Connect with us

Kabar Kampar

Tiga Sukses Gelaran Tour de Muara Takus, PJ Bupati Kamsol : Kampar The Beauty Of Sumatera

Published

on

Poster bekawan.com

 

Bekawan.com – Gelaran Funrace Tour de Muara Takus sukses digelar Sabtu (12/112022), tidak hanya sukses penyelenggaraan, ajang yang start dari Mapolda Riau dan finish di Candi Muara Takus ini juga sukses mempromosikan produk UMKM Kampar hingga promosi Budaya dan Pariwisata.

Penjabat Bupati Kampar Dr. H. Kamsol MM mengucapkan terimakasih kepada Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) dan Polda Riau karena telah mempercayakan Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah iven Tour de Muara Takus (TdM) Tahun 2022.

“Dengan adanya event ini Masyarakat Kampar sangat bersuka ria, dan iven ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan Kabupaten Kampar dalam bidang pariwisata, kuliner dan UMKM, Alhamdulillah dengan adanya event TDM ini jalan Pekanbaru – Muara Takus mulus tidak ada lobang lagi, semoga Iven ini dapat menjadi iven tahunan ISSI Provinsi Riau,” harap Pj Bupati Kampar,” Sabtu (12/11).

PJ.Bupati Kamsol menyapa peserta TdM dan masyarakat yang memadati Kawasan Wisata Candi Muara Takus. Foto: Dis/Bekawan.com

Kepada 372 peserta TdM yang datang dari berbagai daerah bahkan hingga dari Negeri Jiran Malaysia, Kamsol juga memperkenalkan Kampar sebagai The Beauty Of Sumatera. “Kampar adalah The Beauty Of Sumatera, oleh karena itu kenanglah Kampar dan kabarkan Kampar ke masyarakat tempat atlet berasal,” ucap Kamsol.

Apresiasi disampaikan Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal kepada Pemkab Kampar yang telah sukses menggelar TdM, kesuksesan itu menurut Kapolda Riau sebagai bukti kesungguhan dan kesiapan Kampar dalam pelaksanaan Iven-iven besar.

“Kami sangat berterimakasih kepada semua panitia dan 372 peserta dari berbagai Provinsi mulai dari Aceh hingga Papua bahkan ada dari Malaka, Aura kebahagiaan masyarakat sangat terasa menyambut para atlet yang melintas di sepanjang jalan Pekanbaru sampai di Candi Muara Takus XIII Koto Kampar, masyarakat terlihat bahagia dan gembira di pinggir jalan, Semoga Kampar makin maju pesat, menjadi negeri yang Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghofur,” doa M. Iqbal.

Kapolda Riau Irjen M. Iqbal. Foto : Hum/Bekawan.com

Disisi lain, Peserta Tour de Muara Takus mengaku sangat terkesan dengan penyelenggaraan Funrace yang ditaja Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) dan dukung penuh Pemprov Riau dan Pemda Kampar tersebut.

Adalah Hendri, Pesepeda asal Jakarta yang mengaku sangat menikmati keramahan warga Kampar maupun keindahan pemandangan selama melewati jalan dari Pekanbaru menuju Candi Muara Takus.

“Capek, tapi luar biasa masyarakat nya penyambutannya, keren,” ungkap Hendri saat dijumpai Bekawan.com tengah berbelanja di salah satu stand UMKM Kampar milik Kelompok Usaha Bersama (KUB) Hasanah.

Ia juga mengaku sangat menikmati lintasan yang ia lalui, meski cuaca terik menguras tenaganya, “rollingnya enak, cuma panas banget udah kesiangan,” pungkasnya lalu menghabiskan minuman Sari nenas dingin hasil olahan tangan-tangan terampil Warga Kampar.

Hendri, salah orang Peserta TdM dari Jakarta mengaku menikmati, sambutan warga, rute hingga produk UMKM Kampar

Tour de Muara Takus memang bukan wisata olahraga biasa. Kegiatan ini sekaligus sebagai upaya mengenalkan kembali situs-situs yang melambangkan kejayaan nusantara di masa silam. Setelah melakukan start dari halaman Mapolda Riau, peserta kemudian mengayuh sepedanya menuju Pit stop pertama di Istana Kesultanan Kampa yang terletak di Desa Koto Prambahan, Kabupaten Kampar.

Di Pit stop 1, sebagaimana juga yang tampak di Pit stop 2, 3 dan di garis finish, para peserta disambut oleh hampir seluruh elemen masyarakat, mulai dari panitia penyelenggara, unsur pimpinan daerah kabupaten, unsur pimpinan kecamatan hingga pemerintahan desa, pemuka masyarakat, dan ninik mamak. Berbaurnya pemuka masyarakat, ninik mamak bersama pemerintah merupakan simbol bahwa Kabupaten Kampar masih erat memegang identitasnya sebagai masyarakat yang bahu membahu dalam seluruh aspek kehidupan, sejak masa lalu hingga hari ini.

Di halaman Istana Kesultanan Kampa, para peserta dimanjakan dengan sajian kuliner khas Kampar. Kuliner yang disajikan adalah produk usaha kecil dan menengah yang dikelola oleh masyarakat tempatan. Beberapa dari kuliner tersebut merupakan makanan tradisional yang resepnya berasal dari masa lalu yang bertahan hingga sekarang. Ini merupakan simbol betapa masyarakat Kampar menjaga erat warisan budaya yang mereka miliki. Hal ini juga dapat terlihat dari hiburan yang disuguhkan berupa musik tradisional calempong oguong, bahkan di Candi Muara Takus semua tamu undangan dan peserta TdM disajikan keindahan bertutur kata yang dikenal dengan nama “Basiacuong” atau “Basisambou” sebelum menikmati lezatnya santap siang denga hidangan tradisional pula.

Dari ajang yang luar biasa ini, juga menghasilkan sejumlah pemenang, di kelas Men Open, Juara 1 Muhammad Syelhan Nur Rahmat dari ASC Monster, Juara 2 Nivo Ramadhon dari Nusantata Cycling, Juara 3 Syarif Hidayatullah dari ASC Monster, Juara 4 Fiki Muhammad RiskRisky dari Ecomp3 dan Juara 5 Woro Fitri Yanto dari Nusantara Cycling.

Selanjutnya Untuk Kelas Men Elite juara 1 Almy Hangara dari Polda Kepri, Juara 2 Jhon Wilson dari Polda Kepri, dan Juara 3 Zakhwan Fahri dari Polda Sumut. ***

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending