Connect with us

SOSOK

Punya Rekam Jejak Bagus, Tokoh Masyarakat Kampar Ajak Pilih Sukarmis Untuk DPR RI

Published

on

Sukarmis. Foto : Naz

Bekawan.com – Mantan Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri menyebut sosok-sosok calon Anggota DPR RI dari Partai Golkar dari Dapil Riau II merupakan calon calon yang kompeten dan sangat layak didukung oleh masyarakat Riau, khususnya masyarakat Kampar.

Salah satu calon DPR RI Partai Golkar di dapil II ini yang sangat layak untuk dipilih sebut Ahmad Fikri adalah Sukarmis, mantan Bupati Kuansing 2 periode.

Kata mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kampar itu, Sukarmis punya rekam jejak sangat bagus semasa menjadi Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) selama dua periode dan ia juga pernah menjadi anggota DPRD dua periode pula.

“Ya, dari rekam jejak Bang Sukarmis, tak perlu kita ragukan lagi. Beliau Bupati Kuansing dua periode anggota dewan dua periode. Bagus rekam jejaknya,” ucap politisi yang akrab disapa Onga ini, kepada wartawan, Senin (20/11/2023).

Kata Fikri, jika kapasitasnya tidak bagus, tak mungkin Golkar mencalonkan Sukarmis menjadi anggota DPR RI. “Rata-rata calon dewan Partai Golkar ini pasti orang hebat-hebat. Begitu juga Bang Sukarmis ini, hebat beliau itu,” imbuhnya.

Fikri juga menuturkan masyarakat Kuansing juga sangat mencintai Sukarmis, lantaran semasa menjadi bupati, ia telah berbuat banyak untuk kesejahteraan masyarakat Kuansing. “Coba lah tanya ke orang Kuansing, pasti jawabnya Sukarmis bagus. Maka dari itu, Onga juga tidak ragu memberikan pandangan tentang sosok Sukarmis. Pokoknya kita tidak rugi memberikan suara ke Sukarmis,” tutup Ahmad Fikri.

H. Sukarmis lahir 16 Juni 1956 adalah politikus asal Kuansing Provinsi Riau. Ia adalah Anggota DPRD Riau Fraksi Partai Golkar periode 2019—2024 . Ia pernah menjabat sebagai Bupati Kuantan Singingi 2 periode yakni 2006—2011 dan 2011—2016 dan pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi. Saat ini Sukarmis mencalonkan anggota DPR RI dari Partai Golkar nomor urut 5. (naz)

Continue Reading

Public Speaking

CEO NoLimit Indonesia Ngisi Kuliah Tamu di S2 Medkom UIN Suska Riau 

Published

on

Bekawan.com – Co-founder & CEO NoLimit Indonesia Aqsath Rasyid Naradhipa menjadi Narasumber di Kuliah Tamu yang ditaja S2 Medkom UIN Suska Riau, Jumat (18/9/2026).

Acara yang digelar di Gedung Teater Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi ini dibuka Dekan FDIK Prof. Masduki dan dihadiri Ketua Program Studi (Kaprodi) S2 Magister Media dan Komunikasi (Medkom) Dr. Tika Mutia, Kaprodi PMI Dr. Yefni, para dosen dan civitas akademika FDIK UIN Suska.

Didepan mahasiswa S2 Medkom dan SI Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), CEO perusahaan penyedia teknologi berbasis big data ini memaparkan tantangan terkait produksi dan bersaing dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Peran teman-teman dimasa depan adalah bagaimana mengubah data menjadi sebuah keputusan dan aksi, dan ini strategi. Harapannya teman lulus dari UIN punya mindset itu,” ungkapnya.

Co-founder & CEO NoLimit Indonesia Aqsath Rasyid Naradhipa.

Pria lulusan S3 Manajemen Pemasaran dari Universitas Indonesia ini juga mengingatkan bahwa perkembangan AI harus disikapi bijak oleh mahasiswa, menempatkan pada porsinya sehingga tidak dikendalikan oleh AI.

“Kita sebagai mahasiswa tentu tidak bisa anti kemajuan teknologi, AI dijadikan alat bantu dan kita harus tetap jadi Authority -nya, yang pada akhirnya rasa digantikan oleh mesin atau AI,” pungkasnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

SOSOK

Peringati Maulid, Jemaah Masjid Nurul Iman Kiap Jaya Membludak Saksikan Ustadz Dudung Sulaeman

Published

on

By

Bekawan.com – Jama’ah Masjid Nurul Iman, Desa Kiap Jaya, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026. Tingginya antusiasme masyarakat membuat jamaah tumpah ruah hingga memenuhi teras masjid dan berlangsung meriah serta penuh khidmat, Ahad (6/9/2026) malam.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya Ustadz H. Dudung Sulaeman, S.TP., M.Pd.I, dengan menyampaikan tausiyah dengan tema ‘Kepemimpinan Rasullullah Panduan Bagi Generasi Muda’. Ustadz Dudung yang dikenal merupakan sosok memiliki perjalanan hidup cukup unik, selain sebagai pendakwah dan Pendongeng Islami Riau dari Pekanbaru, ia juga pernah berkecimpung sebagai pemain sinetron kolosal Indosiar serta pernah menjadi chef di Timur Tengah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dengan tausiyah tidak hanya disampaikan melalui metode ceramah konvensional. Ustadz Dudung menghadirkan konsep dakwah kreatif dan edukatif dengan memanfaatkan layar infokus sebagai media visual.

Di hadapan jamaah, ditayangkan kisah perjalanan sejarah menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW, termasuk peristiwa pasukan bergajah yang dipimpin Abrahah yang datang hendak menghancurkan Ka’bah. Visual yang ditampilkan membuat jamaah, termasuk anak-anak dan generasi muda lebih mudah membayangkan rangkaian peristiwa yang menjadi bagian penting dari sejarah kelahiran Rasulullah SAW.

Cerita kemudian dibawakan dengan gaya story telling, sehingga suasana masjid terasa seperti ruang belajar sejarah Islam yang hidup. Jamaah tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak mengikuti alur kisah melalui gambar dan tayangan yang disajikan di layar.

Sesekali suasana serius tersebut dicairkan dengan candaan spontan khas Ustadz Dudung, yang membuat jamaah tertawa. Setelah itu, suasana kembali syahdu ketika jamaah diajak bersama-sama melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

 

Ketua Irmas masjid Nurul Iman Isantria mengatakan, tausiyah kali ini berbeda dengan Perpaduan antara tausiyah, dongeng Islami, visual infokus, humor dan lantunan shalawat membuat peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Iman terasa berbeda. Tentunya pesan keagamaan disampaikan dengan pendekatan yang lebih ringan, komunikatif dan mudah diterima berbagai kalangan.

“Dalam tausiyahnya, Ustadz Dudung mengajak jamaah untuk tidak menjadikan Maulid Nabi sekadar acara tahunan. Maulid bukan hanya tentang mengingat kapan Rasulullah dilahirkan, yang lebih penting adalah bagaimana kita menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya

Bahkan, Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik dalam berbagai aspek kehidupan. Kecintaan kepada Nabi harus dibuktikan melalui perilaku, mulai dari kejujuran, kasih sayang, menjaga silaturahmi, menghormati orang tua, menyayangi anak-anak hingga mempererat persaudaraan sesama umat.

“Antusiasme Jama’ah terlihat sepanjang acara. Ruang utama Masjid Nurul Iman dipadati olah Jama’ah, sementara sebagian Jama’ah lainnya mengikuti rangkaian acara hingga teras masjid” ucap Isantria.

Selanjutnya bagi masyarakat Kiap Jaya, momentum tersebut bukan hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan kecintaan kepada Rasulullah kepada generasi muda.

Dengan konsep dakwah yang memadukan cerita sejarah, teknologi visual, humor dan shalawat, peringatan Maulid Nabi di Kiap Jaya menjadi gambaran bahwa dakwah dapat dikemas secara kreatif tanpa kehilangan nilai-nilai religiusnya. (Gian)

Continue Reading

Trending