Connect with us

Kabar Kampar

UMKM Graha Fish Pratama Koto Mesjid Binaan PHR Terima Sertifikat Halal

Published

on

Owner Graha First Pratama Suhaimi menerima sertifikat halal disaksikan Gubri Syamsuar. Foto : Rls/Bekawan.com

Bekawan.com – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Graha Fish Pratama Koto Mesjid binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menerima sertifikat halal yang diserahkan oleh lembaga sertifikasi Sucofindo, pada acara Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Tahun 2023, di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (13/7/2023).

Penyerahan sertifikat halal untuk dua UMKM binaan PHR penerima sertifikat halal tersebut yakni Graha Fish Pratama dan Tambul Lomak disaksikan langsung Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar.

Graha Fish Pratama merupakan UMKM yang berlokasi di Desa Koto Masjid yang dikenal sebagai Desa Wisata Kampung Patin, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar. Sertifikat halal diterima langsung pelaku usaha Graha Fish Pratama, Suhaimi. Sentra Pengolahan dan Budi Daya Ikan Patin binaan PHR dan mitra pelaksana Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau menghasilkan berbagai produk turunan yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat seperti ikan salai, bakso ikan, nugget, kripik kulit ikan, empek-empek hingga abon patin yang sudah menembus pasar internasional.

Suhaimi mengucapkan terima kasih kepada PHR dan STP Riau yang selalu memberikan dukungan penuh sehingga akhirnya mendapatkan sertifikat halal. Graha Fish Pratama juga menerima perpanjangan sertifikat halal untuk sejumlah produk.

“Dengan terbitnya sertifikat halal hendaknya dapat memperluas pasar serta menjadi penyemangat kami untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi,” kata Suhaimi, Senin (17/7).

Sertifikat halal juga diterima UMKM Tambul Lomak yang merupakan hasil program vokasi PHR dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Riau. Dengan keterampilan siswa-siswi dan alumni SMK, UMKM ini menawarkan beragam jajanan, kuliner dan cendera mata khas Riau. Pembinaan dan pendampingan terus dilakukan oleh PHR bersama Dinas Pendidikan serta Dinas perdagangan dan Perindustrian Riau untuk menggali jiwa kewirausahaan dan terbukanya lapangan kerja.

“Kami sangat bahagia dan bersyukur sekali sudah difasilitasi oleh PHR untuk mendapatkan sertifikat halal ini. Dengan adanya sertifikat halal ini tentunya akan mempermudah pemasaran produk kami. Sertifikat halal ini tentunya akan mendorong kami untuk terus berinovasi dan menjadi motivasi juga bagi sekolah dalam membuat produk,” kata Pembina UMKM Tambul Lomak, Nila Resmita.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengapresiasi PHR bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya yang selalu mendukung usaha kecil menengah di Provinsi Riau untuk terus maju dan berkembang. Syamsuar berterimakasih kepada SKK Migas dan KKKS atas komitmen untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah operasi terutama di Sumbagut.

“Kita melihat adanya dukungan dari KKKS sampai dengan penyiapan industri halal. Kami berharap dari pelaku usaha ini tidak hanya menasional tapi juga mendunia sehingga bisa mengembangkan produknya untuk dijual ke berbagai negara,” harapnya.

Dukungan sertifikasi halal bagi pelaku usaha menurut Syamsuar selaras dengan semangat Indonesia yang tengah mengembangkan ekonomi syariah, begitu pula konsep wisata halal yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Riau melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Riau nomor 18 tahun 2019 tentang Pariwisata Halal.

Riau kata Syamsuar, tengah menyiapkan satu Kawasan sebagai pusat kuliner dan jajanan bernama Kuliner Khas atau singkatan dari Kuliner Halal Aman dan Sehat guna menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

“Riau telah ditetapkan oleh bapak wakil presiden sebagai zona ekonomi syariah. Sudah banyak penghargaan yang telah dicapai atas komitmen memajukan ekonomi syariah. Kami berharap semua binaan perusahaan migas yang bergerak di industri makanan dan minuman agar semuanya mendapat sertifikasi halal,” kata Syamsuar.

Forum Kapasitas Nasional III Tahun 2023 Wilayah Sumbagut berlangsung selama dua hari (12-13 Juli) di Batam. Forum ini mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Daerah melalui Peningkatan Kapabilitas SDM Lokal”.

Dalam kesempatan ini, PHR turut menghadirkan empat UMKM unggulan mengisi booth pameran yakni Sentra Budi Daya Patin dan oleh-oleh Graha Fish Pratama, UMKM Tambul Lomak, Batik Mandau dan Rumah Jahit Lestari.

“Kita libatkan UMKM binaan di Forkapnas untuk penguatan sebagaimana tema yang diusung peningkatan kapasitas nasional. Lewat pameran ini hendaknya membuka peluang UMKM berkenalan dengan calon pelanggan potensial sehingga UMKM kita dapat maju dan berkembang,” kata Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto.

Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat makanan halal dari Indonesia merupakan salah satu penyumbang porsi terbesar di dunia, yakni 13 persen untuk pasar global pada kuartal II tahun 2021. Ini menunjukkan bahwa makanan halal dari Indonesia menjadi sektor unggulan untuk industri halal dunia.

“Kita melihat data tersebut sebagai peluang bagi UMKM binaan PHR untuk maju di kancah dunia. Dan kami yakin UMKM lainnya bisa berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat luas,” kata Rudi.

Kabar Kampar

Sekjen PWI Pusat Meninggal Dunia, Kadis Kominfo Kampar Ucapkan Duka Mendalam 

Published

on

Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe.

Bekawan.com – Kadiskominfo Kampar Lukmansyah Badoe mengucapkan bela sungkawa dan duka mendalam atas berpulangnya tokoh Pers Nasional yang juga Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang meninggal dunia, Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta.

“Kami atas nama pribadi dan sebagai Kepala Dinas Kominfo Kampar mengucapkan duka mendalam atas berpulangnya Sekjen PWI Pusat yang juga mantan Ketua PWI Riau Dua Periode, Bapak Zulmansyah Sekedang,” ucapnya Sabtu (18/4/2026) pagi.

Kadiskominfo Kampar juga menyebut kepergian tokoh pers yang telah malang melintang di berbagai media dan organisasi pers ini menjadi kehilangan besar bagi Dunia Pers Indonesia.

“Semoga keteguhan dan dedikasi beliau di dunia pers, menjadi amal jariyah, dan bisa memotivasi wartawan, terkhusus bagi wartawan Kampar. Dan semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambah Kadis.

Zulmansyah Sekedang lahir pada 2 Juli 1972 di Banda Aceh. Ia merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Aceh sebelum melanjutkan studi di Universitas Riau, jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Semasa mahasiswa, ia aktif di berbagai organisasi seperti Surat Kabar Kampus Bahana Mahasiswa, Mapala Sakai, serta Senat Mahasiswa. Ia juga aktif di organisasi ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru.

Dalam dunia profesional, Zulmansyah memiliki rekam jejak panjang di industri media. Ia pernah menjabat Direktur Utama Harian Sumut Pos, Komisaris Utama Posmetro Medan, Komisaris Rakyat Aceh, Komisaris Metro Siantar, hingga Komisaris Pekanbaru Pos. Ia juga pernah menjadi Direktur Utama dan Komisaris Riau Televisi (RTV).

Di bidang organisasi, kiprahnya juga luas, mulai dari Ketua LAPMI HMI Pekanbaru, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, hingga Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau. Ia kemudian memimpin PWI Riau selama dua periode, 2017–2022 dan 2022–2027, sebelum dipercaya di tingkat nasional sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat masa bakti 2023–2028.

Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai tokoh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Riau. Ia tercatat pernah memimpin kepengurusan Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Riau. Dalam kepengurusan tersebut, Zulmansyah menjabat sebagai Ketua dengan Fitriady Syam sebagai Sekretaris.

Pelantikan pengurus HIPKA Riau saat itu dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal HIPKA Pusat Tengku A Rahman Alba, serta dihadiri sejumlah tokoh seperti Andi Faisal Jollong, Muntoha Ahmad, Plt Sekda Riau Ahmadsyah Harrofie, Yulisman, Mansyur, Muhammad Sahal, serta sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.

Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang tegas, organisatoris, dan vokal dalam menjaga marwah pers serta mendorong profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital dan maraknya hoax.

Continue Reading

Kabar Kampar

Bupati Ahmad Yuzar Kembali Lakukan Monitoring Penerapan WFH

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar kembali melakukan monitoring pelaksanaan Work From Home (WFH) di Lingkungan Pemkab Kampar, Jumat (17/4/2026) pagi, sejumlah OPD menjadi pilihan acak Ahmad Yuzar dalam menindaklanjuti SE Kemendagri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr.Ardi Mardiansyah, Inspektur Kabupaten Kampar, Muhammad Irsyad, Kepala BKPSDM Riedel Fitri serta sejumlah Kepala OPD.

Monitoring dilakukan dengan menggunakan sepeda dan sepeda motor sebagai bentuk implementasi efisiensi sekaligus mendorong pola kerja yang lebih hemat energi, sehat, dan ramah lingkungan.

Adapun OPD yang menjadi lokasi monitoring antara lain Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar, Puskesmas Bangkinang Kota, PTSP, DPPKBP3A, Kantor Camat Bangkinang, serta Puskesmas Laboy Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus tetap mengedepankan produktivitas, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan optimal dan tidak mengalami penurunan. Transformasi budaya kerja ini harus dimaknai sebagai peningkatan kinerja, bukan sebaliknya,” ujar Ahmad Yuzar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan oleh masing-masing pimpinan OPD terhadap pelaksanaan WFH di unit kerjanya.

Sementara itu, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menambahkan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan perangkat daerah dalam menyesuaikan pola kerja baru, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kinerja.

Dari hasil monitoring, secara umum pelaksanaan WFH di sejumlah OPD berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Continue Reading

Kabar Kampar

Ketua PN Bangkinang Sertijab, Ini Harapan Bupati Ahmad Yuzar

Published

on

Bekawan.com – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Soni Nugraha atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang. Bupati menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan sangat berarti dalam menjaga penegakan hukum serta menciptakan sinergi yang baik antara lembaga yudikatif dan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak Soni Nugraha. Semoga segala dedikasi yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan ke depan,” ujar Bupati saat menghadiri acara Sertijab Ketua PN Bangkinang yang digelar, Kamis (17/4/2026) malam.

Kepada Ketua Pengadilan Negeri yang baru, Noviyanto Hermawan, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Noviyanto Hermawan. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan berintegritas di Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Soni Nugraha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar, atas dukungan selama dirinya bertugas. Ia juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.

Di sisi lain, Noviyanto Hermawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah ada serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kampar, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Continue Reading

Trending