Connect with us

Kabar Kampar

Sempat Kejar-kejaran, Polres Kampar Berhasil Ringkus Pengedar 1 Kg Sabu di Tapung

Published

on

Para tersangka pengedar sabu saat ditampilkan dalam konferensi pers Polres Kampar.

Bekawan.com – Polisi meringkus dua terduga pengedar narkoba jenis sabu pada Rabu (23/7/2025). Dari tangan seorang wanita inisial FY (42) dan laki-laki inisial JL (41), polisi menyita barang bukti 1 kilogram sabu dan satu unit mobil Toyota Avanza hitam yang digunakan pelaku.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, mengungkapkan penangkapan dramatis ini bermula ketika petugas mencoba menghentikan mobil pelaku di Km 4,5 Kecamatan Tapung. Namun, kedua pelaku justru panik dan tancap gas, berusaha kabur ke arah perumahan di wilayah tersebut.

“Ini merupakan pencapaian yang cukup Alhamdulillah bagi kami, khususnya di Kabupaten Kampar. Ini menunjukkan komitmen kami untuk terus memberantas tindak pidana narkotika,” ujar AKBP Boby, dalam acara konferensi pers penegakan hukum tindak pidana narkotika yang digelar di teras depan Polres Kampar, Kamis (31/7/2025).

Menurut Boby, pengungkapan kasus ini membuktikan keseriusan pihaknya dalam memberantas jaringan narkotika dan sekaligus memberikan sinyal tegas kepada para bandar, pengedar, dan pelaku narkotika bahwa Polres Kampar tidak akan berhenti memerangi kejahatan ini.

Ia juga menyoroti bahwa kedua pelaku positif mengonsumsi narkoba saat ditangkap, menunjukkan bahwa mereka berhadapan dengan individu yang kemungkinan besar berada di bawah pengaruh zat terlarang.

Kasat Narkoba Polres Kampar AKP Markus Sinaga menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi adanya transaksi narkotika di Km 4,5 Kecamatan Tapung. Tim kepolisian kemudian melakukan pembuntutan dari Pekanbaru hingga ke lokasi kejadian.

Saat pengejaran, salah satu penumpang, FY, yang duduk di samping sopir, melemparkan bungkusan plastik berwarna putih. Petugas berhasil menghentikan kendaraan sekitar 200 meter dari lokasi bungkusan dibuang. Dengan didampingi aparat desa setempat, termasuk Ketua RT, bungkusan tersebut ditemukan berisi sabu yang dibalut tisu dan dikemas dalam bungkus teh China.

Dalam jaringan ini, JL berperan sebagai sopir mobil Avanza, sementara FY bertanggung jawab membawa dan menguasai barang bukti. Fakta mengejutkan terungkap bahwa FY adalah seorang residivis kasus narkoba.

“FY ini residivis kasus yang sama di tahun 2016, yang menangkap juga Polres Kampar dalam perkara yang sama. Ia sudah menjalani hukuman 9 tahun dan bebas di tahun 2021,” jelasnya.

Sementara itu, JL berprofesi sebagai swasta, namun juga diketahui bekerja sebagai debt collector (DC) dan tukang ojek. Kedua tersangka saat ini berstatus cerai dari pasangan masing-masing dan tidak memiliki hubungan suami istri.

Dari hasil penyelidikan, kedua pelaku dipastikan terlibat dalam jaringan narkotika, dan barang bukti sabu tersebut diduga didapatkan dari seorang berinisial A di Pekanbaru.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Kabar Kampar

Pemkab Kampar akan Suguhkan Produk Khas Kampar di APKASI Expo 2026

Published

on

Rapat persiapan Pemda Kampar untuk mengikuti Apkasi Expo 2026 dipimpin Kepala DPMPTSP Kampar Refizal.

Bekawan.com – Pemda Kampar menggelar rapat persiapan untuk mengikuti gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rabu (29/7/2026).

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Kampar akan boyong di acara pameran tahunan nasional yang ditaja APKASI untuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi yang akan berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Kabid Promosi Dinas Perikanan Kampar Jhon Mainir menyebut sejumlah produk dari perikanan siap diboyong ke Iven AOE 2026 seperti kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, Abon Patin, Kerupuk ikan hingga ikan salai asap.

Selain itu, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga membawa produk Tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang hingga kerupuk kulit original.

Tidak hanya produk makanan, Stand Kampar juga akan diisi dengan sejumlah kerajinan seperti Songket Candi, batik ditambah kerajinan lainnya, termasuk produk UMKM pandai besi yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP saat memimpin rapat berharap persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang.

“Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional,”

papar Refizal.

Continue Reading

Kabar Kampar

Mandiri Taspen Kampar Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis

Published

on

Peserta olahraga dan kesehatan gratis Mandiri Taspen Kampar foto bersama usai acara.

Bekawan.com  -Dalam rangka memberikan kontribusi positif, serta terciptanya lingkungan masyarakat Indonesia, khususnya pensiunan yang sehat, aktif dan sejahtera, Bank Mandiri Taspen menelurkan program Tiga (3) Pilar Mantap Indonesia.

Program mantap indonesia bertujuan memberikan kontribusi positif dalam rangka terciptanya lingkungan dan masyarakat yang mantap dan sejahtera,
Salah satu 3 pilar program Mantap Indonesia adalah Mantap Sehat.

Di Kabupaten Kampar mantap sehat diwujudkan dalam bentuk olahraga dan cek kesehatan gratis yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Kampar dan RS Aulia Hospital.

Kacab Mandiri Taspen Kampar Yudi menyebut bahwa kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat khususnya pensiunan untuk mencapai kondisi sehat optimal.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya atas partisipasi Bapak-Ibu Pensiunan yang luar biasa, dalam acara Mantap Sehat yang di adakan di lapangan pelajar Kampar, terimakasih juga dukungan RS Aulia Hospital dan Pemda Kampar atas lancarnya kegiatan senam sehat ini,” papar Kacab Mandiri Taspen Kampar.

Ia juga mengajak peserta untuk mewujudkan gaya hidup sehat melalui kegiatan senam sehat bersama Mantap dan menjadikan momen kegiatan Mantap sehat sebagai ajang menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta menikmati berbagai hadiah menarik terutamanya tebus murah.

“Saya akan berikan satu buah pantun buat bapak-ibu pensiunan,
Burung merpati terbang beriringan, Hinggap sebentar di pohon randu. Selamat menikmati masa pensiunan, Semoga sehat, bahagia selalu,” pungkas Yudi dalam sambutannya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kadisbunnak Keswan Luruskan Isu Terkait Jalan Produksi dan Pembibitan

Published

on

Kadisbunnak Keswan Kampar Marahalim.

Bekawan.com – Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, Marahalim, meluruskan isu mengenai pembangunan jalan produksi dan pengelolaan bibit kelapa sawit di UPT Pembibitan Perkebunan. Menurut Marahalim, narasi yang disampaikan dalam sebuah video tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Terkait jalan produksi, kami tegaskan bahwa pekerjaan tersebut saat ini masih dalam proses pelaksanaan. Tidak benar ada kegiatan pemotongan sebagaimana yang dituduhkan dalam video yang beredar. Pekerjaan masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” ujar Marahalim saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Ia juga meluruskan informasi mengenai bibit kelapa sawit yang berada di UPT Pembibitan Perkebunan. Menurutnya, hingga saat ini bibit tersebut masih berada dalam tahap pembesaran sehingga belum dapat disalurkan maupun dijual kepada masyarakat.

“Saat ini bibit kelapa sawit masih berukuran kecil dan belum memenuhi standar untuk disalurkan. Seluruh bibit masih utuh berada di UPT Pembibitan Perkebunan dan direncanakan baru akan disalurkan pada bulan Desember mendatang,” jelasnya.

Marahalim menegaskan, penyaluran bibit nantinya dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tani.

“Program ini terbuka bagi masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin memperoleh bibit kelapa sawit. Persyaratannya cukup menunjukkan KTP Kabupaten Kampar dan bukti kepemilikan atau penguasaan lahan. Luas lahan yang dapat dilayani maksimal dua hektare,” terangnya.

Ia menambahkan, mekanisme tersebut diterapkan agar bantuan maupun pelayanan pemerintah dapat tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar memiliki lahan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Marahalim juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi kepada instansi yang berwenang sebelum mempercayai atau menyebarluaskan suatu informasi. Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar berkomitmen menjalankan seluruh program secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat sehingga tidak terjadi kesalahpahaman akibat informasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Continue Reading

Trending