SOSOK
Ketua PAPDESI Syofian Majosati Sebut Rahardjo Berpeluang Jadi Wagubri
Bekawan.com – Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Riau Syofian Datuok Majosati mengutarakan pandangannya saat ditanya perihal Pilkada Riau.
Kades Pulau Gadang Kabupaten Kampar ini menilai sosok Mantan Asintel Kejati Riau Rahardjo Budi Kisnanto sangat berpeluang digandeng para Bacalon Gubernur Riau.
“Ini merupakan pandangan politik saya selaku Ketua DPD PAPDESI Riau, alasannya karena setelah Melayu, suku Jawa menempati populasi yang terbanyak di Riau baik yang tersebar di Riau daratan maupun di Riau pesisir,” paparnya, Sabtu (4/5/2024).
Ia memaparkan bahwa populasi Suku Jawa di Riau menempati posisi kedua dengan jumlah 1 juta lebih atau dengan persentase 25 persen setelah suku melayu yang berjumlah 2 juta lebih dengan persentase 37,4 persen, berdasarkan data sensus penduduk di Tahun 2020.
Selain faktor jumlah populasi, pria yang meraih penghargaan Desa Anti Korupsi tahun 2023 dari KPK RI ini juga menilai Mantan Asintel Kejati Riau yang akrab di sapa dengan Mbah Rahadjo ini dikenal sangat dekat dengan komunitas suku Jawa di Riau.
“Hampir seluruh organisasi etnis Jawa di Riau kenal baik dengan beliau dan selalu jadi penasehat, selain hal itu Mbah Rahardjo sangat dekat juga dengan para kepala desa di Riau, banyak kepala desa dibantu beliau dalam hal penyuluhan hukum maupun dalam bentuk lain nya,” pungkas Majosati.
Dari sejumlah fakta tersebut, Syofian Majosati menilai sosok Rahardjo menjadi pilihan yang sangat tepat untuk dipinang sebagai Kandidat Wakil Gubernur Riau baik oleh Parpol maupun oleh para Bacalon Gubernur Riau.
Kabar Kampar
Dr. Hj. Misharti Hadiri Silaturahmi PGRI Riau
Bekawan.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Riau menggelar Halal bi halal sebagai upaya memperkuat ukhuwah pasca-Idul Fitri 1447H yang berlangsung khidmat di Evo Hotel Pekanbaru. Sabtu (11/4/2026) yang turut dihadiri Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Kampar masa bakti 2025-2030, Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh rasa persaudaraan antar-pengurus. Lebih dari sekadar seremoni keagamaan, agenda ini bertujuan menyatukan langkah dan hati dalam kebersamaan demi mendorong kemajuan organisasi PGRI di Bumi Lancang Kuning.
Kehadiran Ketua PGRI Kabupaten Kampar didampingi langsung oleh tokoh pendidik Riau, Ketua PGRI Provinsi Riau Dr. Adolf Bastian, M.Pd, beserta jajaran pengurus PGRI Provinsi dan perwakilan daerah kabupaten kota lainnya guna memperkuat sinergi organisasi.
Dalam arahannya, Dr. Hj. Misharti menekankan bahwa soliditas adalah kunci utama dalam menjalankan roda organisasi. Beliau berharap seluruh anggota PGRI dapat terus menjaga kekompakan dalam memperjuangkan marwah dan kesejahteraan guru di Provinsi Riau.
“Melalui momentum ini, mari kita buang sekat-sekat perbedaan dan fokus pada tujuan besar kita. Persatuan adalah modal utama kita untuk memajukan PGRI Provinsi Riau, Menyelaraskan persepsi dan perasaan seluruh pengurus untuk satu tujuan, Menjadikan organisasi sebagai keluarga besar yang solid dan tidak terpecah belah.” ujar Dr. Hj. Misharti di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Adolf Bastian, M.Pd juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah rekonsiliasi dan koordinasi antar-pengurus. Acara yang dikelola oleh Panitia Pelaksana ini ditutup dengan sesi bersalam-salaman dan ramah tamah yang penuh dengan suasana kekeluargaan
Kabar Kampar
Fungsi Jalan Produksi Perkebunan : Penghubung Utama dan Kelancaran Distribusi
Bekawan.com – Kadisbun Kampar Marahalim merinci bahwa jalan produksi perkebunan memiliki berbagai berfungsi yakni sebagai Penghubung utama kebun masyarakat dengan pabrik, penentu kelancaran distribusi hasil panen dan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan harga jual TBS Sawit.
“Dengan kata lain, pembangunan jalan produksi di daerah adalah bagian nyata dari kontribusi daerah dalam memperkuat ekonomi nasional,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Pembangunan ini, lanjut Kadis juga memberikan dampak luas terhadap ekonomi daerah mulai dari meningkatkan pendapatan petani karena distribusi lebih lancar, kualitas terjaga, harga jual lebih baik.
Menekan biaya produksi karena akses yang baik menurunkan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi usaha. Menggerakkan ekonomi lokal dengan mendorong tumbuhnya jasa transportasi, perdagangan hasil kebun dan UMKM di wilayah pedesaan. Serta memperkuat ekonomi daerah secara keseluruhan karena perputaran ekonomi meningkat, daya beli naik, dan kontribusi sektor perkebunan terhadap daerah semakin kuat.
“Oleh karena itu, jika ada narasi yang menyimpulkan program ini tidak bermanfaat maka hal tersebut jelas tidak melihat gambaran besarnya, karena penilaian terhadap suatu program pembangunan tidak bisa hanya dilihat dari satu sudut pandang atau potongan informasi semata,” terang Marahalim.

Kadisbunnakkeswan Kampar Marahalim.
Kadisbun Kampar juga menegaskan bahwa yang Kampar bangun hari ini dibawah pemerintahan Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti bukan hanya sekedar infrastruktur jalan semata, tetapi merupakan akses ekonomi masyarakat, berkaitan dengan daya saing sawit rakyat dan merupakan sumber penguatan devisa negara serta fondasi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
“Program jalan produksi yang saat ini dilaksanakan bukanlah program yang muncul secara tiba-tiba atau berdiri sendiri, apalagi tanpa dasar. Program ini melalu rantai perencanaan yang jelas dan terarah dan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme resmi, yaitu mulai dari usulan masyarakat hingga forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten (bottom Up) dan juga mempertimbangkan kebijakan (top down) kemudian diakomodir dan diselaraskan dengan rencana pembangunan daerah, kemampuan anggaran, serta dampak manfaat bagi masyarakat luas,” papar Marahalim.
Kabar Kampar
Dorong Efisiensi Energi, Bupati Ahmad Yuzar Pimpin Gerakan Jumat Bersepeda
Bekawan.com – Dalam rangka mendukung transformasi pola kerja serta efisiensi energi di lingkungan pemerintahan, Bupati Kampar bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kegiatan Gerakan Jumat Bersepeda dan Sepeda Motor ke Kantor, Jumat (10/4/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mendukung transformasi sistem kerja berbasis Work From Home (WFH) yang lebih fleksibel, efisien, dan ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun budaya kerja yang sehat, hemat energi, serta meningkatkan kedisiplinan ASN dalam memanfaatkan sumber daya secara bijak,” ujar Bupati.
Selain bersepeda bersama, Bupati Kampar juga melakukan pengecekan langsung penggunaan listrik di beberapa OPD. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan energi listrik agar lebih efisien dan tidak terjadi pemborosan, terutama pada saat penerapan sistem kerja kombinasi antara WFH dan Work From Office (WFO).
Dalam sidak tersebut, Bupati menekankan pentingnya mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengoptimalkan pencahayaan alami, serta memastikan penggunaan perangkat elektronik sesuai kebutuhan kerja.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh OPD benar-benar menerapkan prinsip hemat energi. Ini bukan hanya soal penghematan anggaran, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” tambahnya.
Para Kepala Dinas menyambut baik kegiatan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Kegiatan Jumat Bersepeda dan Sepeda Motor ke Kantor ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya meningkatkan kesehatan pegawai, tetapi juga mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan berwawasan lingkungan di Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini diawali dengan titik kumpul di Rumah kediaman Bupati, kemudian rombongan bergerak bersama menuju sejumlah kantor OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan penuh semangat kebersamaan, Bupati Kampar tampak memimpin langsung rombongan menggunakan sepeda, diikuti para Kepala Dinas yang turut menggunakan sepeda maupun sepeda motor.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
