Connect with us

Kabar Kampar

HBA ke-61, Kejari Kampar Targetkan 5 Perkara Tipikor

Published

on

 

Kajari Kampar Arif Budiman didampingi Kasi Intel Silfanus R. Simanullang.

Bekawan.com – Sempena puncak Hari Bhakti Adhayaksa (HBA) ke-61 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhayaksa Dharmakarini (IAD) ke-21 Kejari Kampar menargetkan untuk menuntaskan 5 perkara kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Kampar.

“Target kami ditahun 2021 ini, lima perkara, untuk itu kami terus bekerja keras untuk menuntaskan kasus korupsi di Kampar ini,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif Budiman, SH, MH usai
melaksanakan upacara secara virtual serentak se Indonesia, Kamis (22/7/2021).

Mantan Kajari Almahera Tengah ini juga memaparkan pada Tahun 2021 ini dibidang Intel Kejari Kampar sudah menangani dua kasus, diantaranya dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau terkait penyertaan modal pada PT. Kamparicom totalnya hampir 12 miliar dan terkait dugaan pemberian fasilitas kredit untuk pembelian lahan sawit di Desa Siabu Kecamatan Salo.

“Untuk kedua kasus ini kita sudah memanggil beberapa pihak, khusus dugaan penyimpangan pemberian fasilitas kredit untuk pembelian lahan sawit kita sudah memanggil pihak Bank Riaukepri dan pihak KUD,” jelas Arif.

Kajari Kampar Arif Budima juga menjelaskan bahwa ada tujuh intruksi Jaksa Agung yang akan dilaksanakan untuk satu tahun kedepan diantaranya terkait Pandemi Covid-19.

“Ada tujuh instruksi pimpinan yang harus kita lakaanakan dalam satu tahun ini, diantaranya terkait Pandemi Covid-19, kita diminta mengawasi jangan sampai terjadi kelangkaan obat – obatan, oksigen dan lain – lain dan juga mengawasi pelaksanaan refocusing anggaran,” pungkas Kajari Kampar.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kampar Segera Miliki Perda Kawasan Tanpa Rokok, Ada Sanksi Penjara dan Denda

Published

on

 

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kampar menggelar pertemuan terkait dengan wacana pembentukan Perda Kawasan Tanpa Rokok.

Kabid Kesehatan Masyarakat Afrida Yanti menjelaskan bahwa selama ini Kampar baru memiliki Perbup Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang belum berjalan maksimal, padahal menurutnya Kampar sudah harus memiliki Perda karena hal ini sudah diatur dalam Permenkes dan berdasarkan undang-undang kesehatan terkait zat adiktif termasuk rokok.

“Kami diundang Pak Dewan untuk usulan Perda Kawasan Tanpa rokok, sebenarnya kita tertinggal dalam hal ini karena daerah lain sudah punya (perda,red),” ungkap Afrida Yanti didampingi Kasi Promosi Kesehatan dr. Yudi Susanto usai rapat dengan Bapemperda, Senin (20/9/2021).

Sementara itu, Ketua Bapemperda Kampar Juswari Umar Said mengungkapkan sejumlah kawasan yang diatur dalam rancangan Perda KTR ini diantaranya fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, rumah ibadah, angkutan umum, tempat kerj, tempat umum serta fasilitas olahraga.

“Larangan-larangan ini tentu ada dampak dengan PAD, karena ada juga larangan untuk tidak berjualan atau mempromosikan rokok di KTR nantinya, tapi kita nilai aturan ini baik maka kita lanjutkan,” papar Juswari.

Politisi Demokrat juga mengungkapkan sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar Perda ini diantaranya denda dan kurungan penjara minimal 3 bulan dan maksimal 6 bulan kurungan.

“Untuk besaran dendanya masih dibahas. Minggu ini agenda kita perbaikan redaksi, dan minggu depan kita serahkan Kemenkumham, dari sana kalau ada perubahan kita perbaiki, baru nanti kita Paripurnakan,” jelas Juswari.

Continue Reading

Kabar Kampar

Kejari Kampar Bidik Pengadaan Alkes RSUD Bangkinang

Published

on

Kajari Kampar Arif Budiman melakukan pemeriksaan saksi dari Irjen Kemenkes.

Bekawan.com – Kejaksaan Negeri Kampar tengah membidik dan mendalami dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Kedokteran yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang, Tim Penyidik Kejari Kampar juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Kesehatan.

Guna menggali informasi  pengadaan Alkes Kedokteran dan KB di RSUD Bangkinang pada Tahun Anggaran 2012 itu, Penyidik Kejari Kampar melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari Irjen Kementrian Kesehatan tersebut, bertempat di gedung bidang Pidana Khusus (Pidsus) Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (17/9/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar Arif Budiman turun tangan melakukan pemeriksaan bersama dengan Kasi Pidana Khusus Amri Sayekti Rahmanto.

“Pemeriksaan itu dilakukan ada dua orang dari Itjen Kemenkes, perkara ini sudah kita tingkatkan ke penyidikan yang sudah ditetapkan pada tanggal 8 September lalu),” ujar Kajari Kampar Arif Budiman melalui Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (17/9/2021).

Kasi Intel Silfanus R. Simanullang didampingi sejumlah jaksa menjawab pertanyaan sejumlah wartawan.

Lebih lanjut, dikatakan Silfanus, bahwa perkara ini sudah ditingkatkan ke tahapan penyidikan, berdasarkan hasil setelah sebelumnya Kejari melakukan gelar perkara pada tahap hasil penyelidikan.

“Sebelumnya kita menggelar perkara, baik itu penyidikan, ekspos maupun pimpinan kita berkesimpulan ini dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya, di tahapan penyelidikan beberapa pihak sudah kita lakukan untuk meminta keterangan yang ada sekitar delapan orang,” terang Silfanus.

Mantan Penyidik Pidsus di Kejati Riau ini menambahkan sejumlah pihak yang sudah dimintai keterangan diantaranya pejabat pengadaan, panitia penerima hasil pekerjaan, PPK dan pihak – pihak yang berkaitan langsung dengan kegiatan pengadaan alat kesehatan.

Continue Reading

Kabar Kampar

Pasca Dikunjungi Menteri Sandiaga Uno, Wisata Puncak Kompe Semakin Ramai

Published

on

Masterplan Pembangunan Kawasan Wisata Puncak Kompe.

Bekawan.com – Pasca dikunjungi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Kawasan Wisata Puncak Kompe yang berada Desa Koto Masjid Kecamatan XIII Koto Kampar semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Menurut Ketua Pokdarwis Puncak Kompe Ocu Imus, peningkatan pengunjung ke tempat wisata yang berada di Kawasan PLTA Koto Panjang ini mencapai 50 persen.

Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung di Puncak Kompe.

“Peningkatannya signifikan sampai 50 persen, Alhamdulillah ramai pengunjung, apalagi diakhir pekan,” ungkap Imus, Kamis (16/9).

Sebelumnya, Manparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Kawasan Puncak Kompe Hari Minggu (12/9/2021) lalu, didampingi Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar dan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, kunjungan Mantan Wakil Gubernur DKI ini dalam rangka penilaian langsung terhadap Desa Koto Mesjid yang masuk dalam 50 besar Nominasi Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021.

Para pengunjung saat menikmati durian diatas Puncak Kompe, eh.. ada Pak Bupati juga.

Dalam kunjungannya Papa Online berharap, kreatifitas warga Desa Koto Masjid ini juga semakin membuka peluang untuk mencintai destinasi-destinasi wisata di Riau. Sebab, menurut Sandiaga, obyek wisata Puncak Kompe tak kalah menarik dengan Raja Ampat di Papua.

“Mari kita cintai destinasi-destinasi wisata kita, termasuk di Riau. Tidak perlu keluar negeri untuk berwisata, dan kalau kangen Raja Ampat bisa ke Kampar,” ajak Sandi.

Continue Reading

Pos-pos Terbaru

Trending