Connect with us

Kabar Kampar

Hadiri Hari Jadi IBI ke-73, Pj. Sekda : Bidan Garda Terdepan Penguatan Sistem Ketahanan Nasional

Published

on

Bekawan.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ahmad Yuzar, S,Sos, MT membuka sekaligus menghadiri Hari Jadi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-73 tingkat Kabupaten Kampar. Kegiatan memperingati Hari Jadi IBI itu diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Grand Central Pekanbaru, Kamis (19/9/2024).

Hadir dalam kesempatan itu diantaranya Ketu IBI Provinsi Riau Hj. Darmiati, Ster. Keb, SKM, M. Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kampar Asmara Fitra Abadi, Kepala Dinas PPKBP3A Edi Afrizal, Ketua IBI Kampar Nastiti Rahayu, serta seluruh Bidan Se-kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Yuzar menyampaikan pentingnya peran bidan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan perlunya peningkatan kompetensi para bidan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih berkualitas.

Ahmad Yuzar berharap para bidan dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan bayi. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar.

“Peran Bidan dalam penguatan sistem ketahanan nasional pada Krisis Iklim melalui Sinergi dan Kolaborasi Tema ini menyoroti peran penting bidan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, yaitu krisis iklim. Mari kita lihat poin-poin pentingnya Peran Bidan, sebagai tenaga kesehatan yang memiliki kontak langsung dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi baru lahir, memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan reproduksi dan anak,” paparnya.

Ia juga menambahkan penguatan sistem ketahanan nasional, Krisis iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan masyarakat. Dengan memperkuat peran bidan, diharapkan sistem kesehatan nasional menjadi lebih tangguh dalam menghadapi dampak krisis iklim. Perubahan iklim menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti peningkatan penyakit menular, kekurangan gizi, dan bencana alam.

Ia juga menambahkan sinergi dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan kerja sama yang baik antara bidan, tenaga kesehatan lainnya, pemerintah, dan masyarakat. Secara garis besar, tema ini ingin menyampaikan bahwa bidan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak, di tengah krisis iklim.

“Untuk menghadapi krisis iklim, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk bidan. Dengan bekerja sama, kita dapat membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan tangguh,” jelasnya.

Selanjutnya Ahmad Yuzar juga menjelaskan bidan dalam menghadapi krisis iklim, Memberikan Edukasi, Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara menjaga kesehatan di tengah perubahan iklim, seperti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengonsumsi makanan bergizi. Deteksi Dini dalam melakukan deteksi dini terhadap masalah kesehatan yang terkait dengan perubahan iklim, seperti penyakit yang ditularkan melalui vektor.

“Bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan program-program yang dapat meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) diwarnai dengan arahan dari Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT. Acara yang berlangsung meriah di Grand Central Pekanbaru ini menjadi momen penting untuk mengapresiasi jasa para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan bayi.(Ad)

Kabar Kampar

Pemkab Kampar akan Suguhkan Produk Khas Kampar di APKASI Expo 2026

Published

on

Rapat persiapan Pemda Kampar untuk mengikuti Apkasi Expo 2026 dipimpin Kepala DPMPTSP Kampar Refizal.

Bekawan.com – Pemda Kampar menggelar rapat persiapan untuk mengikuti gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rabu (29/7/2026).

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Kampar akan boyong di acara pameran tahunan nasional yang ditaja APKASI untuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi yang akan berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Kabid Promosi Dinas Perikanan Kampar Jhon Mainir menyebut sejumlah produk dari perikanan siap diboyong ke Iven AOE 2026 seperti kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, Abon Patin, Kerupuk ikan hingga ikan salai asap.

Selain itu, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga membawa produk Tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang hingga kerupuk kulit original.

Tidak hanya produk makanan, Stand Kampar juga akan diisi dengan sejumlah kerajinan seperti Songket Candi, batik ditambah kerajinan lainnya, termasuk produk UMKM pandai besi yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP saat memimpin rapat berharap persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang.

“Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional,”

papar Refizal.

Continue Reading

Kabar Kampar

Mandiri Taspen Kampar Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis

Published

on

Peserta olahraga dan kesehatan gratis Mandiri Taspen Kampar foto bersama usai acara.

Bekawan.com  -Dalam rangka memberikan kontribusi positif, serta terciptanya lingkungan masyarakat Indonesia, khususnya pensiunan yang sehat, aktif dan sejahtera, Bank Mandiri Taspen menelurkan program Tiga (3) Pilar Mantap Indonesia.

Program mantap indonesia bertujuan memberikan kontribusi positif dalam rangka terciptanya lingkungan dan masyarakat yang mantap dan sejahtera,
Salah satu 3 pilar program Mantap Indonesia adalah Mantap Sehat.

Di Kabupaten Kampar mantap sehat diwujudkan dalam bentuk olahraga dan cek kesehatan gratis yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Kampar dan RS Aulia Hospital.

Kacab Mandiri Taspen Kampar Yudi menyebut bahwa kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat khususnya pensiunan untuk mencapai kondisi sehat optimal.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya atas partisipasi Bapak-Ibu Pensiunan yang luar biasa, dalam acara Mantap Sehat yang di adakan di lapangan pelajar Kampar, terimakasih juga dukungan RS Aulia Hospital dan Pemda Kampar atas lancarnya kegiatan senam sehat ini,” papar Kacab Mandiri Taspen Kampar.

Ia juga mengajak peserta untuk mewujudkan gaya hidup sehat melalui kegiatan senam sehat bersama Mantap dan menjadikan momen kegiatan Mantap sehat sebagai ajang menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta menikmati berbagai hadiah menarik terutamanya tebus murah.

“Saya akan berikan satu buah pantun buat bapak-ibu pensiunan,
Burung merpati terbang beriringan, Hinggap sebentar di pohon randu. Selamat menikmati masa pensiunan, Semoga sehat, bahagia selalu,” pungkas Yudi dalam sambutannya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kadisbunnak Keswan Luruskan Isu Terkait Jalan Produksi dan Pembibitan

Published

on

Kadisbunnak Keswan Kampar Marahalim.

Bekawan.com – Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, Marahalim, meluruskan isu mengenai pembangunan jalan produksi dan pengelolaan bibit kelapa sawit di UPT Pembibitan Perkebunan. Menurut Marahalim, narasi yang disampaikan dalam sebuah video tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Terkait jalan produksi, kami tegaskan bahwa pekerjaan tersebut saat ini masih dalam proses pelaksanaan. Tidak benar ada kegiatan pemotongan sebagaimana yang dituduhkan dalam video yang beredar. Pekerjaan masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” ujar Marahalim saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Ia juga meluruskan informasi mengenai bibit kelapa sawit yang berada di UPT Pembibitan Perkebunan. Menurutnya, hingga saat ini bibit tersebut masih berada dalam tahap pembesaran sehingga belum dapat disalurkan maupun dijual kepada masyarakat.

“Saat ini bibit kelapa sawit masih berukuran kecil dan belum memenuhi standar untuk disalurkan. Seluruh bibit masih utuh berada di UPT Pembibitan Perkebunan dan direncanakan baru akan disalurkan pada bulan Desember mendatang,” jelasnya.

Marahalim menegaskan, penyaluran bibit nantinya dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tani.

“Program ini terbuka bagi masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin memperoleh bibit kelapa sawit. Persyaratannya cukup menunjukkan KTP Kabupaten Kampar dan bukti kepemilikan atau penguasaan lahan. Luas lahan yang dapat dilayani maksimal dua hektare,” terangnya.

Ia menambahkan, mekanisme tersebut diterapkan agar bantuan maupun pelayanan pemerintah dapat tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar memiliki lahan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Marahalim juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi kepada instansi yang berwenang sebelum mempercayai atau menyebarluaskan suatu informasi. Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar berkomitmen menjalankan seluruh program secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat sehingga tidak terjadi kesalahpahaman akibat informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Continue Reading

Trending