Connect with us

Kabar Kampar

Sebanyak 662 Anak Masih Stunting di Kampar, TPPS Kumpulkan Sejumlah OPD, Swasta Hingga Media 

Published

on

Bekawan.com – Meskipun Kabupaten Kampar dinilai berhasil menurunkan angka stunting dan mendapat pujian dari Presiden RI Joko Widodo saat membuka Rapat Kerja Nasional Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Banggakencana) dan Penurunan Stunting, Januari lalu, namun sampai saat ini Kampar masih membutuhkan kerjasama dan kolaborasi dari berbagai pihak untuk percepatan penurunan stunting karena masih ada 662 orang lagi yang butuh penanganan agar terbebas dari stunting.

Hal itu terungkap dalam rapat audiensi program kolaborasi pendampingan teknis peta peran dan pelibatan penthahelic dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kampar yang digelar di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, Kamis (27/7/)2023). Rapat ini dipimpin Sekretaris Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Kampar Edi Afrizal.

Rapat yang juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Hj Yusi Prastiningsih diikuti oleh pihak Tanoto Foundation Dedi Triadi, Yayasan Cipta, beberapa perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, pihak perusahaan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar Purwadi, perwakilan media yang diwakili Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar dan pihak perguruan tinggi.

Diakhir rapat audiensi dan diskusi, telah berhasil pula dirumuskan belasan poin kesepakatan yang akan disepakati pada kegiatan rembuk stunting pada bulan Agustus mendatang.

Sekretaris Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Kampar Edi Afrizal yang memimpin jalannya rapat audiensi menyampaikan perlunya kerjasama dan koordinasi antar OPD dan berbagai pihak. Ia mencontohkan, di Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah, program rumah layak huni diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu yang anaknya stunting.

Manajer Provinsi Tanoto Foundation Dedi Triadi menyampaikan, kegiatan audiensi ini dilaksanakan untuk memetakan peran beberapa pihak (pentahelix) seperti unsur pemerintah, akademisi, badan dan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media massa dan mensinergikan program percepatan penanganan stunting. “Kita berharap dalam rembuk stunting semuanya telah terkolaborasi dengan nyata,” ujar Edi.

Ia juga mengungkapkan beberapa persoalan dalam kegiatan penanganan stunting seperti kurang pahamnya Tim Pendamping Keluarga (TPK) terhadap tugasnya, bahkan ada yang mengundurkan diri. “TPK itu ibu kepala desa dan sekaligus Ketua TPPS di desa,” bebernya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Yusi Prastiningsih mengapresiasi berbagai pihak yang hadir dalam pertemuan ini. Menurut Yusi ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk mengentaskan stunting.

Yusi mengungkapkan, penanganan stunting dilakukan dengan intervensi yang sensitif dan spesifik. “Misalnya Dinas Perkim membuat program bedah rumah,” ulasnya.

Yusi menambahkan, walaupun dari sisi penganggaran dana penanganan stunting di Kampar dinilainya sedikit, hanya Rp 55 miliar, namun ia berharap hal itu tidak menurunkan optimisme penanganan stunting. Ia juga mengajak TPPS fokus dan “action”.

Pada kesempatan ini Yusi mengingatkan bahwa yang perlu diwaspadai tidak hanya anak yang terkena stunting, namun juga anak yang berusia dua tahun keatas walaupun tidak stunting atau telah bebas dari stunting. “Artinya anak yang lulus Posyandu, yang tak terdata, yang mikir tak ada lagi imunisasi segala macam tapi lupa bahwa diusia itu kita lupa melakukan pemantauan,” katanya.

Ia menambahkan, stunting disebabkan bukan karena faktor ekonomi saja. Ada penderita stunting yang ekonomi orang tuanya bagus tapi anaknya stunting.

Ketua Forum CSR Kabupaten Kampar Elwan Jumandri mengatakan, meskipun Forum CSR Kabupaten Kampar baru dibentuk pada Januari 2023 namun Forum CSR telah memberikan kontribusi dalam hal penanganan stunting, bahkan telah berusaha jemput bola. Seperti yang dilakukan oleh PT RAPP.

Forum CSR mengharapkan koordinasi dan kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah berjalan dengan baik dan sasaran bantuan tidak double. “Kami minta data tak dapat,” ulas Elwan.

Sementara itu dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Popy Rahmadini juga berharap kegiatan penanganan stunting di lapangan terjalin koordinasi yang baik. Seperti kegiatan yang dilaksanakan perusahaan di lapangan agar berkoordinasi penuh dengan Puskesmas karena Puskesmas sudah dibekali daftar pemantauan anak. “Selama pemberian PMT harus diedukasi dan konseling,” beber Popy.

Popy juga memparkan berbagai program yang ada di Diskes Kampar berkaitan percepatan penurunan stunting.(Rilis)

Kabar Kampar

Demi Program Pembebasan Pajak Kendaraan, Samsat Bangkinang Tambah Jam Operasional 

Published

on

Warga Kampar memanfaatkan program pembebasan pokok pajak kenderaaan bermotor dan penghapusan sanksi administrasi di Samsat Bangkinang

Bekawan.com – UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang (Samsat Bangkinang) resmi melaksanakan Program Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Terutang dan Penghapusan Sanksi Administrasi PKB yang berlangsung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026.

Program ini merupakan tindak lanjut Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 511/VII/2026 tanggal 20 Juli 2026, dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Bangkinang, Ade Syaputra, SE., M.Si, mengajak seluruh masyarakat di wilayah kerja Samsat Bangkinang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Riau kepada masyarakat. Kami mengimbau seluruh wajib pajak yang memiliki tunggakan agar segera datang ke Samsat Bangkinang selama periode program berlangsung. Jangan lewatkan kesempatan ini karena cukup membayar kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku, masyarakat dapat memperoleh pembebasan pokok pajak terutang dan penghapusan sanksi administrasi,” ujar Ade Syaputra, Sabtu (1/8/2026).

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, Samsat Bangkinang juga melakukan penyesuaian jam pelayanan sebagai berikut:

* Senin–Kamis: Pelayanan pukul 08.00–15.00 WIB.

* Jumat: Pelayanan pukul 08.00–11.30 WIB.

* Sabtu: Pelayanan pukul 08.00–13.00 WIB.

Samsat Bangkinang telah menyiapkan seluruh petugas pelayanan agar proses pembayaran pajak kendaraan dapat berlangsung cepat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat, jumlah kendaraan yang menunggak dapat berkurang, serta penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dapat terus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan Provinsi Riau.

Ayo manfaatkan kesempatan emas ini!

Datang ke Samsat Bangkinang mulai 1–31 Agustus 2026 dan segera lunasi kewajiban pajak kendaraan Anda. Jangan sampai kesempatan pembebasan pokok pajak terutang dan penghapusan sanksi administrasi ini terlewat.!!

Continue Reading

Kabar Kampar

Pemkab Kampar akan Suguhkan Produk Khas Kampar di APKASI Expo 2026

Published

on

Rapat persiapan Pemda Kampar untuk mengikuti Apkasi Expo 2026 dipimpin Kepala DPMPTSP Kampar Refizal.

Bekawan.com – Pemda Kampar menggelar rapat persiapan untuk mengikuti gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Rabu (29/7/2026).

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Kampar akan boyong di acara pameran tahunan nasional yang ditaja APKASI untuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi yang akan berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Kabid Promosi Dinas Perikanan Kampar Jhon Mainir menyebut sejumlah produk dari perikanan siap diboyong ke Iven AOE 2026 seperti kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, Abon Patin, Kerupuk ikan hingga ikan salai asap.

Selain itu, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kampar juga membawa produk Tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang hingga kerupuk kulit original.

Tidak hanya produk makanan, Stand Kampar juga akan diisi dengan sejumlah kerajinan seperti Songket Candi, batik ditambah kerajinan lainnya, termasuk produk UMKM pandai besi yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala DPMPTSP Kampar, Refizal, S.STP, M.IP saat memimpin rapat berharap persiapan Kabupaten Kampar harus maksimal meski penyelenggaraan akan berlangsung sebulan mendatang.

“Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan, begitu juga di Dinas Pariwisata, kita mintakan juga video atau banner untuk kita tampilkan di stand kita, kan banyak itu capaian lokasi wisata Kampar yang meraih penghargaan nasional,”

papar Refizal.

Continue Reading

Kabar Kampar

Mandiri Taspen Kampar Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis

Published

on

Peserta olahraga dan kesehatan gratis Mandiri Taspen Kampar foto bersama usai acara.

Bekawan.com  -Dalam rangka memberikan kontribusi positif, serta terciptanya lingkungan masyarakat Indonesia, khususnya pensiunan yang sehat, aktif dan sejahtera, Bank Mandiri Taspen menelurkan program Tiga (3) Pilar Mantap Indonesia.

Program mantap indonesia bertujuan memberikan kontribusi positif dalam rangka terciptanya lingkungan dan masyarakat yang mantap dan sejahtera,
Salah satu 3 pilar program Mantap Indonesia adalah Mantap Sehat.

Di Kabupaten Kampar mantap sehat diwujudkan dalam bentuk olahraga dan cek kesehatan gratis yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Kampar dan RS Aulia Hospital.

Kacab Mandiri Taspen Kampar Yudi menyebut bahwa kegiatan bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat khususnya pensiunan untuk mencapai kondisi sehat optimal.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya atas partisipasi Bapak-Ibu Pensiunan yang luar biasa, dalam acara Mantap Sehat yang di adakan di lapangan pelajar Kampar, terimakasih juga dukungan RS Aulia Hospital dan Pemda Kampar atas lancarnya kegiatan senam sehat ini,” papar Kacab Mandiri Taspen Kampar.

Ia juga mengajak peserta untuk mewujudkan gaya hidup sehat melalui kegiatan senam sehat bersama Mantap dan menjadikan momen kegiatan Mantap sehat sebagai ajang menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta menikmati berbagai hadiah menarik terutamanya tebus murah.

“Saya akan berikan satu buah pantun buat bapak-ibu pensiunan,
Burung merpati terbang beriringan, Hinggap sebentar di pohon randu. Selamat menikmati masa pensiunan, Semoga sehat, bahagia selalu,” pungkas Yudi dalam sambutannya.

Continue Reading

Trending