Kabar Kampar
Sah, Daftar Pemilih Tetap Kampar sebanyak 595.386 Pemilih
Bekawan.com – KPU Kabupaten Kampar menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu Tahun 2024 sebanyak 595.386 orang Pemilih, kepastian itu ditetapkan dalam Rapat Pleno di Aula Kantor KPU Kabupaten Kampar, Rabu (21/6/2023).
Plh. Ketua KPU Kampar Drs. H. Sardalis mengatakan berdasarkan Hasil Rekapitulasi DPSHP Akhir Tingkat Kabupaten Kampar, KPU Kampar tetapkan 595.386 sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu Tahun 2024 yang terdiri dari laki-laki sebanyak 302.400 pemilih dan perempuan sebanyak 292.986 pemilih. Jumlah tersebut tersebar di 2.499 TPS, dan 250 desa/kelurahan dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar.
Sardalis juga menyampaikan bahwa data ini sebagai dasar KPU Kampar nantinya untuk pengadaan logistik terutama surat suara di TPS serta pemungutan suara di TPS. Dia berharap bahwa pada Pemilu 2024 mendatang jumlah pemilih yang menggunakan KTP dalam memilih tidak terlalu banyak dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.
“Saya meyakini bahwa terhadap data pemilih di pemilu kali ini sudah lebih baik dan menjamin seluruh warga negara Indonesia berkependudukan Kabupaten Kampar sudah terdata melalui data yang diserahkan dirjen dukcapil berupa dp4 serta masukan data dari unsur lainnya,” ujar Sardalis.
Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Kampar, Andi Putra selaku Divisi Perencanaan Data dan Informasi menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung tahapan Pemutakhiran data dan Penyusunan daftar pemilih di Kabupaten Kampar. Mulai saat diterimanya DP4 yang diturunkan oleh KPU RI secara berjenjang melalui KPU Propinsi Riau hingga saat ini penetapan DPT.
“Tahapan ini merupakan tahapan yang cukup panjang yang sudah dilalui ditingkat paling bawah yakni pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) hingga menjadi DPS, DPSHP dan DPSHP Akhir serta DPT hari ini,” jelas Andi. Andi meyakini bahwa proses yang dilakukan melalui beberapa penyaringan data terhadap persoalan-persoalan data yang selalu timbul pada setiap kali Pemilu seperti data ganda, invalid dan lainnya mudah-mudahan tidak ada lagi.
Andi juga menyampaikan rilis jumlah DPT per kecamatan berdasarkan rekapitulasi dan jumlah laki-laki dan perempuan sebagai berikut;
1. Bangkinang Kota ; 28.776
Laki-laki: 14.831
Perempuan: 13.945
2. Kampar; 37.247
Laki-laki: 18.661
Perempuan: 18.586
3. Tambang; 58.319
Laki-laki: 29.310
Perempuan: 29.009
4. XIII Koto Kampar; 17.714
Laki-laki: 9.055
Perempuan: 8.659
5. Kuok; 19.082
Laki-laki: 9.674
Perempuan: 9.408
6. Siak Hulu; 66.163
Laki-laki: 33.323
Perempuan: 32.840
7. Kampar Kiri; 24.902
Laki-laki: 12.790
Perempuan: 12.112
8. Kampar Kiri Hilir; 9.990
Laki-laki: 5.150
Perempuan: 4.840
9. Kampar Kiri Hulu; 8.422
Laki-laki: 4.360
Perempuan: 4.062
10. Tapung; 74.073
Laki-laki: 37.943
Perempuan: 36.130
11. Tapung Hilir; 41.218
Laki-laki: 20.963
Perempuan: 20.255
12. Tapung Hulu; 56.589
Laki-laki: 28.968
Perempuan: 27.621
13. Salo; 18.097
Laki-laki: 8.951
Perempuan: 9.146
14. Rumbio Jaya; 13.669
Laki-laki: 6.941
Perempuan: 6.728
15. Bangkinang; 25.137
Laki-laki: 12.683
Perempuan: 12.454
16. Perhentian Raja; 14.414
Laki-laki: 7.324
Perempuan: 7.090
17. Kampa; 17.587
Laki-laki: 8.880
Perempuan: 8.707
18. Kampar Utara; 13.772
Laki-laki: 6.922
Perempuan: 6.850
19. Kampar Kiri Tengah; 20.597
Laki-laki: 10.514
Perempuan: 10.083
20. Gunung Sahilan; 15.058
Laki-laki: 7.724
Perempuan: 7.334
21. Koto Kampar Hulu; 14.560
Laki-laki: 7.433
Perempuan: 7.127
Rapat Pleno Rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) Tingkat Kabupaten Kampar di Hadiri oleh Bawaslu Kampar, Dandim 0313 KPR, Polres Kampar, Lapas Klas IIA Bangkinang, Pengadilan, Perangkat Pemerintah, Partai Politik Peserta Pemilu 2024 serta ketua dan anggota PPK Se_Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Satlantas dan OPT Samsat Bangkinang Gelar Ramp Check Operasi Lancang Kuning
Bekawan.com— Satlantas Polres Kampar bersama UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat) dan sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor atau ramp check di Simpang Panca Salo, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 untuk meningkatkan keselamatan berkendara dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kampar, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, Dinas Perhubungan Kampar, serta Jasa Raharja. Pemeriksaan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing instansi, meliputi aspek keselamatan kendaraan dan kelengkapan administrasi.
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan operasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan. Karena itu, edukasi dan pendekatan humanis menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas,” ujar Wulan.
Ia mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, membawa dokumen kendaraan yang dipersyaratkan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, S.E., M.Si., mengatakan keterlibatan Samsat dalam kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.
Menurut Ade, kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor sesuai ketentuan merupakan bagian dari tanggung jawab pemilik kendaraan. Sinergi dengan kepolisian dan instansi terkait juga diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pelayanan dan kewajiban administrasi kendaraan.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kampar bersama UPT Samsat Bangkinang berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, menjaga kelayakan kendaraan, dan memenuhi kewajiban administrasi. Upaya tersebut diharapkan mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Percepat Respons Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue Baru untuk Damkar
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat armada penyelamatan. Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan satu unit mobil rescue baru dan sejumlah sepeda motor kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk mempercepat penanganan kegawatdaruratan di wilayah Kampar.
Penyerahan dilakukan secara simbolis usai apel rutin Senin pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kampar. Mobil rescue tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Damkar Kampar, Yuricho Efril, Senin (26/10/2026).

Kepala Dinas Damkar Yuricho Efril bersama Bupati melihat unit Kenderaan untuk operasional.
Bupati Ahmad Yuzar mengatakan, penambahan armada ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas operasional dan keselamatan masyarakat.
Ia menginstruksikan jajaran Damkar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memangkas waktu respons (response time) saat menerima laporan dari masyarakat.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Fasilitas ini harus dirawat dengan baik dan digunakan secara optimal. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan prima,” ujar Ahmad Yuzar dalam amanatnya.
Menurutnya, keberadaan mobil rescue baru ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi personel Damkar di lapangan dalam menjalankan tugas penyelamatan dan penanggulangan bencana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar.
Kabar Kampar
Perkuat Soliditas Pasca Konferkab, PWI Kampar Siapkan Pelantikan
Bekawan.com – Rangkaian pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar Tahun 2026 resmi berakhir.
Setelah sukses menggelar konferensi yang meliputi pembentukan panitia, penjaringan bakal calon ketua hingga pemilihan Ketua PWI Kabupaten Kampar periode 2026-2029, kini organisasi wartawan tersebut mulai memfokuskan agenda pada persiapan pelantikan pengurus terpilih.
Panitia Konferkab VIII PWI Kabupaten Kampar yang diketuai M. Rio Aldo secara resmi dibubarkan dalam agenda Konsolidasi dan Penguatan Organisasi PWI Kabupaten Kampar dengan mengusung tema Merajut Kebersamaan, Memperkuat Soliditas, Mewujudkan Pers yang Profesional dan Bermartabat.
Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu vila di kawasan Cottage, Padang, Sumatera Barat, Minggu (25/10/2026), dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Pembubaran panitia tersebut menjadi penanda berakhirnya tugas kepanitiaan Konferkab yang telah dilaksanakan di Stanum Resort Bangkinang pada Kamis (15/10) lalu.
Kegiatan itu dihadiri Ketua PWI Kabupaten Kampar terpilih periode 2026-2029, Syawal, jajaran Dewan Penasihat PWI Kampar, yakni Hermansyah, Marhaliman, dan Aprizal, panitia Konferkab, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Riau, Bambang Irawan Saputra.
Seiring dengan pembubaran Panitia Konferkab, PWI Kabupaten Kampar langsung membentuk panitia pelantikan pengurus untuk mempersiapkan agenda pelantikan Ketua dan pengurus PWI Kabupaten Kampar periode 2026-2029 yang direncanakan akan digelar pada pertengahan Desember 2026 mendatang
Adapun susunan Panitia Pelantikan PWI Kabupaten Kampar yang telah ditetapkan, yakni Ainul Umayyah sebagai ketua, Ravi Oktafriansyah sebagai sekretaris, dan Harisep Arno Putra sebagai bendahara.
Ketua PWI Kabupaten Kampar, Syawal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia Konferkab yang telah bekerja maksimal sehingga rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Panitia Konferkab VIII PWI Kabupaten Kampar, M. Rio Aldo, beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan menyelenggarakan kegiatan ini secara maksimal hingga berjalan dengan sukses,” ujar Syawal.
Ia menegaskan, setelah Konferkab selesai, seluruh keluarga besar PWI Kabupaten Kampar harus kembali memperkuat kebersamaan dan menjaga kekompakan demi kemajuan organisasi.
“PWI Kabupaten Kampar harus kompak. Kalau satu sakit, kita semua ikut merasakan. Kita harus kembali bersama-sama saling menguatkan, merangkul satu sama lain, dan menghilangkan perbedaan yang mungkin muncul selama proses konferensi. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat persaudaraan dan membangun PWI Kampar yang semakin solid,” tegasnya.
Menurut Syawal, kekompakan dan soliditas merupakan modal penting bagi PWI Kabupaten Kampar dalam menjalankan peran organisasi serta menjaga profesionalisme wartawan di tengah berbagai tantangan dunia pers.
Ia juga menekankan bahwa PWI Kabupaten Kampar harus terus membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah dan berbagai pihak, tanpa mengesampingkan independensi pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
“PWI pada prinsipnya bermitra dengan pemerintah. Kita harus membangun komunikasi dan sinergi yang baik untuk mendukung pembangunan daerah. Namun, sebagai organisasi profesi wartawan, kita juga tetap harus menjaga independensi, profesionalisme, serta menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab,” tambahnya.
Syawal turut berharap Panitia Pelantikan yang telah dibentuk dapat menjalankan tugas dengan baik, berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, serta mempersiapkan kegiatan pelantikan secara matang.
“Kepada panitia pelantikan yang telah diberikan amanah, saya berharap dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Mari kita bekerja bersama, saling membantu, dan menyukseskan pelantikan pengurus PWI Kabupaten Kampar periode 2026–2029,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan PWI Kabupaten Kampar, Ainul Umayyah, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah tersebut dan berupaya menyukseskan pelantikan secara optimal.
“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Insyaallah, saya siap menjalankan tugas dan mempersiapkan kegiatan pelantikan ini dengan sebaik-baiknya. Tentunya, kami juga mengharapkan dukungan, bantuan, serta arahan dari Dewan Penasihat dan Ketua PWI Kabupaten Kampar agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses,” ungkap Ainul.
Dengan berakhirnya tugas Panitia Konferkab dan terbentuknya Panitia Pelantikan, PWI Kabupaten Kampar kini memasuki tahapan baru untuk memperkuat konsolidasi internal, menjaga soliditas organisasi, serta mempersiapkan kepengurusan periode 2026–2029 agar dapat menjalankan program kerja secara profesional dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
-
Kabar8 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik8 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar7 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik7 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik10 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik7 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
