Kabar
Bupati Alfedri Bangga Anak Siak Lulus Dari BTP Bisa Kerja di Luar Negeri
Bupati Siak Alfendri foto bersama Mahasiswa Magang asal Siak yang tengah magang di Jawa Tengah. Foto: Diskominfo Siak
Bekawan.com – Guna memastikan kondisi dan situasi mahasiswa, Bupati Siak Alfedri melakukan monitoring mahasiswa asal kabupaten Siak yang saat ini tengah magang di Hotel Tentrem Jogyakarta, Jawa Tengah.
Anak-anak Siak yang tengah magang ini, merupakan mahasiswa aktif Batam Tourism Polytechnic (BTP) semester tiga, mereka merupakan mahasiswa yang menerima program beasiswa dari Pemkab Siak tahun 2020.
”Tujuan dari monitoring mahasiswa di luar daerah ini ingin memastikan kondisi dan situasi mereka juga memberikan motivasi kepada anak-anak,”ujar Bupati Siak Alfedri di dampingi Kabag Kesra Rozi Candra di Jogya, Sabtu (21/5/2022).
Bupati Alfedri bangga melihat anak-anak kabupaten Siak alumni dari Batam Tourism Polytechnic (BTP) banyak bekerja di luar negeri.
”Kita kerjasama dengan BTP sejak 2015 lalu, kami secara bertahap mengirim anak Siak yang tidak mampu dan berprestasi kita beri beasiswa untuk belajar di BTP hasilnya, Alhamdulillah lulus dari sini banyak yang bekerja di luar negeri seperti di Timur Tengah Qatar, Dubai, Hongkong dan Maldives, dan Singapura. Mereka bergaji 17-20 juta perbulan. Sementara 40 persen sisanya mereka memilih berwirausaha,” kata dia.
Mereka rata-rata bekerja di perhotelan dan dua di antaranya anak Siak menjabat kepala Divisi di hotel luar negeri.
Kabupaten Siak salah satu daerah tujuan wisata di Riau, terus menyiapkan SDM di bidang dunia pariwisata, karnanya anak Siak di kirim ke Batam Tourism Polytechnic (BTP) menempuh pendidikan diploma 4 atau strata satu.
Jurusan yang di kerjasamakan pemkab Siak mulai dari Sarjana Terapan Culinary, Room Division, serta Food and Beverage Management. Termasuk anak Siak yang tengah Kuliah Kerja Lapangan sekarang sedang menyelesaikan pedidikan jurusan Manajemen Kuliner, dua Manajemen Tata Hidangan dan Manajemen Devisi Kamar.
”Kami sangat bangga kepada kalian semua, termasuk kak kelas kamu yang duluan berhasil bekerja di luar negeri, pesan saya tetap semangat selesaikan penididkan dengan nilai yang membanggakan, peluang kerja sudah menanti, atau lulus pulang ke Siak bikin usaha atau jadi Chef ya,” harapnya.
Alfedri juga berpesan jaga nama baik almamater jaga nama daerah, karena saat ini merek tengah magang di Hotel Bintang Lima tergolong mewah dan selalu mengutamkan kualitas pelayanan rasa.
”Bangga lah kalian bisa magang di hotel mewah, jumpa dengan chef handal yang berpengalaman di Tentrem, ambil ilmunya besok lulus bisa di terapkan di kampung,” pesannya.
Usai pertemuan Bupati Alfedri di ajak untuk melihat langsung kegiatan mahasiswa yang berjibaku menyiapkan menu untuk para tamu hotel di dapur Hotel Tentrem. Kegiatan Bupati Alfedri di lanjut melakukan video conference dengan anak-anak Siak yang bekerja di luar negeri.
Acara tersebut juga di ikuti Training Manager Hotel Tentrem Jogyakarta Rhoy Kurniawan, Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan SDM Batam Tourism Polytechnic (BTP) Syafruddin Rais,MPar dan Wakil Direktur III Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Siska Amelia Maldin, M.Pd.rls
Kabar Kampar
Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD
Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.
“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.
Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.
“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.
Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.
“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.
Kabar Kampar
Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar
Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.
Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.
“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.
Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.
Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.
Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.
“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.
Kabar Kampar
Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI
Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.
“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.
Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.
Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.
“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.
Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.
“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.
-
Kabar8 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik9 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
