Kabar Kampar
Perjuangan Kades di Senayan Tambah Masa Jabatan
Bekawan.com – Syofian Majosati menyikapi haru dan penuh syukur perpanjangan SK dirinya sebagai Kepala Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Ketua PAPDESI Riau itu menyebut
penambahan masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 8 tahun merupakan hasil perjuangan para kepala desa yang tergabung dalam sejumlah organisasi membuat DPR dan pemerintah sepakat menambah masa jabatan Kades selama 2 tahun dari masa jabatannya sebelumnya.
“Jadi ini menjadi kepuasan tersendiri karena memang saat Kades dilantik, di 2 tahun hingga 3 tahun pertama, kades ini masih menyelesaikan persoalan internal dengan warga yang tidak mendukung dia, jadi kapan lagi kades membangun dan menata desa mereka,” paparnya.
Majosati juga mengapresiasi Pemkab Kampar yang responsif dengan telah melantik dan memberikan perpanjangan SK terhadap 72 Kades ss Kabupaten Kampar.
Selain soal penambahan masa jabatan, Majosati yang juga terlibat aktif dalam pengusulan di DPR RI juga memaparkan hasil lain dari buah perjuangan Kades yang cukup melelahkan.
“Di akhir masa jabatan Kades ada dana Purna Bhakti, selain itu Kades dan keluarga ini di cover BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, begitu juga bagi aparatur desa,” tambahnya.
Sebelumnya Syofian Datuok Majosati bersama 51 kades lainnya menerima SK perpanjangan selama 2 tahun yang diserahkan Pj. Sekda Ahmad Yuzar di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (6/8/2024).
Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kontinuitas kepemimpinan di tingkat desa, yang sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kelancaran program pembangunan di desa-desa yang ada di Kabupaten Kampar.
“Perpanjangan dan penambahan masa jabatan kepala desa ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para kepala desa untuk melanjutkan program-program yang telah direncanakan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” terang Yuzar.
Selain itu, Mantan Asisten I Setda Kampar ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, menurutnya, Keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada kepala desa, tetapi juga partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.
Kabar Kampar
Universitas Pahlawan Bangun Museum Rumah Lontiok di Kebun Raya Bangkinang
Bekawan.com – Rumah adat Lontiok atau Rumah Pancalang yang kini kian langka di Kabupaten Kampar, perlahan mulai dibangkitkan kembali. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) membangun Museum Sejarah dan Budaya khusus Rumah Lontiok di kawasan Kebun Raya Universitas Pahlawan, Jalan Datuk Seribu Garang, Bangkinang.
Langkah ini menjadi upaya konkret menyelamatkan warisan arsitektur tradisional Kampar yang hampir punah tergerus modernisasi.
Rektor Universitas Pahlawan, Prof. Dr. Amir Luthfi Dt. Bandaro Sati, mengatakan museum tersebut akan terdiri dari dua unit bangunan Rumah Lontiok asli. Pembangunan satu unit pertama saat ini dilaporkan hampir rampung, dan akan disusul satu unit lagi di sampingnya.
“Ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah identitas. Kami ingin mahasiswa dan masyarakat Kampar tidak lupa dengan akar budayanya sendiri. Rumah Lontiok adalah filosofi hidup orang Kampar,” ujar Prof. Amir Luthfi saat dikonfirmasi, Senin (27/10/2026).
Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di dalam kawasan Taman Kebun Raya bukan tanpa alasan. Selain sebagai ruang edukasi, museum ini nantinya akan menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa dan destinasi wisata edukasi budaya baru di Bangkinang.
Selama ini, Rumah Lontiok yang beratapkan ijuk dan berbentuk perahu dengan ujung lancip ke atas itu sudah sangat sulit ditemukan di perkampungan Kampar. Padahal, rumah ini memiliki nilai sejarah tinggi sebagai simbol status sosial dan kearifan lokal masyarakat Kampar tempo dulu.
Dengan adanya museum ini, UP berharap generasi muda tidak hanya mengenal Rumah Lontiok dari buku pelajaran, tetapi bisa melihat, menyentuh, dan mempelajari langsung konstruksi serta makna filosofis di balik setiap sudut rumah adat tersebut. (Sumber : FB. Univ.pahlawan) *dikembangkan menggunakan Meta AI
Kabar Kampar
Satlantas dan OPT Samsat Bangkinang Gelar Ramp Check Operasi Lancang Kuning
Bekawan.com— Satlantas Polres Kampar bersama UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat) dan sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor atau ramp check di Simpang Panca Salo, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 untuk meningkatkan keselamatan berkendara dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kampar, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, Dinas Perhubungan Kampar, serta Jasa Raharja. Pemeriksaan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing instansi, meliputi aspek keselamatan kendaraan dan kelengkapan administrasi.
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan operasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. Karena itu, edukasi dan pendekatan humanis menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas,” ujar Wulan.
Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, membawa dokumen kendaraan yang dipersyaratkan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, S.E., M.Si., mengatakan keterlibatan Samsat dalam kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.
Menurut Ade, kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor sesuai ketentuan merupakan bagian dari tanggung jawab pemilik kendaraan. Sinergi dengan kepolisian dan instansi terkait juga diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pelayanan dan kewajiban administrasi kendaraan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kampar bersama UPT Samsat Bangkinang berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, menjaga kelayakan kendaraan, dan memenuhi kewajiban administrasi. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Percepat Respons Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Baru untuk Damkar
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat armada penyelamatan. Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan satu unit mobil rescue baru dan sejumlah sepeda motor kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk mempercepat penanganan kegawatdaruratan di wilayah Kampar.
Penyerahan dilakukan secara simbolis usai apel rutin Senin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar. Mobil rescue tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Damkar Kampar, Yuricho Efril, Senin (26/10/2026).

Kepala Dinas Damkar Yuricho Efril bersama Bupati melihat unit Kenderaan untuk operasional.
Bupati Ahmad Yuzar mengatakan, penambahan armada ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas operasional dan keselamatan masyarakat.
Ia menginstruksikan jajaran Damkar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memangkas waktu respons (response time) saat menerima laporan dari masyarakat.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Fasilitas ini harus dirawat dengan baik dan digunakan secara optimal. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan prima,” ujar Ahmad Yuzar dalam amanatnya.
Menurutnya, keberadaan mobil rescue baru ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi personel Damkar di lapangan dalam menjalankan tugas penyelamatan dan penanggulangan bencana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar.
-
Kabar8 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik8 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar7 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik11 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar8 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
