harapan ini kami titipkan ke muhammadiyah, terus benahi organisasi, silaturrahmi dan berikan kontribusi, mari bersama dalam membangun negeri. Gerakan Muhammadiyah kolaboratif dengan banyak lakukan pembaharuan /Tajdid, Nahi mungkar terus di tegakkan, Muhammadiyah adalah bagian dari pendiri Negara, maka saatnya kita mengisi Indonesia,” papar Kamsol.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending