Connect with us

Tips & Trik

Trik Melacak Ponsel Hilang

Published

on

 

 

Bekawan.com, Kehilangan Ponsel bisa menimpa siapa saja, entah karena tercecer atau diambil orang, untuk itu perlu kehati-hatian kita dalam meletakkan atau menyimpannya.

Namun jika nasib naas kehilangan Hp menimpa Kawan, ada beberapa trik yang bisa dilakukan jika Hp Kawan tersebut Smartphone berbasis Android atau iOS.

Menurut lucky Sebastian dari KlinikINET, Ponsel berbasis Android atau iOS sudah memiliki fitur untuk mengetahui keberadaan posisi smartphone. Fitur ini sudah otomatis menyala sebagai default. Yang penting untuk Android, Kawan harus senantiasa hapal akun Google dan password-nya, demikian juga di iOS dengan Apple ID-nya.

“Cara paling mudah untuk test, misal di Android, dengan membuka browser chrome, dan mengetik: find my phone. Maka tab pertama akan memperlihatkan posisi smartphone Android kita dengan memasukkan akun Google,” terang Lucky.

Arsitek yang sangat hobby dengan gadget sejak tahun 1998 ini juga menjelaskan, untuk iPhone tinggal masuk ke icloud.com dan memasukkan Apple ID.

Ia juga menginformasikan beberapa brand smartphone lain memiliki fungsi yang sama, dan seringkali membantu untuk tambahan layer security selain lewat Google. Brand smartphone seperti Samsung dan Xiaomi memiliki fungsi pencarian yang sama.

“Untuk mengaktifkan fungsi ini, dibutuhkan akun khusus yang harus kita buat, seperti Samsung mempunyai akun Samsung dan demikian pula dengan Xiaomi. Untuk smartphone Samsung bisa di akses lewat web di: findmymobile.samsung.com, dan Xiaomi di i.mi.com,” paparnya.

Baik akun Google, iOS, Samsung, Xiaomi, selain bisa untuk mencari posisi smartphone, juga bisa kita kendalikan untuk mengunci telepon, menulis pesan di halaman depan misalnya memberitahu smartphone ini dicuri, atau bisa juga menghapus isinya.

“Tapi semua ini hanya bisa dilakukan jika smartphone masih dalam keadaan hidup dan terhubung dengan internet, dan tidak dihapus datanya,” ingatnya.

“Jadi, kalau smartphone hilang, segera lakukan langkah ini. Kalau kita masih belum yakin dan mau menggunakan aplikasi lain, ada aplikasi pihak ketiga yang juga tidak kekurangan fitur, misalnya Cerberus, bisa memotret pengguna saat kartu SIM diganti, aplikasi bisa tidak terhapus, dan lain sebagainya. Aplikasi ini bisa diunduh di Play Store,” pungkasnya. (Bs)

(jsn/rou/Detik.com)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tips & Trik

Belajar Public Speaking dari Kepala Program Studi Vokasi Humas UI

Published

on

Bekawan.com -Siapapun pasti butuh Public Speaking, mulai dari pelajar, mahasiswa, pengajar, pejabat, presiden hingga rakyat biasa butuh kemampuan berbicara yang baik didepan orang.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menjadi pembicara top disetiap kesempatan, berikut tips dari Kepala Program Studi Vokasi Humas UI..

Continue Reading

Tips & Trik

Kenapa Banyak Orang Takut Tampil Berbicara Didepan Orang Banyak?

Published

on

Foto: Public Speaker DR. Devie Rahmawati, S.Sos, M.Hum, CPR

Bekawan.com -Tak semua orang mampu tampil baik saat mempresentasikan sebuah materi didepan banyak orang, alasannya pun bisa beragam, mulai dari nervous, gak PeDe, gak ada persiapan, malu hingga takut.

Hal itu ternyata diakui oleh salah satu Pembicara yang juga Head Communication Studies Program Universitas Indonesia, DR. Devie Rahmawati, S.Sos, M.Hum.

DR. Devie menjadi Speaker diacara FKPT dan BNPT di Kota Bangkinang, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya dari berbagai alasan orang takut untuk berbicara didepan orang banyak, penyebabnya hanya satu, yaitu takut ditolak, karena sudah menjadi sifat manusia tidak ingin ditolak.

“Bayangkan saja sekian banyak orang yang tidak menerima apa yang kita sampaikan. Ditolak sama satu orang aja udah sakit banget, apalagi ditolak oleh banyak orang dalam satu kesempatan,” ungkapnya kepada Bekawan.com, Kamis (11/7/2019).

Karena rasa takut untuk ditolak, muncullah gugup, tidak PeDe dan lain sebagainya, untuk itu menurut Founder of Klinik Digital ini, banyak hal yang harus dilakukan oleh seseorang jika ingin tampil didepan orang banyak diantaranya :

  1. Persiapan

“Jangan lupa yang pertama itu, Persiapan, persiapan dan persiapan, dan riset bagian dari perisiapan, juga penampilan,” ungkapnya menekan betapa pentingnya persiapan.

2. Jangan telat.

“Jika anda ingin sukses dalam penampilan, jangan sampai telat datang, karena dengan anda datang terlebih dahulu, anda bisa mencuba menaiki panggung, merasakan sensasinya hingga bersalaman dengan beberapa audiens yang hadir untuk membangun kedekatan (Proximity),” terangnya.

3. Jangan cuma fokus pada teks.

“Karena komunikasi tidak hanya sekedar kata-kata yang kita ucapkan, tapi soal mimik dan juga gestur,” bebernya.

4. Jadilah diri sendiri.

“Tapi harus diingat kita harus punya kredibilitas, perhatikan konten yang akan kita sampaikan dan tulislah hal-hal penting, bahkan yang anda rasa menarik sebelum presentasi, ini berguna saat kita mengalami Blank Spot,” ingatnya.

Continue Reading

Tips & Trik

Tips Melatih Anak Menjadi Konsumen Cerdas

Published

on

 

Bekawan.com, Perilaku konsumen cerdas dapat dibentuk sedini mungkin. Ini artinya, setiap orangtua wajib mengajarkan anaknya bagaimana harus menyikapi setiap barang atau jasa yang dijajakan di pasar.

Berikut beberapa tips yang bisa Kawan terapkan seperti dilansir dari Klikdokter.com, yang bisa diajarkan untuk membentuk pribadi konsumen cerdas pada anak.

1. Perhatikan kualitas barang

Ajarkan anak untuk memerhatikan kualitas barang yang hendak ia beli. Ajarkan pula bagaimana ciri-ciri barang yang baik, aman bagi kesehatan dan keselamatan. Perhatikan lebel SNI atau standar teruji lainnya.

Sebagai tambahan kawan dapat memberikan contoh pada anak mengenai barang yang berkualitas baik dan mana yang tidak.

2. Harga bukan segalanya

Harga murah kerap diidentikkan dengan kualitas produk yang kurang baik. Padahal, harga mahal pun tak menjamin bahwa kualitas produk tersebut benar-benar baik.

Atas dasar itu, Kawan sebaiknya mengajarkan kepada si Kecil bahwa harga bukanlah segalanya. Dengan kata lain, jangan menjadikan harga sebagai patokan jika hendak mencari suatu produk atau layanan yang berkualitas.

3. Hemat

Ajarkan si Kecil untuk selalu menghitung uang yang ia miliki sebelum akhirnya membeli suatu produk atau menggunakan suatu layanan. Ajarkan pula untuk selalu mencari barang dengan harga terendah, namun kualitasnya tidak kalah dengan barang yang harganya mahal.

4. Baca fakta nutrisi

Jika anak gemar mengonsumsi makanan atau minuman kemasan, ajarkan dirinya untuk membaca label fakta nutrisi. Hal ini bertujuan agar anak memiliki kemampuan untuk menghidari segala produk makanan atau minuman yang sebenarnya sangat tidak baik atau tidak mendatangkan manfaat untuk dirinya.

5. Pilih penjual yang terpercaya

Sebagai orang tua yang ingin membentuk pribadi anak menjadi konsumen cerdas, Kawan harus membekali diri dengan pengetahuan mengenai beragam penjual maupun toko yang memberikan barang atau jasa dengan kualitas yang baik. Dalam hal ini, Kawan dapat mencari informasinya di Internet, kerabat, atau orang-orang yang paham tentang pasar Indonesia.

Bila Kawan sudah memiliki pengetahuan tentang hal tersebut, beritahukan kepada anak secara rinci dengan bahasa yang mudah dimengerti. Dengan demikian, anak akan sepenuhnya paham dan terhindar dari penjual yang curang.

6. Ajarkan tentang hak konsumen

Sebagai konsumen yang hendak membeli suatu barang atau jasa, beritahukan kepada si Kecil bahwa dirinya memiliki hak-hak yang wajib dipenuhi oleh penjual. Menurut Menteri Perdagangan RI periode 2011-2014, Gita Wirjawan, berikut hak-hak yang dimaksud:

· Hak barang yang dibeli harus aman dan nyaman.

· Hak informasi mengenai produk yang dibeli itu benar, jujur dan tidak diskriminatif atau tidak pilih-pilih.

· Hak untuk memilih.

· Hak untuk mengeluh.

· Hak untuk mendapatkan advokasi.

· Hak untuk mendapatkan pembinaan.

· Hak untuk mendapatkan informasi sepenuhnya.

· Hak untuk minta kompensasi dan ganti rugi.

Menjadi konsumen cerdas merupakan salah satu langkah untuk menjadi pribadi yang baik di masa depan. Pastikan anak Kawan mendapatkan pengetahuan tentang hal ini, agar dirinya tidak menjadi sasaran empuk para penjual yang berbuat curang. (Bs)

(RH/Klikdokter.com)

Continue Reading

Trending