Kabar
Wujudkan Operasional Ekselen, Kinerja Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona I Capai 95%
Manager Commrel & CID Regional Sumatera Handri Ramdhani saat berbincang dengan Ketua PWI Kampar dan insan pers lainnya.
Bekawan.com – PT Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 1 terus berupaya mencapai target lifting minyak dan gas bumi dengan terus melakukan pengeboran. Pada tahun ini telah berhasil mengebor 11 sumur, dimana salah satu sumur, yaitu PPS-006, pernah mencapai produksi tertinggi di angka 1.500 barel per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD).
Sedangkan Pertamina Hulu Energi (PHE) Siak yang berada di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, dengan pengeboran sumur KUMIS-02 nya berhasil menambahkan produksi 90 BOPD. Dari beberapa keberhasilan ini, telah berkontribusi terhadap produksi minyak untuk Zona 1 yakni Year to Date (YTD) 23.312 BOPD atau 91% terhadap target. Sedangkan untuk gas berhasil mencatatkan YTD 207 juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet Per Day/MMscfd) atau 95% terhadap target.
Tidak berhenti sampai di situ, Zona 1 terus melakukan penambahan cadangan migas dengan rencana pemboran sumur eksplorasi NSO-R2 dan NSO-S2 di WK North Sumatera Offshore (NSO) yang berada di Selat Malaka, lepas pantai Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Sumur NSO R2 ini diperkirakan memiliki potensi minyak sebesar 2.000 BOPD dan gas 40 MMSCFD. Meningkatnya pencapaian ini sebagai bagian dari dampak positif restukturisasi organisasi Pertamina.
“Transformasi Pertamina khususnya di hulu menjadi Subholding Upstream menjadikan sinergi yang lebih kuat dalam kegiatan hulu migas melalui pola regionalisasi sehingga dapat lebih meningkatkan operational excellence serta proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan agile,” ungkap Handri Ramdhani, Manager Commrel & CID Regional Sumatera, kepada media dalam acara Media Gathering yang digelar di Padang, Rabu (15/12/2021) malam.
Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 1 bersinergi dan berinovasi bersama awak media di Provinsi Riau dalam kegiatan Media Gathering yang dilaksanakan pada 14-16 Desember 2021. Kegiatan yang dilangsungkan di Padang, Sumatera Barat, tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan para awak media setelah dua tahun tertunda karena pandemi COVID-19.
Turut hadir dalam acara tersebut Djulianto Tasmat, Head of Commrel & CID Zona 1, beserta tim dan perwakilan dari Subholding Upstream. Selain itu hadir pula dari tim humas SKK Migas Sumbagut yang diwakili oleh Maghfira Tri Maulani dan Nora Asimah.
“Restrukturisasi organisasi selain berdampak positif terhadap produksi migas, juga semakin mendorong kegiatan CSR yang dilaksanakan di setiap lapangan. Hal ini terbukti dengan prestasi yang ditorehkan dari teman-teman PEP Rantau melalui program Tampur Paloh, yaitu Global Corporate Sustainability Award (GCSA) – Taiwan: Best Practice Award tahun 2021,” jelas Handri.
Selain itu Program CSR dari PHE Jambi Merang juga berhasil dalam program desa Cinta Bumi Tanggap Api desa Mendis yang juga mendapatkan penghargaan Platinum di tingkat internasional di ajang The Global CSR Award 2021 kategori Empowerment of Women di Taiwan
Untuk provinsi Riau sendiri juga terdapat beberapa program CSR unggulan salah satunya dari PEP Lirik melalui program Pulsa Cacing (Pengolahan Unik Limbah Sawit untuk budidaya Cacing) di Ukui, Kabupaten Pelalawan. Kemudian PHE Kampar melalui Desa Pematang Tinggi yang berada di Kabupaten Pelalawan juga berhasil meraih trophy utama dalam ajang Proklim (Program Kampung Iklim) tingkat nasional yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada November 2021 lalu.
Kabar Kampar
Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH
Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.
Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.
Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.
Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.
Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kabar Kampar
Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar
Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.
Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.
Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Kabar Kampar
Kampar Terbaik Pengelolaan DAK Non-Fisik BOK POM 2025
Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar meraih penghargaan sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawasan Obat dan Makanan Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung di sela-sela kegiatan strategis kesehatan masyarakat yang dipimpin serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, M.Si, di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, (16/4/2026).
Kegiatan ini juga mengagendakan tiga isu krusial diantaranya, advokasi Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, Monitoring dan Evaluasi (Monev) DAK Non-Fisik BOK POM, serta koordinasi Pengendalian Resistensi Antimikroba. Acara turut dihadiri oleh Kepala BBPOM Pekanbaru dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Sekda Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi dalam arahannya mengapresiasi capaian Kabupaten Kampar. Ia menekankan bahwa akuntabilitas dalam mengelola DAK Non-Fisik sangat penting untuk memastikan program pusat bersinergi dengan pengawasan di daerah.
Merespons penghargaan tersebut, Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Penghargaan ini adalah bukti kerja keras tim dalam mengelola anggaran secara efektif. Kami berkomitmen memastikan setiap bantuan operasional (BOK) terserap tepat sasaran guna mendukung kerja lapangan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan demi melindungi masyarakat,” tegasnya.
Selain prestasi anggaran, Dr. Ardi juga menyoroti langkah preventif dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba dan peningkatan standar keamanan pangan melalui program Desa Pangan Aman. “Kami siap membawa standar keamanan ini hingga ke tingkat desa agar masyarakat Kampar lebih sehat dan produktif,” pungkas Sekda.
-
Kabar7 tahun agoTumpukan Uang dalam Kardus Hasil Korupsi
-
Karya Kawan4 tahun agoPermasalahan Menggunakan Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar
-
Kabar Asik7 tahun agoTernyata Ini Filosofi Warna Seragam SD, SMP hingga SMA
-
Kabar Kampar6 tahun agoTanpa Penolakan Warga, Tim Gugus Covid Kampar Makamkan PDP Covid-19 di Gunung Sahilan
-
Kabar Asik6 tahun agoMunculnya Puluhan Ikan monster penghuni Sungai Kampar Hebohkan Warga
-
Kabar Asik4 bulan agoWarga di Kampar Tangkap Ikan Tapah Seberat 85 Kilogram
-
Kabar Asik6 tahun agoBazar MTQ Ke XXXVIII Riau Digelar Di Atas Jembatan WFC Bangkinang
-
Kabar Kampar7 tahun agoBersolek, Objek Wisata Danau Rusa Jadi Primadona
