Connect with us

Viral

Viral, Kakek Naik Sepeda dari Jawa Cari Anaknya di Kampar

Published

on

Bekawan.com -Kisah pilu seorang kakek menjadi viral di media sosial Facebook setelah aksinya mengayuh sepeda dari Pulau Jawa menuju Kabupaten Kampar Provinsi Riau diunggah akun Cahyono Adie, Rabu (7/3/2018) lalu.

“Kakek ini Dari Pulau Jawa mau mencari anaknya yang berada di Kampar, Riau memakai sepeda, bagi yang menemukannya tolong bantu kakek ini. Sekarang beliau menuju Lubuk Kambing, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Bar,” tulis Cahyono.

Lubuk Kambing Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Bar) sendiri berada di Provinsi Jambi.

Sang kakek ternyata rela bersepeda menyeberang pulau untuk mencari ketiga anaknya yang bernama Sunarma, Sumiati dan Siti Munawwaroh yang kabarnya tinggal di Kabupaten Kampar.

Sontak postingan Cahyono dibanjiri komentar netizen, bahkan hingga Selasa (13/3/2018), 3 foto dan 2 video sudah dibagikan 5150 kali oleh warganet.

Pada video pertama, terlihat kakek berdiri di samping sepedanya dengan raut wajah kelelahan, nampak tas warna hitam diboncengan sepedanya yang tak memiliki handle rem ini.

Di video kedua, tampak kakek tengah tergopoh-gopoh didampingi seorang ibu yang diduga petugas kesehatan, sementara 3 foto memperlihatkan sepeda serta keadaan kakek setelah diperiksa kesehatannya.

Berbagai komentar pengguna Facebook ramai menujukkan rasa iba dan simpati dari berbagai daerah tak terkecuali pengguna FB asal Kampar.

Seperti pemilik akun @Mi Thavirgo misalnya, ia menulis  “Kebetulan saya tinggal di kampar.. Bapak ini dri jawa. Brrti anaknya orang jawa juga. Kebetulan di daerah kampar bnyak semacam tran.. Izin share..,” komennya.

Bahkan ada juga yang langsung menggunakan bahasa ocu, bahasa daerah di Kabupaten Kampar seperti @Azri Ocu Ocu.

“klau ado alamat,sobuik ji k dyen;sonang mancai du nyo tuok,dyen pn siap mmbantu mncai anak atuok du,tpi klu dak lai alamat,kmano lo kan wak cai?????” tulisnya. (Bc).

Teks foto : Kakek berdiri disamping sepedanya saat berhenti di Jambi. (Fb Cahyono Adie).

Kabar Kampar

Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Dibayar Besok Pagi Senin 26 Oktober

Published

on

Bekawan.com- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar Drs. Dendi Zulhairi, M.Si menjelaskan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu akan dibayarkan mulai besok, Senin (26/10/2026).

“Anggarannya ada dan akan kita bayarkan Senin ini, Jika sebelumnya pembayaran dilakukan setiap tanggal 21 setiap bulannya, namun bulan Oktober ini kita bayarkan tanggal 26 karena adanya proses perpanjangan SK, adanya waktu verifikasi karena banyak juga yang mengundurkan diri dan diberhentikan karena tidak melaksanakan tugas,” ungkap Dendi, Ahad (25/10/2026).

Dendi memaparkan keterlambatan pembayaran gaji disebabkan oleh proses verifikasi data administrasi yang mendalam terhadap lebih dari 2 ribuan lebih PPPK Paruh Waktu, karena sekitar 38 orang yang tidak diperpanjang lagi kontraknya karena mengundurkan diri, memasuki masa pensiun dan meninggal dunia sesuai hasil koordinasi dengan kepala BKPSDM Kabupaten Kampar.

“Perpanjangan SK PPPK Paruh Waktu itu kan setiap tahun, dan dibulan ini proses penerbitan SK-nya, karena dari data yang disampaikan OPD, banyak ditemukan pegawai yang mengundurkan diri dan tidak melaksanakan pekerjaan, sehingga verifikasi intensif dan mendalam sangat perlu dilakukan dilakukan,” tambah Dendi.

Kepala BPKAD Kampar Deni Zulhairi.

Kepala BPKAD kembali menegaskan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu dimasukkan dalam Belanja Barang dan Jasa sehingga pembayaran gaji dilaksanakan setiap tanggal 21 setiap bulannya, namun dibulan Oktober, karena adanya perpanjangan SK membutuhkan waktu untuk Verifikasi sehingga pembayaran gaji dilakukan tanggal 26. Ia juga memastikan bahwa SK PPPK Paruh Waktu telah ditandatangani oleh Bupati Kampar, “jadi Insyaallah tidak ada kendala,” terang Dendi Zulhairi.

Selanjutnya Dendi menambahkan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kampar tidak ada niat melalaikan pembayaran gaji PPPK setiap bulannya, “malahan beliau selalu mengingatkan BPKAD agar pembayaran gaji ASN dan PPPK paruh waktu jangan sampai terlambat karena sekarang ini pemerintah daerah kabupaten kampar sudah menerapkan SIPD RI di bidang penatausahaan,” pungkas Dendi.

Continue Reading

Kabar Kampar

Suksesnya Pergelaran Lawik Ombun Tanah Batuah Tepak Squad

Published

on

Tepak Squad saat manggung di Anjung Indrus Tintin Pekanbaru.

Bekawan.com – Grup Musik Ethnic Modern asal Kampar Tepak Squad sukses menggelar konser tunggal yang diberi nama Pergelaran Lawik Ombun tanah Batuah di Anjung Seni Idrus Tintin, Sabtu (17/10/2026) malam.

Dengan menggabungkan unsur tradisi dan alat musik modern, Tepak Squad mengangkat tradisi dan budaya Kampar kedalam setiap penggalan lirik yang penuh makna dan berhasil membius penonton yang hadir.

Selain masyarakat umum, gelaran seni Tepak Squad juga dihadiri Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, PAPPRI, Balai Bahasa Provinsi Riau, Diskominfo kabupaten Kampar, Yayasan Palangka Swarna Nusantara, Bujang dan Dara Kampar, Sekolah Musik Mutiara serta berbagai sanggar dan komunitas.

Pergelaran Lawik Ombun Tanah Batuah ini disupport langsung oleh kementrian kebudayaan Republik Indonesia dalam program dana Indonesiana tahun 2025 dan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Kami sangat berterima kepada seluruh komponen yang telah mensupport sehingga terlaksana pergelaran lawik Ombun tanah Batuah ini,” ucap Mido Pulma Deslala selaku penerima manfaat dana Indonesiana.

Dalam wawancara dengan Radio Swara Kampar, Founder sekaligus Pencipta lagu Tepak Squad ini juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat mereka juga akan mengeluarkan single tentang Pahlawan asal Kampar.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan mengeluarkan single tentang Pahlawan asal Kabupaten Kampar,” jelas Mido.

Continue Reading

Kabar Kampar

Baru Ditinggal Suami, Rumah Mualaf 3 Anak di Kampar Ludes Terbakar

Published

on

Kondisi rumah warga Desa Gunung Bungsu yang terbakar Jumat sore.

Bekawan.com – Cobaan berat menimpa seorang warga Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar, Reni (31) Mualaf sekaligus janda 3 anak yang kehilangan suaminya beberapa bulan yang lalu, kembali berduka karena rumahnya hangus dilalap si jago merah, jumat (5/6/2026) sore.

Api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah semi permanen beserta seluruh isinya sekitar pukul 16.00 Wib saat kejadian, didalam rumah hanya ada 3 orang anak Reni, sedangkan dirinya sedang mencari nafkah.

“Saat kejadian Reni tidak berada di rumah karena mencari nafkah, dirumah hanya ketiga anaknya yang masih kecil, material bangunan yang di dominasi kayu membuat api membesar dalam hitungan menit,” ucap Sekdes Gunung Bungsu Hamdani.

Sisa-sisa bangunan dan barang-barang pasca kebakaran.

Beruntung, ketiga anaknya yang masih kecil berhasil menyelamatkan diri berkat bantuan cepat tetangga sekitar.

Janda 3 anak itu, tak kuasa menahan tangis saat mendapati rumahnya sudah rata dengan tanah, begitu juga dengan harta benda termasuk dokumen penting dan perlengkapan sekolah anak-anaknya tidak ada yang bisa diselamatkan.

Tidak ada barang dan harta benda yang selamat dari kebakaran rumah termasuk pakaian dan peralatan dapur maupun perlengkapan sekolah anak.

Saat ini pihak desa dan masyarakat sekitar menempatkan janda yang ditinggalkan suami karena sakit dan ketiga buah hatinya di salah satu rumah warga. mereka juga melakukan penggalangan dana untuk meringankan Reni dan ketiga buah hatinya.

Continue Reading

Trending