Connect with us

Kabar Asik

PHR Pastikan Pengeboran Blok Rokan Jalan Terus di Momen Idul Fitri

Published

on

Perwira PHR melaksanakan aktivitas pekerjaan di Rig Drilling Sumur Petani 168 untuk melakukan pengeboran sumur baru dalam memenuhi ketahanan energi nasional. Foto: PHR/Rilis

Bekawan.com – Saat kebanyakan orang mempersiapkan mudik dan liburan Lebaran Idul Fitri, Andi Baskoro bersama timnya rela mengalah untuk tetap fokus dalam kegiatan pengeboran di Pertamina Hulu Rokan (PHR). Dalam sehari, ia menghabiskan waktu hingga 12 jam untuk memastikan kegiatan pengeboran di Rig Abimanyu 88 Sumur Petani 168 berjalan lancar di mana ini adalah salah satu rig dari 27 rig drilling (pengeboran) yang beroperasi di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

“Ini memang sudah menjadi tugas saya yang memilih untuk bekerja di bidang migas. Saya tahu ada tujuan yang lebih besar dan tugas itu ada di pundak saya. Untuk itu saya tidak merasa terbebani, walaupun Hari Raya adalah hari yang sangat istimewa bagi umat Islam dan khususnya bagi keluarga saya,” ucap pria yang menjabat Site Representatives Rig Drilling PHR ini, Rabu (12/4/2023).

Dalam dua minggu ke depan, ia dan timnya memastikan operasi PHR tetap berjalan selama 24 jam. Sebagai salah satu WK terbesar dan menjadi tulang punggung migas di Indonesia, produksi PHR diharapkan tidak menurun seharipun. WK Rokan diharapkan produktif menghasilkan ketersediaan minyak bagi masyarakat Indonesia.

Di bawah terik matahari di Kota Duri yang biasanya mencapai 35 derajat, para pekerja PHR senantiasa melaksanakan tugasnya di berbagai lokasi, mulai dari memastikan keselamatan (safety) hingga sampai melakukan eksekusi di lapangan. Andi Baskoro yang menjadi pemimpin di lapangan ini juga harus memastikan 56 orang pekerja migas di bawah naungannya bisa menjalankan tugas dan peran masing-masing dengan baik.

Saban hari, demi operasi migas yang lancar dan selamat, Andi selalu mengingatkan para kru untuk selalu menerapkan ‘safety golden rules’, yakni menciptakan suasana nyaman dalam bekerja, merancang strategi yang andal, hingga menanamkan pesan-pesan keselamatan.

“Safety itu nomor satu. Setiap pekerja harus datang dengan selamat dan pulang dengan selamat. Bulan suci Ramadan membawa tantangan tersendiri bagi pekerja lapangan seperti kami, tapi dengan ikhtiar dan iman teguh, insyaAllah kami bisa melaksanakan Amanah Negara yang kami emban bersama,” kata Andi.

Di tahun 2023 sendiri, sebanyak 592 sumur diharapkan menjadi target pengeboran di WK Rokan. Dengan target tinggi tersebut, EVP Upstream Business PHR Edwil Suzandi selalu menekankan agar operasi berjalan dengan lancar dan selamat, sehingga kontribusi PHR bagi negeri terus mengalir dan membawa kemaslahatan.

“Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H, kami telah berkomunikasi dengan seluruh lapisan pekerja agar selalu waspada dalam bekerja menjalankan operasi dengan mengutamakan keselamatan. Bagi yang menjadi petugas on duty (di hari itu) untuk selalu memantau kondisi lapangan, kondisi pribadi dan rekan kerja,” pesannya.

 

TENTANG PHR WK ROKAN

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.

Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan. (Rilis)

Kabar Asik

Catet, 17 Oktober Tepak Squad Gelaran Seni di Pekanbaru

Published

on

Bekawan.com – Kabupaten Kampar beruntung memiliki sejumlah anak muda yang tergerak hati untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya disaat kebanyakan orang seolah cuek, mereka adalah Tepak Squad, grup band yang menggabungkan unsur musik etnik daerah dengan aransemen modern.

“Ternyata Kampar kaya akan budaya dan tradisi, kami tergerak untuk mengangkat itu agar anak budaya tidak kehilangan jatidiri dan lebih mengenal daerahnya, karena kami backgroundnya musik, jadi kami angkat budaya itu melalui musik,” ungkap salah satu Founder dan pencipta lagu Tepak Squad Mido Pulma Deslala didampingi Riski Akbar saat berbincang dalam Talkshow di Radio Swara Kampar, Rabu (14/10/2026).

Pria yang akrab Mido ini juga menjelaskan bahwa nama Tepak Squad dipilih karena ingin mengangkat sesuatu yang mencirikan dan identik dengan Kampar. “Tepak itukan artinya wadah, lambang penghormatan,” jelas Mido.

Ia juga menjelaskan bahwa Tepak Squad berdiri sejak 2020 dan terdiri dari 13 personil pemain musik serta dibantu sejumlah personil ” eksternal” lainnya, hingga kini Tepak Squad telah mengeluarkan sejumlah single yang saling kait-mengait satu dan yang lainnya, mulai dari Lawik Ombun Tanah Batuah, Titisan Bumi Syurga (Kuaghan), hingga single Religi Marhaban ya Ramadhan.

“Semua karya kami itu saling kait-mengait, terhubung antara satu dan yang lain, misalnya Lawik Ombun Tanah Batuah menceritakan tentang negeri Kampar secara umum, Kuaghan menceritakan tentang burung Kuaghan, burung ajaib yang hanya di Kampar, kalau lagu marhaban ya ramadhan juga menceritakan tradisi orang Kampar saat menyambut ramadhan, tradisi selama puasa hingga pasca ramadhan seperti tradisi Ayo onam,” terang Mido.

Poster gelaran seni Tepak Squad di Pekanbaru.

Kepada Host Ari Amrizal, Mido juga menceritakan bahwa proses menciptakan lagu memakan waktu yang lama karena mereka butuh riset seperti wawancara kepada para tetua yang faham akan budaya dan tradisi Kampar.

“Seperti lagu tentang burung Kuaghan itu, menghabiskan waktu yang cukup lama karena dalam lagu kami juga memasukkan mantra dalam mencari burung unik ini, karena tidak semua bisa mendapatkan,” paparnya.

Sejumlah keistimewaan Burung Endemik Kampar ini juga dipaparkan pria yang sebelumnya tergabung di grup band Teorema Pitagoras ini, mulai dari bangkai burung yang tidak berbau hingga tidak memiliki jenis kelamin.

Bagi pembaca bekawan.com yang ingin menyaksikan performa Tepak Squad, sepertinya keinginan tersebut bisa diwujudkan dalam waktu dekat, karena Tepak Squad akan menggelar konser tunggal di Pekanbaru tepatnya di Anjung Seni Idrus Tintin, Sabtu 17 Oktober 2026 malam.

Continue Reading

Kabar Asik

Bupati Kampar Dorong Kesadaran Anti-korupsi Lewat Seni

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mendorong upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya korupsi melalui media kreatif ataupun seni. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara screening film dalam rangka Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) yang digelar di Balai Bupati Kampar, Ahad (19/4/2026) malam.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang ditaja oleh Komunitas Film Kreatif Pekanbaru tersebut. Bupati menilai bahwa pendekatan melalui film dan seni merupakan cara efektif untuk menyampaikan pesan moral, khususnya kepada generasi muda.

“Film memiliki kekuatan untuk membangun kesadaran dan membentuk karakter. Melalui kegiatan seperti ACFFEST ini, nilai-nilai anti-korupsi dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh,” ujarnya.

Acara screening ini tidak hanya menghadirkan pemutaran film bertema anti-korupsi, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari seniman lokal Kampar. Pertunjukan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus memperkaya pesan yang disampaikan dalam film, sehingga audiens dapat merasakan pengalaman yang lebih mendalam.

Festival ini merupakan bagian dari Anti-Corruption Film Festival, sebuah gerakan nasional yang mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam kampanye anti-korupsi melalui karya audiovisual. Dengan melibatkan komunitas lokal, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi serta menumbuhkan budaya integritas di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar Ardi Mardiansyah, Kepala Inspektorat, Plt. Kepala Disdikpora, Kepala Diskominfo, para mahasiswa, serta tamu undangan lainnya yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Continue Reading

Kabar Asik

Dorong Peningkatan PAD, Pemkab Kampar Jadikan Stanum Lokasi Pelatihan

Published

on

Salah satu sudut kawasan wisata Stanum Bangkinang.

Bekawan.com – Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan memberdayakan ekonomi lokal serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk memastikan kesiapan sarana prasarana kawasan wisata plat merah Stanum, Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan pengecekan dan peninjauan program pelatihan yang dipusatkan di Stanum, Selasa (14/4/2026) kemarin. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Bupati Kampar menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan daerah. Melalui pelatihan yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan OPD mampu menciptakan inovasi serta program-program unggulan yang berdampak langsung terhadap peningkatan PAD.

“Pelatihan ini tidak hanya sebatas peningkatan kapasitas aparatur, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendorong ekonomi lokal agar lebih berkembang dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Selain pelatihan bagi OPD, kegiatan di Stanum juga diisi dengan pelatihan bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Dengan adanya sinergi antara pelatihan OPD dan pembinaan Paskibraka, diharapkan Stanum dapat menjadi pusat kegiatan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Kampar.

Pemkab Kampar optimis, melalui langkah-langkah ini, peningkatan PAD dapat tercapai seiring dengan tumbuhnya ekonomi lokal dan meningkatnya kualitas aparatur serta generasi muda di daerah.

Continue Reading

Trending