Connect with us

Kabar Kampar

Sejumlah Program Repol-Ardo untuk Warga Bangkinang dan Kumantan 

Published

on

Repol dan Ardo bersama tokoh dan ribuan masyarakat Kumantan dan Bangkinang saat Kampanye dialogis di Lapangan Bola Desa Kumantan.

Bekawan.com – Sejumlah persoalan di daerah Bangkinang dan Kumantan diungkapkan warga dalam Kampanye Dialogis Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Kampar Repol-Ardo yang digelar di Lapangan Sepak bola Desa Kumantan, Selasa (13/11/2024) malam, mulai dari semrawut Plaza Bangkinang hingga Persoalan banjir dan penataan kota.

Menjawab sejumlah persoalan warga tersebut, Calon Bupati Nomor urut 1 Repol memaparkan sejumlah program didepan ribuan warga yang antusias, “kalau terkait Kota Bangkinang, jauh-jauh hari kita sudah mengungkapkan di media bahwa Kota Bangkinang harus berbenah, dibikin taman-taman, kawasan sekitar rumah dinas itu harus jadi Alun-alun kota, tempat bermain dan orang bertamasya,” papar Repol.

Berbenahnya Kota Bangkinang, lanjut Repol termasuk soal mengatasi banjir yang kerap terjadi jika hujan dengan intensitas sedang dan tinggi terjadi dengan hitungan jam dan itu juga dialami oleh sebagian besar perumahan dan wilayah Desa Kumantan. Persoalan reboisasi dan penataan bangunan hingga perbaikan drainase akan menjadi prioritas Paslon dengan tagline “Kampar Juara” ini tawarkan ke warga Kota.

Terkait Persoalan Plaza Bangkinang Repol dan pasangannya Ardo juga komit untuk membenahi pusat perbelanjaan pasar modern yang di kelola MPP tersebut.

Kebersamaan Paslon Redo di Kampanye Dialogis Desa Kumantan.

“Soal Plaza Bangkinang, kami kemarin kami termasuk yang mengusulkan adanya Pansus, dan ada persoalan dalam pengelolaannya,” papar Repol.

Ketua DPD Golkar Kampar itu juga menyebutkan salah satu strateginya untuk membantu para pedagang yang berjualan di Plaza Bangkinang dengan pinjaman modal usaha, “kita punya Perumda Bank Sarimadu, kita akan jadikan Bank Syariah dan memberikan pinjaman modal ke pedagang kita, karena Pedagang menghidupkan ekonomi,” tambah Repol.

Didampingi Wakilnya Rahmad Jevary Juniardo, Repol juga meminta dukungan dan doa warga agar hasil survei yang telah memenangkan Pasangan Redo jika Pilkada dilakukan hari ini tetap bertahan hingga 27 November mendatang.

“Jika ritme itu tetap terjaga, maka masyarakat Kampar semakin yakin semakin percaya bahwa Repol-Ardo Insya Allah sebagai pemenang dalam Pilkada Kampar tahun 2024 ini,” pungkas Repol disambut teriakan amin ribuan warga yang hadir.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Kampar yang akrab disapa Ardo juga menyampaikan program pemberian  insentif kepada imam dan gharim masjid serta guru ngaji di surau di musholla yang ada di Kabupaten Kampar.

“Karena kami sadar pentingnya ilmu agama untuk para generasi muda yang Insya Allah kalau hal tersebut dilakukan tentu akan memakmurkan masjid,” terang Ardo.

Ardo juga mengungkapkan komitmen Paslon nomor urut 1 untuk memajukan anak-anak muda, dengan menambah anggaran pemuda setiap desa menjadi 30 juta rupiah setiap desa, “saya dan Pak Repol Insya Allah berkomitmen menambah dana pemuda, yang Insya Allah kalau Pemuda buat kegiatan tak perlu lagi ngemis-ngemis minta sumbangan,” paparnya.

Ardo juga memohon doa kepada seluruh masyarakat yang hadir, karena menurutnya membangun Kampar ini tidak cukup hanya Repol dan Ardo, namun perlu kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat dengan niat dan tujuannya untuk menjadikan Kabupaten Kampar maju dan sejahtera.

“Tinggal 14 Hari lagi seluruh masyarakat Kabupaten Kampar hadir berbondong-bondong ke TPS masing-masing untuk menentukan pemimpin masa depan untuk Kabupaten Kampar, mari kita berbondong-bondong ke TPS 27 November mendatang, buka surat suara, lihat sebelah kiri, coblos nomor 1,” pungkas Ardo.

Kabar Kampar

Kepala Bapenda Kampar Zamhur Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD

Published

on

Kepala Bapenda Zamhur saat memimpin rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar.

Bekawan.com – Pemkab Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah menyusun kajian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada. Hal itu diungkapkan Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MM dalam rapat Percepatan Penerimaan PAD kabupaten Kampar yang berlangsung di Aula Bapenda, Selasa (8/9/2026) siang.

“Pemkab Kampar melalui Bapenda sedang menginisiasi sebuah kajian bagaimana potensi daerah kita tergarap maksimal dan masing-masing OPD memiliki terget berdasarkan potensi yang ada, jadi kita bikin kajian itu baik dari sisi retribusi maupun pajak daerah,” papar Zamhur.

Dengan kajian potensi ini, Kepala Bapenda menyebut akan ada perubahan metode dalam menentukan jumlah target PAD masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap tahunnya.

“Jika selama ini kita selalu berdasarkan realisasi tahun sebelumnya, jika tercapai target di tahun sebelumnya, maka tahun ini di tingkatkan, jika tidak tercapai, lalu diturunkan tergetnya, kedepan tidak seperti itu lagi. Ketika kita sudah tahu potensi pajak dan retribusi daerah, tercapai atau tidak hanya satu satu indikator, ada indikator utama yaitu potensi pajak dan retribusi daerah,” papar Zamhur didepan perwakilan OPD Penghasil PAD.

Sejumlah perwakilan OPD saat mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Kampar.

Langkah ini, lanjut Zamhur juga akan berdampak terhadap penilaian kemampuan kepala OPD dalam memimpin instansinya. Bahwa khusus bagi OPD penghasil PAD akan sangat mudah menentukan apakah Kepala OPD tersebut berhasil atau tidak memimpin instansinya.

“Salah satunya indikatornya adalah keberhasilan merealisasikan target yang tetapkan, Bapenda Kampar juga telah memastikan bahwa saat ini target yang diberikan ke masing-masing OPD sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga apabila tercapai, itu ada prestasi bagi kepala OPD, namun jika tidak tercapai ini tentu akan ada evaluasi dari pimpinan, karena kita telah menetapkan sesuai potensi yang ada sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut masing-masing OPD juga memaparkan persentase target yang telah dicapai hingga peluang peningkatan PAD, mulai dari penyewaan Billboard di Diskominfo Kampar, Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga memaksimalkan potensi wisata di Kawasan Danau Rusa.

Continue Reading

Kabar Kampar

Terpilih Aklamasi, Sekda Ardi Mardiansyah Pimpin Korpri Kampar

Published

on

Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

Bekawan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar periode masa sisa 2025 – 2030 dalam Muskablub Korpri Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (2/9/2026). Ia mendapat dukungan dari seluruh unsur Korpri kecamatan, OPD serta pengurus Korpri Kabupaten Kampar setelah ketua Korpri sebelumnya Refizal mengundurkan diri.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ardi Mardiansyah. Ia menilai, secara ex officio Sekda memang memiliki posisi strategis dalam kepengurusan Korpri dan diyakini mampu membawa organisasi tersebut menjadi lebih aktif serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Kami yakin Pak Sekda dapat membawa Korpri bekerja secara profesional, menjadi tempat mengadu dan tempat bernaung bagi seluruh ASN dan PPPK. Rangkul semuanya, jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari kita besarkan rumah kita bersama ini,” tegasnya.

Ia meminta kepengurusan segera disusun dengan melibatkan seluruh unsur, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota.

“Segera susun kepengurusan dan program kerja. Setelah itu kita lakukan pelantikan. Saya berharap Korpri ke depan semakin aktif, semakin besar manfaatnya dan kegiatan-kegiatannya dapat dirasakan langsung oleh anggota,” katanya.

Di balik harapannya terhadap masa depan Korpri, Ahmad Yuzar juga memberikan perhatian khusus terhadap para ASN yang memasuki masa purnabakti.

Ia mengapresiasi kepengurusan sebelumnya di bawah Ketua Korpri Refizal yang telah menghidupkan berbagai kegiatan, termasuk pemberian penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama anggota.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilanjutkan secara berkala. Sebab, setiap hari selalu ada ASN yang mengakhiri masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat.

“Kegiatan seperti penghargaan, santunan dan kepedulian terhadap sesama ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kalau bisa dilakukan secara berkala, karena setiap hari ada ASN yang memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ekspos Kejari Kampar: Perkara Dugaan Manipulasi Hasil Pemeriksaan di Inspektorat hingga Lanjutan KUR BRI

Published

on

Kajari Kampar didampingi)Ara Kasi saat ekspos Kinerja Kejari Kampar.

Bekawan.com – Kepala Kejaksaan Negeri Kampar memimpin ekspos Capaian kinerja selama Tahun 2026 yang digelar Rabu (2/9/2026) sore. Sejumlah perkara diungkapkan Kajari didampingi Para Kasi di instansinya, mulai dari Perkara KUR BRI hingga perkara dugaan manipulasi hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Kampar.

“Di tahun 2026 kita lakukan 2 sprin penyidikan, pertama dugaan tindak pidana korupsi manipulasi pelaporan hasil pemeriksaan keuangan di Inspektorat Pemkab Kampar, dan saat ini kita dalam penyelesaian perkara KUR BRI, ditahap pertama kita telah sidangkan KUR dengan terdakwa AH cs, sebagian besar sudah inkrah, dan masih ada yang upaya hukum, akan kita selesaikan,” papar Kajari.

Kajari Kampar Dwianto Prihartono, SH, MH juga memaparkan bahwa dari kasus KUR BRI, pihaknya berhasil melakukan penyelamatan sebesar Rp. 331 juta rupiah, dan uang pengganti sebanyak Rp. 190 juta rupiah.

Namun ditanya lebih jauh terkait manipulasi laporan keuangan di Inspektorat, Kajari Kampar belum berkenan menjelaskan lebih jauh, hanya menyebut dugaan manipulasi terjadi di tahun 2025.

“Mungkin sekarang, hanya itu dulu informasi yang kami berikan. itu (perkara) di tahun 2025,” ungkap Kajari.

Selain dua kasus diatas, Kajari juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dari bidang-bidang yang ada di instansinya, mulai dari legal asisten, LO maupun tindakan hukum lain sebanyak 4 kegiatan yaitu dengan Bapenda, termasuk pelayanan hukum lain, seperti layanan hukum gratis sebanyak 10 kegiatan serta 3 kegiatan MoU.

“Sedangkan untuk penyelamatan pemulihan keuangan negara sebesar sekitar Rp. 754 Juta rupiah,” papar Kajari.

Continue Reading

Trending