Connect with us

Kabar Kampar

Musda Dibuka Pj. Bupati Kamsol, Ninik  Sumartini Kembali Pimpin IPEMI Kampar

Published

on

Pj. Bupati Kamsol foto bersama Ketua dan Pengurus IPEMI Kampar saat pembukaan Musda. Foto : Ari/Bekawan.com

Bekawan.com – Penjabat (Pj) Bupati Kampar DR. H. Kamsol, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) ke I Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI). Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (7/3/2023).

Hadir dalam acara tersebut Ketua PW IPEMI Riau Dinawati Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Ir, Zulia Dharma, Kadis Koperasi dan UMKM Hendri Dunan, Kabag Perekonomian Setda Kampar Zamhur, Ketua PW IPEMI Kampar Ir. Hj Ninik Sumartini Wakil Ketua TP-PKK II Kampar Yuni Martini Sari, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kampar Erni Haerani, Ketua IWAPI Kampar Linda Susanti, serta seluruh pengurus IPEMI Kabupaten Kampar dan undangan lainnya.

Pj Bupati Kampar dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Musda I dan mengucapkan terimakasih kepada pengurus IPEMI Kabupaten Kampar lantaran telah membina beberapa kelompok UKM di Kabupaten Kampar.

“Saya harapkan IPEMI Kampar mampu menjadi mitra pemerintah serta motor penggerak dinamika masyarakat apalagi dalam era global seperti ini kaum Wanita Muslimah dapat lebih berkarya dan berkiprah, sehingga mampu berbuat yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, daerah dan Agama serta bangsa,” ujar Kamsol.

Kamsol juga menambahkan Kabupaten Kampar sudah memproduksi dan mengekspor abon ikan patin ke negeri Malaysia, dan kedepan Kampar menargetkan ekspor ke negara-negara yang di ASEAN.

“Kami meminta agar seluruh Pengusaha wanita Muslim selalu bersinergi sebagai upaya kepaduan strategis antara kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah agar mendukung investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan”.

Pemerintah Kabupaten Kampar juga memperkuat sektor UMKM dengan menggandeng perusahaan yang ada di Kabupaten Kampar melalui CSR.

Kamsol berpesan melalui keseriusan dan sinergitas yang mulai terbangun, maka IPEMI Kampar mampu bangkit dan mampu berdaya saing untuk menciptakan kader – kader IPEMI nantinya yang lebih mumpuni di bidangnya.

“Tingkatkan pelayanan dan kualitas produk UMKM serta bertanggung jawab atas segala apa yang telah menjadi kewajiban sebagai pengurus IPEMI sehingga kita nantinya bisa mewujudkan apa yang menjadi tujuan dan harapan kita bersama sebagai pengusaha muslimah,” tambah Kamsol.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Nurhidayah Sari Menyampaikan IPEMI Kabupaten Kampar bertujuan untuk menghimpun pelaku usaha muslimah dan memaksimalkan potensi UKM agar terangkat keberadaannya baik sebagai individu pelaku usaha maupun potensi karya lokal yang harus terus dimunculkan dan terus dibina melalui edukasi dan pendampingan usaha, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian sektor ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua PD IPEMI Kampar Ninik Sumartini memaparkan hingga saat ini, keanggotaan IPEMI Kampar hingga kini telah berjumlah 210 orang dan telah terbentuk hingga ke kecamatan, ia juga menjelaskan IPEMI Kampar telah bekerjasama dengan berbagai pihak dan kegiatan yang telah diikuti dan digelar organisasinya.

“Kita juga sukses membuat Pashion Show pertama dimalam Bagholek Godang, Alhamdulillah ramai disaksikan warga, Ibu-ibu IPEMI juga semangat tampil meski acara udah malam sekitar pukul 22.00 Wib, ini juga upaya kita memperkenalkan batik Kampar ditengah masyarakat,” ungkapnya. Dalam Musda tersebut Ninik Sumartini kembali dipercaya menakhodai organisasi IPEMI Kampar.

 

Kabar Kampar

Wabup Misharti Resmikan Jembatan Perintis di Gajah Bertalut Bantuan Presiden

Published

on

Peresmian jembatan di Desa Gajah Bertalut oleh Wabup Misharti.

Bekawan.com – Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti meresmikan jembatan gantung perintis garuda wilayah Kodim 0331/KPR di Desa Gajah Bertalut Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (11/7).

Menurut Wabup. pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata perhatian Presiden RI terhadap masyarakat di Desa Gajah Bertalut yang pembangunannya di laksanakan oleh Kodim 132 KPR.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi penghubung harapan. Dengan adanya akses jalan, tentunya akan lebih memudahkan masyarkat dan anak-anak untuk beraktifitas tanpa harus menyeberangi sungai, petani bisa membawa hasil panen dan pelayanan kesehatan bisa lebih cepat menjangkau warga,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar menyempatkan diri berdialog dengan warga, mendengarkan aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan lain seperti listrik, air bersih dan fasilitas lainnya. Di akhir acara Wakil Bupati Kampar bersama Forkopimda dan perangkat Kecamatan serta Desa memberikan bantuan 20 paket sembako untuk masyarakat sekitar.

“Saya selaku perwakilan Pemerintah Daerah berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Kodim 132 KPR atas pembangunan jembatan ini, mari kita sama-sama jaga jembatan ini dan semoga dapat membantu masyarkat serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Gajah Bertalut,” tutup Misharti.

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Dandim 0331 KPR di wakili oleh Mayor Inf Hendri, Kapolres di wakili oleh Baitul Muadis, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar. S.Pd, Kepala Desa Gajah Bertalut B. Zubir. S.Pd, seluruh tamu yang menghadiri kegiatan ini dan seluruh masyarakat Desa Bertalut.

 

Continue Reading

Kabar Kampar

Bahas Penanganan Batas Wilayah dan Tambang Emas Ilegal Pemkab Kampar Sinergi dengan 50 Kota

Published

on

Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat bertemu Bupati 50 Kota dalam agenda membahas sejumlah persoalan tapal batas dan tambang emas ilegal.

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Kabupaten 50 Kota menggelar pertemuan Jumat (10/7/2026), koordinasi ini guna membahas berbagai persoalan di wilayah perbatasan kedua daerah, khususnya terkait aktivitas tambang emas ilegal yang berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Bupati Kabupaten 50 Kota tersebut dihadiri oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, Bupati Kabupaten 50 Kota, Safni Sikumbang, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab, Danpos Koramil Koto Kampar Hulu Sersan Mayor Mulyadi, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pemerintah daerah menyoroti persoalan batas wilayah Kabupaten Kampar, khususnya Kecamatan Kampar Kiri Hulu dan Koto Kampar Hulu, dengan wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat.

Bupati Kampar menyampaikan bahwa, salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah masuknya alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan perbatasan, terutama di wilayah Kampung Gelugur, Koto Tongah, dan Tanjung Jajaran.

Aktivitas tersebut dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, khususnya pencemaran aliran sungai yang dirasakan masyarakat hingga ke wilayah Rantau Larangan, Kabupaten Kampar.

“Meskipun lokasi aktivitas penambangan berada di luar wilayah administrasi Kabupaten Kampar, namun dampak kerusakan lingkungan dan pencemaran air sungai turut dirasakan oleh masyarakat Kampar yang menggantungkan kebutuhan hidup dari aliran sungai tersebut” jelas Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang baik, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam agar tetap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, kedua pemerintah daerah sepakat bahwa penyelesaian persoalan ini memerlukan koordinasi lintas kabupaten, lintas provinsi, serta melibatkan pemerintah pusat mengingat adanya kawasan hutan dan persoalan penetapan batas wilayah yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Dampingi Kapolri Serahkan Peralatan Waspada Karhutla

Published

on

Bupati dan Kapolri berjabat tangan dalam acara pemberian bantuan peralatan siaga Karhutla.

Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam agenda Apel Kesiapan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau. Kegiatan krusial ini dalam rangka mitigasi bencana tahunan, kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Rabu (8/7/2026).

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata institusi Polri bersama pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan personel serta modernisasi sarana prasarana dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah rawan, khususnya Provinsi Riau.

Dalam gelaran tersebut, Kapolri menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan peralatan mutakhir penanggulangan karhutla. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah armada taktis dipersiapkan secara matang, mulai dari kendaraan roda dua berspesifikasi trail untuk penembus medan sulit, truk Korps Brimob dan Korps Sabhara, mobil pemadam Bima Sakti, kendaraan taktis Extended Range Lanud RSN, hingga alat berat ekskavator untuk pembuatan sekat kanal. Selain itu, dipamerkan pula berbagai perlengkapan perorangan dan tim seperti pompa air portable bertekanan tinggi miliki Kodam XIX/TT, selang pemadam, tangki air portable, baju pelindung, hingga masker respirator khusus gas beracun.

Di sela-sela acara, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri atas atensi dan bantuan peralatan yang diberikan untuk Provinsi Riau, “khususnya yang nantinya akan sangat berdampak pada wilayah Kabupaten Kampar,” ungkap Bupati Ahmad Yuzar. Acara yang berlangsung dengan khidmat dan disiplin tinggi ini ditutup dengan peragaan kesiapan personel dan pengecekan fungsi alat deteksi dini Karhutla.

Continue Reading

Trending